Minggu, 11 Okt 2026
dark_mode

Warga Cijantung Sambut Perbaikan Kabel Bawah Tanah, Pedagang Terdampak Berharap Ada Kompensasi 

  • account_circle AYS Prayogie
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

Warga di kawasan Cijantung menyambut baik perbaikan jaringan kabel bawah tanah yang selama ini kerap mengalami gangguan.

JAKARTA, HITV — Proyek penggantian kabel sepanjang 140 meter tersebut diharapkan dapat meningkatkan keandalan jaringan sekaligus meminimalkan risiko gangguan layanan yang merugikan pelanggan.

Pekerjaan penggantian kabel yang putus dan penyambungan kembali jaringan kabel minyak itu membentang dari sekitar Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) GOR Ciracas hingga kawasan pedagang bubur di Jalan Kampung Asem.

Pengawas lapangan proyek dari PT Aldino Masayu Jaya, Susmono, mengatakan pekerjaan saat ini telah memasuki tahap perapian lokasi setelah proses penggalian untuk perbaikan jaringan dilakukan.

“Ya, betul. Saat ini sudah dalam proses perapian agar kembali seperti semula pascapenggalian,” ujar Susmono, Minggu (11/10/2026).

Menurut dia, perbaikan dilakukan karena jaringan kabel yang telah berusia lama tersebut kerap menimbulkan gangguan sehingga berdampak pada pelanggan.

Penggantian kabel diharapkan menjadi langkah perbaikan untuk menjaga kontinuitas layanan, mengurangi potensi gangguan berulang, serta meningkatkan keandalan jaringan dalam jangka panjang. Dengan demikian, masyarakat dan pelaku usaha di sekitar lokasi dapat menikmati layanan yang lebih stabil.

Selain aspek keandalan, pekerjaan jaringan bawah tanah juga perlu memperhatikan keselamatan masyarakat. Proses penggalian, penyambungan, hingga penutupan kembali area pekerjaan harus dilakukan sesuai standar teknis, termasuk memastikan kabel terpasang dengan baik, area galian tertutup aman, serta permukaan jalan dan akses warga dipulihkan sebagaimana mestinya.

Kerapian lokasi pasca pengerjaan menjadi penting agar aktivitas masyarakat dapat kembali berlangsung normal tanpa menyisakan risiko bagi pejalan kaki, pengendara, maupun warga yang beraktivitas di sekitar proyek.

Pedagang Terdampak Berharap Ada Perhatian

Di balik manfaat perbaikan jaringan tersebut, pekerjaan proyek turut berdampak pada aktivitas ekonomi warga, khususnya pedagang kecil yang menggantungkan penghasilan harian dari usaha di sekitar lokasi.

Warga setempat, Encang Giring, meminta pihak kontraktor pelaksana agar tidak hanya menuntaskan pekerjaan teknis, tetapi juga memberikan perhatian kepada warga yang kehilangan kesempatan berusaha selama proyek berlangsung.

Ia menyoroti dampak yang dialami Pakde Mino yakni pedagang soto dan pedagang sate milik Mas Paino. Keduanya disebut harus menghentikan sementara kegiatan usaha selama tiga hari akibat pekerjaan proyek di kawasan tersebut.

Bagi pedagang kecil, penghentian usaha meski hanya beberapa hari dapat berpengaruh langsung terhadap pendapatan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tidak beroperasinya lapak berarti hilangnya kesempatan memperoleh pemasukan, sementara kebutuhan rumah tangga tetap berjalan.

Mas Paino mengaku akan bersyukur apabila pihak pelaksana memberikan kompensasi atas dampak yang dialaminya selama pekerjaan berlangsung.

“Ya, kalau saya dikasih kompensasi, sangat bersyukur. Saya usaha hanya untuk mencari penghasilan hari ini untuk makan hari ini juga. Makanya, saat harus tutup, risiko dapur bagi saya cukup berat,” keluh Mas Paino.

Pedagang Sate Mas Paino mengeluh selama dua hari tidak bisa berjualan karena terdampak galian kabel. (Dok/Foto/Wardo)

Harapan tersebut mencerminkan persoalan yang kerap muncul dalam pelaksanaan proyek infrastruktur di kawasan permukiman dan pusat kegiatan ekonomi warga.

Di satu sisi, perbaikan jaringan dibutuhkan untuk kepentingan masyarakat dalam jangka panjang. Namun, di sisi lain, pelaksanaannya dapat menimbulkan kerugian sementara bagi warga yang mencari nafkah di sekitar lokasi pekerjaan.

Karena itu, komunikasi dengan warga terdampak, pengaturan akses usaha, serta pemulihan lokasi secara cepat menjadi bagian penting dari pelaksanaan proyek yang bertanggung jawab. Apabila terdapat kerugian nyata akibat pekerjaan, dialog antara kontraktor dan pedagang juga diperlukan untuk membahas kemungkinan bentuk bantuan atau kompensasi secara proporsional.

Infrastruktur Baik, Kepentingan Warga Tetap Diperhatikan

Perbaikan kabel bawah tanah di kawasan Cijantung diharapkan tidak berhenti pada penyelesaian pekerjaan teknis. Keberhasilan proyek juga perlu dilihat dari sejauh mana jaringan kembali berfungsi dengan baik, lingkungan sekitar aman, dan aktivitas masyarakat dapat pulih tanpa hambatan berkepanjangan.

