Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Plt. Sekjen Kemendagri: Kenaikan Insidentil Komoditas Tertentu Perlu Dicek Untuk Cegah Inflasi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 12 Agt 2024
  • print Cetak

HiTvBerita.COM|Jakarta – Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir menekankan perlunya mengecek setiap hari berbagai komoditas yang mengalami kenaikan insidentil.

Kenaikan insidentil yang dimaksud Tomsi yaitu ketika suatu komoditas tertentu di suatu daerah mengalami kenaikan harga, sedangkan daerah lain yang berdekatan tidak mengalami kenaikan.

“Inilah tugas daripada teman-teman di daerah yang naik (Red- harganya) ini ada apa, kok naik sendirian, tetangganya tidak naik. Ini yang harus bekerja keras mengecek setiap hari ini begini,” kata Tomsi pada Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang berlangsung secara hybrid dari Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP), Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Senin (12/8/2024).

Tomsi memberikan contoh, di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terjadi kenaikan harga pada komoditas cabai rawit, cabai merah, dan beras.

Sementara itu, daerah lain yang berdekatan dengan Kabupaten Banyuasin seperti Kabupaten Musi Banyuasin dan Kota Palembang tidak mengalami kenaikan harga.

Tomsi Tohir (Plt. Sekjen Kemendagri) Menegaskan Pentingnya Pengecekan secara Intens Kenaikan Insidentil Komoditas Tertentu untuk Mencegah Inflasi. (dok)

Berdasarkan data tersebut, selain mengecek harga, Kabupaten Banyuasin perlu bekerja sama dengan pemerintah daerah (Pemda) terdekat untuk mencegah inflasi.

“Jadi harus dilihat apakah kenaikan itu regional karena situasi atau karena insidentil. Ini yang dikenal dengan kenaikan insidentil di kabupaten tertentu,” ujarnya.

Hal tersebut berlaku pula untuk daerah lain dengan Indeks Perkembangan Harga (IPH) yang tinggi.

Untuk tingkat kabupaten/kota, Tomsi memberikan atensi kepada 10 daerah dengan IPH tinggi periode minggu II Agustus 2024.

Pemda tersebut terdiri dari Kabupaten Bone Bolango (3,76 persen), Sumbawa Barat (3,17 persen), Lamongan (2,76 persen), Bangka Tengah (2,27 persen), Deiyai (2,21 persen), Banyuasin (1,91 persen), Pringsewu (1,82 persen), Teluk Wondama (1,82 persen), Keerom (1,81 persen), dan Lumajang (1,81 persen).

“Saya ingin mengatakan bahwa kabupaten tetangga, ini mulai dari Bone sampai Lumajang itu tetangganya tidak naik, tapi dia naik sendirian,” tambahnya.

Di sisi lain, Direktur Statistik Harga Badan Pusat Statistik (BPS) Windhiarso Ponco Adi menyebut, jumlah kabupaten/kota secara nasional yang mengalami penurunan IPH hingga minggu kedua Agustus 2024 lebih banyak dibanding yang mengalami kenaikan.

Dirinya menyebut 10 kabupaten/kota dengan penurunan IPH tertinggi, yaitu Kabupaten Pohuwato dengan perubahan IPH (-6,33 persen), Kabupaten Solok (-3,65 persen), Kabupaten Bombana (-3,61 persen), Kabupaten Sarolangun (-3,58 persen), Kabupaten Solok Selatan (-3,29 persen), Kota Sawahlunto (-3,25 persen), Kabupaten Toraja Utara (-3,22 persen), Kabupaten Aceh Utara (-3,21 persen), Kota Pariaman (-3,16 persen), dan Kabupaten Pakpak Bharat (-2,82 persen).

