Ramadhan Jadi Momentum Konsolidasi, PP MIO Indonesia Gelar Bukber dan Santunan Yatim
- account_circle Tata Rusmanto
- calendar_month 4 jam yang lalu
- print Cetak

Acara Bukber dan Santunan Yatim dihadiri jajaran Dewan Pembina, Dewan Penasehat, Dewan Pakar, Dewan Pengawas, Dewan Etik, pengurus pusat, pimpinan wilayah, serta sejumlah mitra strategis. (dok/foto/humas/mio)
Acara sambutan kemudian ditutup oleh Ketua Umum DPP GPIB Ir. Agung Karang yang hingga saat ini juga tercatat menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PP MIO Indonesia.
Dalam sambutannya, Agung Karang menekankan pentingnya konsolidasi organisasi melalui rapat pengurus yang dilakukan secara rutin.
Menurut dia, rapat pengurus yang dilaksanakan secara berkala, minimal satu bulan sekali, akan menjadi ruang diskusi yang produktif bagi seluruh jajaran pengurus untuk melahirkan berbagai gagasan baru bagi organisasi.
“Rapat pengurus yang rutin sangat penting dilakukan, minimal satu bulan sekali. Biasanya dari forum-forum seperti itu akan muncul ide-ide brilian yang nantinya bisa kita rumuskan menjadi agenda program kerja organisasi,” ujar Agung Karang.
Rangkaian kegiatan diawali dengan ramah tamah antar pengurus dan tamu undangan, dilanjutkan dengan tausiyah singkat menjelang waktu berbuka puasa. Setelah berbuka bersama, acara ditutup dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim yang hadir.
Kegiatan yang berlangsung di Function Hall lantai dua Sagolicious Cafe & Resto itu menjadi simbol kebersamaan lintas unsur dalam tubuh MIO Indonesia—mulai dari pengurus pusat, pimpinan wilayah, hingga para tokoh yang berada di jajaran dewan kehormatan.
Melalui momentum Ramadhan tersebut, MIO Indonesia berharap semangat silaturahmi, kepedulian sosial, serta sinergi organisasi dapat terus terjaga sebagai kekuatan bersama dalam mengembangkan ekosistem pers yang profesional dan bermanfaat bagi masyarakat. (\•/)
Editor: Asep Yogi Bandung
Sumber: Humas PP MIO Indonesia
- Penulis: Tata Rusmanto






Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.