Bagi warga, manfaat perbaikan akan semakin terasa apabila gangguan jaringan dapat ditekan dan kawasan bekas galian dikembalikan dalam kondisi layak. Sementara bagi pedagang kecil, perhatian terhadap dampak ekonomi selama pengerjaan menjadi bentuk kepedulian yang tidak kalah penting.

Dengan demikian, pekerjaan infrastruktur dapat berjalan seiring dengan perlindungan kepentingan masyarakat. Perbaikan jaringan memang dibutuhkan, tetapi komunikasi, keselamatan, dan kepedulian terhadap warga terdampak juga semestinya menjadi bagian dari tanggung jawab pelaksanaan proyek. (*/)

Penulis: AYS Prayogie
Editor: AYS

Sumber: Komunitas Ojeg Gongseng 

  • Penulis: AYS Prayogie

Rekomendasi Untuk Anda

  • Modal Besar Tidak Cukup, Koperasi Desa Merah Putih Harus Menjadi Mesin Ekonomi

    Modal Besar Tidak Cukup, Koperasi Desa Merah Putih Harus Menjadi Mesin Ekonomi

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • 0Komentar

      Oleh: Prof. Dr. Nandan Limakrisna Penggagas Snowball Business Model (SBM) Pemerintah Sudah Membangun Fondasinya. Sekarang, Bagaimana Membuatnya Bergerak? Indonesia sedang berada pada sebuah momentum penting dalam membangun ekonomi dari desa. Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) merupakan agenda strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Negara telah menyiapkan kebijakan, kelembagaan, pembiayaan, fasilitas dan berbagai instrumen pendukung. […]

  • Mudik Lebaran Sebagai Pelepas Rindu, Sekaligus Merawat Silaturahmi di Tanah Kelahiran

    Mudik Lebaran Sebagai Pelepas Rindu, Sekaligus Merawat Silaturahmi di Tanah Kelahiran

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • 0Komentar

    Oleh: Bainana Bahthy Tradisi pulang kampung atau mudik saat Hari Raya Idul Fitri bukan sekadar perjalanan fisik, bagi saya dan juga bagi yang merayakan moment tersebut di tanah kelahiran sejatinya, lebih dari sebuah perjalanan batin yang sarat makna. Umumnya bagi para perantau asal Pulau Kelapa, Kabupaten Kepulauan Seribu, momen ini sudah menjadi ritual tahunan yang […]

  • DPD PDI Perjuangan Sumut Sahkan Pimpinan PAC Se-Serdang Bedagai, Konsolidasi Organisasi Masuki Babak Baru

    DPD PDI Perjuangan Sumut Sahkan Pimpinan PAC Se-Serdang Bedagai, Konsolidasi Organisasi Masuki Babak Baru

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • 0Komentar

    DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara resmi menetapkan kepengurusan PAC di 17 kecamatan se-Kabupaten Serdang Bedagai melalui Musancab VI Serentak yang berlangsung di Wisma Karina, Sei Rampah, Minggu (28/6/2026). SERDANG BEDAGAI, HITV— Pengesahan tersebut menandai dimulainya fase baru konsolidasi organisasi partai di tingkat kecamatan sebagai upaya memperkuat struktur, mempererat koordinasi, sekaligus mempersiapkan pelaksanaan agenda-agenda politik dan […]

  • Sidang Sengketa Tanah 10 Hektar di Kotawaringin Barat Memanas, Ahli Waris Hadirkan Saksi Kesultanan

    Sidang Sengketa Tanah 10 Hektar di Kotawaringin Barat Memanas, Ahli Waris Hadirkan Saksi Kesultanan

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • 0Komentar

    Penulis: Kistolani Mangun Jaya Editor: Juliana Rachman Sidang lanjutan perkara sengketa lahan seluas 10 hektar di Jalan Padat Karya, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, kembali digelar di Pengadilan Negeri Pangkalan Bun, Kamis (26/6/2025). Suasana persidangan berlangsung hangat setelah pihak penggugat, yakni ahli waris almarhum Brata Ruswanda, menghadirkan empat orang saksi. […]

  • Sidang Tertutup Dugaan Asusila AN Digelar, Penasihat Hukum: Tidak Ada Bukti, Seharusnya Batal demi Hukum

    Sidang Tertutup Dugaan Asusila AN Digelar, Penasihat Hukum: Tidak Ada Bukti, Seharusnya Batal demi Hukum

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • 1Komentar

    Sidang Lanjutan Kasus Dugaan Tindak Asusila Dengan Terdakwa AN Kembali Digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu, 14 Mei 2025.   HITVBERITA.COM | Jakarta– Sidang yang berlangsung pukul 14.00 WIB di ruang sidang 05 itu, dilaksanakan secara tertutup dan menghadirkan seorang saksi ahli dari pihak penasihat hukum terdakwa. Penetapan sidang tertutup menimbulkan pertanyaan di kalangan […]

  • Moment Haru, Warga Binaan Lapas Tanjungpandan Bersimpuh dan Cuci Kaki Ibu

    Moment Haru, Warga Binaan Lapas Tanjungpandan Bersimpuh dan Cuci Kaki Ibu

    • calendar_month Sabtu, 21 Des 2024
    • 0Komentar

    Pada moment tersebut sejumlah Warga Binaan Lapas Kelas IIB Tanjungpandan ini tak kuasa menahan tangis saat melakukan prosesi basuh kaki orang tua, Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-96 Tahun 2024, yang digelar pada hari Sabtu, 21 Desember 2024. (Dok/ HITVBERITA.COM | BELITUNG – Diketahui bahwa di moment special Hari Ibu tersebut, Lapas […]

expand_less