Rabu, 30 Sep 2026
light_mode

Soemitronomics dari Atas, Snowball Business Model dari Bawah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
  • print Cetak

Oleh: Nandan Limakrisna

Gagasan Soemitronomics kembali mengemuka dalam diskursus ekonomi Indonesia. Pemikiran Prof. Soemitro Djojohadikusumo tersebut menekankan pentingnya pembangunan ekonomi nasional melalui industrialisasi, penguatan kapitalisme nasional, serta peran negara dalam mengarahkan pembangunan.

Di tengah ketidakpastian ekonomi global saat ini, gagasan tersebut kembali terasa relevan. Indonesia saat ini memang membutuhkan industrialisasi agar tidak terus bergantung pada ekspor bahan mentah dan kekuatan ekonomi global.

Pembangunan industri nasional, penguasaan rantai pasok, dan penguatan investasi domestik menjadi prasyarat penting bagi kemandirian ekonomi bangsa.

Namun dalam membicarakan pembangunan ekonomi nasional, ada satu pertanyaan yang sering terlupakan: di mana posisi ekonomi rakyat dalam kerangka besar tersebut?

Selama ini pembangunan ekonomi Indonesia cenderung bergerak dari atas ke bawah. Negara merancang kebijakan, investasi besar didorong, dan industri nasional dibangun melalui berbagai program strategis.

Pendekatan ini memang mampu menghasilkan pertumbuhan ekonomi secara makro. Akan tetapi, tanpa fondasi ekonomi rakyat yang kuat, pertumbuhan tersebut sering kali tidak sepenuhnya dirasakan oleh masyarakat luas.

Karena itu pembangunan ekonomi nasional membutuhkan keseimbangan antara strategi dari atas dan penguatan dari bawah.

Di sinilah pendekatan Snowball Business Model (SBM) menjadi relevan.

Model ini berangkat dari prinsip sederhana bahwa masyarakat tidak hanya berperan sebagai konsumen, tetapi juga sebagai produsen dan sekaligus sebagai promotor dalam satu jaringan ekonomi yang saling terhubung.

Dalam sistem ini, anggota komunitas melalui koperasi atau jaringan usaha bersama menghasilkan produk, mengonsumsi produk sesama anggota, sekaligus mempromosikan produk tersebut kepada masyarakat yang lebih luas.

Dengan mekanisme seperti ini, pasar tidak lagi bergantung sepenuhnya pada kekuatan eksternal. Pasar terbentuk dari dalam komunitas itu sendiri dan berkembang seperti bola salju yang terus membesar seiring meningkatnya partisipasi anggota.

Kepastian pasar inilah yang sering menjadi persoalan utama bagi usaha kecil dan menengah. Banyak pelaku UMKM sebenarnya mampu memproduksi barang yang berkualitas, tetapi kesulitan memperoleh akses pasar yang stabil. Ketika pasar tidak pasti, modal dan kredit pun menjadi risiko yang berat.

Melalui pendekatan Snowball Business Model, ekosistem ekonomi dibangun secara bertahap dari jaringan komunitas yang saling memperkuat. Ketika pasar domestik semakin kuat, maka industri nasional juga memperoleh manfaat karena memiliki basis konsumen yang luas dan stabil.

Dalam perspektif ini, Soemitronomics dan Snowball Business Model sebenarnya bukan dua konsep yang saling bertentangan. Keduanya justru dapat saling melengkapi.

Soemitronomics memperkuat ekonomi dari atas melalui industrialisasi nasional. Snowball Business Model memperkuat ekonomi dari bawah melalui jaringan ekonomi rakyat.

Jika kedua pendekatan ini berjalan bersamaan, maka Indonesia tidak hanya membangun industri nasional yang kuat, tetapi juga memiliki fondasi ekonomi rakyat yang kokoh.

Sejarah menunjukkan bahwa negara-negara yang berhasil membangun kekuatan ekonominya biasanya memiliki dua pilar utama: industri nasional yang maju dan ekonomi masyarakat yang dinamis.

Struktur ekonomi yang seimbang seperti ini membuat perekonomian lebih tahan terhadap krisis dan lebih merata dalam distribusi kesejahteraan.

Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan model pembangunan ekonomi yang mengintegrasikan kedua pendekatan tersebut.

Pada akhirnya, kedaulatan ekonomi bangsa tidak hanya ditentukan oleh besarnya investasi atau kekuatan korporasi nasional. Kedaulatan ekonomi juga ditentukan oleh seberapa kuat rakyat menjadi pelaku utama dalam kegiatan ekonomi.

Soemitronomics dapat membangun kekuatan ekonomi nasional dari atas.
Namun ekonomi rakyat juga perlu dibangun dari bawah.