(HI/Network)

Sumber:
Puspen Kemendagri

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siswa Teluk Nipah Butuh Pompong Layak, Akses Sekolah di Kepulauan Posek Jadi Taruhan Keselamatan

    Siswa Teluk Nipah Butuh Pompong Layak, Akses Sekolah di Kepulauan Posek Jadi Taruhan Keselamatan

    • 0Komentar

    Akses pendidikan bagi puluhan siswa di Teluk Nipah, Desa Posek, Kecamatan Kepulauan Posek, Kabupaten Lingga, masih bergantung pada perjalanan laut yang penuh risiko.  LINGGA, HITV — Setiap hari, mereka harus menyeberang menuju SMP Negeri 2 Kepulauan Posek menggunakan pompong tua yang kondisinya kian memprihatinkan. Bagi warga di wilayah kepulauan, laut bukan sekadar ruang pemisah, melainkan […]

  • Ribuan Butir Obat Terlarang Disita, Satresnarkoba Polres Purwakarta Ringkus Seorang Pemuda Pengedar OKT

    Ribuan Butir Obat Terlarang Disita, Satresnarkoba Polres Purwakarta Ringkus Seorang Pemuda Pengedar OKT

    • 0Komentar

    HiTvBerita.com – Purwakarta | Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Purwakarta berhasil meringkus seorang pemuda berinisial DH (26) seorang pengedar obat-obatan terlarang. Ribuan butir pil obat terlarang diamankan polisi dari tangan DH. Pelaku yang tercatat sebagai warga Kelurahan Sindangkasih, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta itu ditangkap di Gang Rusa IV, Kelurahan Nagrikidul, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, […]

  • Purwakarta Tingkatkan Kesejahteraan Pekerja Informal Melalui Program Satu Desa Seratus Perlindungan

    Purwakarta Tingkatkan Kesejahteraan Pekerja Informal Melalui Program Satu Desa Seratus Perlindungan

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | Purwakarta – Di Kabupaten Purwakarta, semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kesejahteraan pekerja kembali berkobar. Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, hadir dalam acara “1 Desa 100 Perlindungan” yang diinisiasi oleh BPJS Ketenagakerjaan Purwakarta, menandai langkah penting dalam upaya melindungi setiap pekerja di pelosok desa. Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, menghadiri acara “1 Desa […]

  • Ketum Bang Japar Fahira Idris Apresiasi Kolaborasi FLO DKI Jakarta dan Densus 88 Cegah Radikalisme

    Ketum Bang Japar Fahira Idris Apresiasi Kolaborasi FLO DKI Jakarta dan Densus 88 Cegah Radikalisme

    • 0Komentar

    Penulis: Bainana Bahthy Upaya memperkuat pencegahan radikalisme dan terorisme di tengah masyarakat mendapat dukungan luas dari berbagai elemen organisasi kemasyarakatan. JAKARTA, HITV— Kolaborasi antara Forum Lintas Organisasi Kemasyarakatan (FLO) Provinsi DKI Jakarta dan Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polri dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat. Ketua Umum Bang Japar yang juga […]

  • Polisi Bongkar Kematian Sekeluarga di Warakas, Motif Anak Sendiri Dendam

    Polisi Bongkar Kematian Sekeluarga di Warakas, Motif Anak Sendiri Dendam

    • 0Komentar

    Motif pelaku diduga kuat karena dendam, akibat merasa sering diperlakukan berbeda dan dimarahi oleh ibunya. Dalam peristiwa ini, ibu dan dua saudara kandungnya tewas setelah dicekoki racun tikus yang telah disiapkan pelaku secara berencana. JAKARTA | HITV – Misteri kematian satu keluarga di Warakas 8, Tanjung Priok, Jakarta Utara, akhirnya terungkap. Polisi memastikan ketiga korban […]

  • Diduga Salah Kirim BB, Keluarga Korban Pertanyakan Profesionalisme Polisi

    Diduga Salah Kirim BB, Keluarga Korban Pertanyakan Profesionalisme Polisi

    • 0Komentar

    Hingga kini, kasus tabrak lari yang sudah hampir setahun dilaporkan belum menunjukkan perkembangan berarti. Pihak keluarga korban menilai aparat penegak hukum seolah menutup mata dan tidak serius dalam menindaklanjuti perkara tersebut. (Foto /rus/Hitv) Penanganan kasus tabrak lari yang terjadi di Kabupaten Lingga menuai tanda tanya besar setelah pihak keluarga korban menemukan adanya dugaan kesalahan pengiriman […]

expand_less