Selasa, 28 Apr 2026
light_mode

Polsek Moro Perkuat Edukasi Warga, Cegah Karhutla Sejak Dini

  • account_circle M. Saipul
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • print Cetak

Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus digencarkan aparat kepolisian di wilayah rawan.

KARIMUN, HITV Di Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun, pendekatan persuasif melalui edukasi langsung kepada masyarakat dinilai menjadi langkah strategis untuk menekan potensi kebakaran sejak dini.

Pada Selasa (28/4/2026), Bhabinkamtibmas Polsek Moro turun langsung ke kawasan perkebunan dan lahan kosong di Kampung Benteng dan Kampung Paya Lebar.

Mereka tidak hanya menyampaikan imbauan, tetapi juga memasang spanduk peringatan bertuliskan “STOP!!! MEMBAKAR HUTAN DAN LAHAN” sebagai pengingat visual bagi warga.

Dua personel yang terlibat, AIPDA Muhamad Bakhtiar dan Brigadir Amry Simanjuntak, mengedepankan dialog dengan masyarakat.

Warga diingatkan untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membakar sampah sembarangan, serta menghindari tindakan kecil yang berisiko memicu api, seperti membuang puntung rokok di area kering.

Pendekatan ini menitikberatkan pada kesadaran kolektif. Hutan, dalam penjelasan petugas kepada warga, bukan sekadar bentang alam, melainkan penopang kehidupan—mulai dari menjaga ketersediaan air hingga mencegah banjir.

Kapolsek Moro AKP Muhammad Jamil menegaskan, langkah preventif akan terus menjadi prioritas. Edukasi, menurut dia, adalah kunci untuk memutus rantai penyebab karhutla yang kerap berawal dari aktivitas manusia.

“Kami terus mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Pencegahan jauh lebih penting daripada penanganan,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kapolres Karimun AKBP Yunita Stevani menekankan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat dalam deteksi dini. Warga diminta segera melaporkan jika menemukan indikasi kebakaran atau aktivitas pembakaran melalui layanan Call Centre 110.

Upaya yang dilakukan Polsek Moro ini menunjukkan bahwa pencegahan karhutla tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi juga pada kesadaran dan partisipasi masyarakat.

Di tengah ancaman musim kering dan potensi kebakaran, kolaborasi menjadi kunci untuk menjaga lingkungan tetap lestari sekaligus memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. (\•/)

Editor: Ismail ®
Sumber: HITV Kepri

  • Penulis: M. Saipul

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less