Minggu, 1 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » GPPI Desak Evaluasi Kebijakan 50 Siswa per Kelas di Jawa Barat

GPPI Desak Evaluasi Kebijakan 50 Siswa per Kelas di Jawa Barat

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
  • visibility 37
  • print Cetak

Ketua Umum Gerakan Peduli Pendidikan Indonesia, Ahmad Yusup. (Dok/Foto/Raffa)

Penulis: Raffa Christ Manalu

Kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang menetapkan jumlah siswa hingga 50 orang dalam satu rombongan belajar menuai kritik dari berbagai pihak. Salah satu suara penolakan datang dari Gerakan Peduli Pendidikan Indonesia (GPPI), yang menilai kebijakan tersebut berpotensi merusak kualitas pendidikan.

HITVBERITA.COM | Bandung — Ketua Umum GPPI, Ahmad Yusup, mengatakan bahwa penetapan jumlah siswa sebanyak itu dalam satu kelas tidak sejalan dengan prinsip dasar pendidikan yang ideal. Ia menyebut kebijakan tersebut sebagai langkah yang tidak mempertimbangkan kondisi riil di lapangan.

“Penetapan 50 siswa per kelas ini sangat tidak masuk akal. Kebijakan ini tidak hanya melanggar prinsip pedagogis, tetapi juga mencerminkan ketidakpekaan terhadap tantangan nyata di sekolah,” ujar Ahmad dalam keterangannya di Bandung, Sabtu (6/7/2025).

Menurut Ahmad, langkah tersebut bukan solusi atas persoalan kekurangan ruang kelas maupun tenaga pengajar yang masih menjadi tantangan di Jawa Barat. Sebaliknya, kebijakan itu dinilainya justru memperberat beban guru dan mengurangi kualitas interaksi antara guru dan siswa.

“Kalau satu kelas diisi 50 siswa, bagaimana mungkin guru bisa memberikan perhatian dan bimbingan yang layak? Proses belajar mengajar akan berubah menjadi penyampaian materi belaka, bukan pembelajaran yang bermakna,” ujarnya.

GPPI pun mendesak Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, untuk segera turun tangan mengevaluasi kebijakan tersebut. Ahmad menilai, pemerintah pusat tidak boleh tinggal diam terhadap kebijakan yang dinilainya kontraproduktif terhadap semangat Merdeka Belajar.

“Pak Menteri tidak bisa hanya mengamati dari jauh. Ini saatnya turun langsung ke sekolah-sekolah di Jawa Barat, melihat dampaknya secara nyata, dan menentukan apakah kebijakan ini layak diteruskan,” kata Ahmad.

Ia menambahkan, pendidikan adalah hak dasar setiap anak yang wajib dijamin oleh negara, baik oleh pemerintah pusat maupun daerah. Kebijakan yang tidak memperhatikan kualitas dan aspek kemanusiaan dalam pembelajaran, menurutnya, tidak boleh dibiarkan.

“GPPI akan terus menyuarakan penolakan terhadap kebijakan ini. Kami berdiri bersama guru, orang tua, dan siswa yang terdampak. Jangan sampai pendidikan Indonesia mundur hanya karena keputusan yang keliru di tingkat daerah,” ujarnya menegaskan. (*/*)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MIO Indonesia Nyatakan Dukungan Penuh kepada Dr Kun Wardana di Munas IPJI Ke-V

    MIO Indonesia Nyatakan Dukungan Penuh kepada Dr Kun Wardana di Munas IPJI Ke-V

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Penulis: Exellent Quarta Metta Dukungan terhadap kesiapan Dr Kun Wardana Abyoto sebagai calon Ketua Umum Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) periode 2025–2030 terus mengalir. HITVBERITA.COM | Jakarta — Salah satu dukungan paling menonjol datang dari organisasi Media Independen Online (MIO) Indonesia, yang secara tegas menyatakan sikapnya untuk berada di barisan pendukung Dr Kun menjelang […]