Di titik inilah Snowball Business Model dapat menjadi salah satu jalan untuk memperkuat fondasi ekonomi Indonesia. (\•/)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‎MBG di Persimpangan Jalan: Menyelamatkan Program, Menjaga Kepercayaan Publik!

    ‎MBG di Persimpangan Jalan: Menyelamatkan Program, Menjaga Kepercayaan Publik!

    • 0Komentar

    Penulis: Mula Mutiara M  Kasus keracunan siswa menodai program unggulan Presiden Prabowo. Evaluasi menyeluruh, restrukturisasi pengelolaan, dan keterlibatan sekolah menjadi kunci agar janji besar ini tidak salah urus. HITVBERITA.COM | Jakarta — Kasus keracunan siswa akibat program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang belakangan mencuat di sejumlah daerah menyisakan pertanyaan serius. ‎Program yang sejatinya dirancang untuk […]

  • Rumah Icang Suryadi di Ciawi Dikabarkan Akan Disita, Korban Klaim Telah Koordinasi dengan Aparat

    Rumah Icang Suryadi di Ciawi Dikabarkan Akan Disita, Korban Klaim Telah Koordinasi dengan Aparat

    • 0Komentar

    Upaya korban mendapatkan kembali uang yang diklaim diserahkan kepada Icang Suryadi memasuki babak baru. Rumah di Pasirwuni, Ciawi, Tasikmalaya, kini disebut menjadi objek yang akan disita. TASIKMALAYA, HITV— Zulhisbi, salah seorang pihak yang mengaku menjadi korban, mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan aparat pemerintahan setempat dan unsur keamanan terkait rencana tersebut. Menurut Zulhisbi, langkah itu […]

  • Pantau Wisata Pantai Pasir Padi, Kapolda Babel Pastikan Secara Umum Situasi Kamtibmas Aman Dan Kondusif

    Pantau Wisata Pantai Pasir Padi, Kapolda Babel Pastikan Secara Umum Situasi Kamtibmas Aman Dan Kondusif

    • 4Komentar

    Hitvberita.com | Babel – Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Hendro Pandowo melakukan pemantauan langsung kesalah satu destinasi wisata yang ada di Kota Pangkalpinang yakni Pantai Pasir Padi, Senin (7/4/25). Pemantauan ini dilakukan bersama Wakapolda Brigjen Tony Harsono dan juga beberapa Pejabat Utama Polda Bangka Belitung. Selain melakukan pemantauan, Kapolda turut bertemu dan menyapa langsung para […]

  • Wabup Purwakarta Tempuh Jalur Hukum, Terkait Dugaan Kerugian Rp35 Miliar

    Wabup Purwakarta Tempuh Jalur Hukum, Terkait Dugaan Kerugian Rp35 Miliar

    • 0Komentar

    Dinamika politik dan pemerintahan di Kabupaten Purwakarta kembali memanas dan kini menjadi sorotan publik. PURWAKARTA, HITV — Pasalnya, Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin, dikabarkan menempuh jalur hukum terkait dugaan kerugian senilai Rp35 miliar yang disebut melibatkan seorang pejabat penting di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purwakarta. Langkah hukum yang ditempuh wakil bupati yang akrab disapa Abang […]

  • Meutya Hafid Raih Penghargaan Excellence in Digital Governance di CNN Indonesia Awards 2025

    Meutya Hafid Raih Penghargaan Excellence in Digital Governance di CNN Indonesia Awards 2025

    • 0Komentar

    Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid raih penghargaan Excellence in Digital Govermance dan Strategic Communication Leadership pada CNN Awards 2025. (Dok/Foto/Int) Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Republik Indonesia, Meutya Hafid meraih penghargaan Excellence in Digital Governance & Strategic Communication Leadership dalam ajang CNN Indonesia Awards 2025 yang digelar di Hotel Ritz Carlton Jakarta, pada Jumat […]

  • Ketua PWI Jabar Tegaskan Kepengurusan PWI Bekasi Raya Sah, Tolak Penunjukan Plt

    Ketua PWI Jabar Tegaskan Kepengurusan PWI Bekasi Raya Sah, Tolak Penunjukan Plt

    • 0Komentar

    Ketua PWI Jabar Hilman Hidayat didampingi Ketua PWI Kabupaten Bogor Dedi Firdaus. (Dok/Foto/Raffa) Reporter: Raffa Christ Manalu   Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jawa Barat, Hilman Hidayat, menegaskan bahwa kepengurusan PWI Bekasi Raya di bawah kepemimpinan Ade Muksin merupakan hasil konferensi resmi dan sah secara konstitusional. Karena itu, segala bentuk penunjukan pelaksana tugas (Plt) […]

expand_less