  • Ketua Bhayangkari Daerah Babel Bagikan 350 Paket Takjil Untuk Masyarakat Di Halaman Mapolda

    Ketua Bhayangkari Daerah Babel Bagikan 350 Paket Takjil Untuk Masyarakat Di Halaman Mapolda

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle
    • visibility 38
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | BABEL – Ketua Bhayangkari Daerah Bangka Belitung Ny. Novi Hendro Pandowo didampingi Wakil Ketua dan beberapa Pengurus Bhayangkari menggelar bagi-bagi takjil berbuka puasa kepada masyarakat, Kamis (6/3/25) sore. Total ada sebanyak 350 paket takjil yang bagikan bersama Kapolda Babel Irjen Pol Hendro Pandowo dan beberapa Pejabat Utama Polda. Tak seperti biasanya, bagi-bagi takjil […]

  • Gerakan Bersama Anak Kepri Kecam Pernyataan Endipat Wijaya, Dinilai Cederai Adab dan Marwah Melayu

    Gerakan Bersama Anak Kepri Kecam Pernyataan Endipat Wijaya, Dinilai Cederai Adab dan Marwah Melayu

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Ruslan
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Pernyataan Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kepulauan Riau, Endipat Wijaya, kembali menuai kritik dari berbagai elemen masyarakat. Kali ini, kecaman datang dari Gerakan Bersama (Geber) Anak Kepri yang menilai ucapan legislator tersebut telah melampaui batas etika pejabat publik, sekaligus mencederai nilai kemanusiaan dan marwah adat Melayu. TANJUNGPINANG | HITV — Aksi penyampaian sikap itu digelar […]

  • Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, DRG. Putih Sari, Gelar Sosialisasi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Purwakarta

    Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, DRG. Putih Sari, Gelar Sosialisasi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Purwakarta

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Sosialisasi Program MBG menghadirkan sejumlah tokoh penting, di antaranya DRG. Putih Sari (Wakil Ketua Komisi IX DPR RI), Tedi Nandung (Anggota DPRD Purwakarta), serta Fatimah Zahra Santoso (Perwakilan dari BGN). (Dok/Foto/Raffa) Dalam Upaya Mengatasi Permasalahan Gizi di Indonesia, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Bersama Badan Gizi Nasional (BGN) Menggelar Sosialisasi Program Makan Bergizi […]

  • Setahun Menjabat, Wakil Bupati Purwakarta Ungkap Tak Pernah Dilibatkan dalam Pengambilan Keputusan

    Setahun Menjabat, Wakil Bupati Purwakarta Ungkap Tak Pernah Dilibatkan dalam Pengambilan Keputusan

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Raffa Christ Manalu
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Dinamika hubungan pimpinan di Kabupaten Purwakarta mencuat ke ruang publik. Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin, menyampaikan keluhannya melalui media sosial terkait perannya dalam pemerintahan yang dipimpinnya bersama Bupati Saepul Bahri Binzein. PURWAKARTA, HITV— Ungkapan bernada curhat tersebut muncul melalui akun Instagram @abangijo.hapidin yang diduga milik Abang Ijo. Dalam kolom komentar sebuah unggahan, ia mempertanyakan minimnya […]

  • Diduga Selingkuh Kades Kambangan Batang Di Grebek Warga

    Diduga Selingkuh Kades Kambangan Batang Di Grebek Warga

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Penulis : Hadi Lempe Malam masih menyisakan kehangatan pada jiwa yang terbakar birahi. Pasangan selingkuh diam – diam mencuri keheningan, tak di sadari aroma perselingkuhanya tercium oleh banyak curiga. Tepat saat waktu bergerak, teriakan dan gedoran pintu mengejutkan. Pada akhirnya terkuak peristiwa perselingkujan Kepala Desa dengan perempuan bersuami. Penggrebekan warga setempat mengurung pasangan selingkuh tak […]

expand_less