Kamis, 4 Jun 2026
light_mode

Pengkajian Ulang Sejarah: Wakil Ketua Umum KNPI Dukung Langkah Kementerian Kebudayaan!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
  • print Cetak

Wakil Ketua Umum DPP KNPI, Saiful Chaniago. (Dok/Foto/Bai)

Penulis: Bainana Bahthy

 

Wacana penulisan ulang sejarah nasional yang digagas oleh Kementerian Kebudayaan di bawah kepemimpinan Menteri Fadli Zon terus menuai tanggapan. Kali ini, dukungan datang dari Wakil Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Saiful Chaniago.

 

HITVBERITA.COM | Jakarta- Saiful menilai langkah Kementerian Kebudayaan untuk mengevaluasi sejumlah catatan sejarah, termasuk mempertimbangkan penghapusan insiden pemerkosaan massal pada tahun 1998 dari narasi sejarah nasional, merupakan kebijakan yang tepat dan terukur.

Menurut Saiful, peristiwa tersebut merupakan kejadian insidentil yang tidak memiliki keterkaitan langsung dengan garis besar perjuangan bangsa ataupun pembentukan identitas nasional.

“Jika seluruh kejadian kriminal yang bersifat insidentil dicatat dalam sejarah, maka buku sejarah kita bisa dipenuhi oleh berbagai kasus serupa di seluruh penjuru negeri, sejak era Orde Lama hingga sekarang,” ujarnya di Jakarta, Rabu, (3/7/2025).

Ia menambahkan, sejarah nasional seharusnya dibingkai dalam semangat pembangunan narasi kebangsaan yang kuat, bukan hanya sebagai dokumentasi kronologis atas segala bentuk kekerasan yang terjadi.

“Pertanyaannya kemudian, apakah semua insiden kriminal semestinya dituliskan dalam buku sejarah nasional? Saya kira jawabannya jelas: tidak,” tegasnya.

Saiful menekankan pentingnya menjadikan sejarah sebagai alat pembelajaran dan pemersatu, bukan sekadar katalog tragedi.

“Sejarah Indonesia harus memiliki nilai kemaslahatan, yang memperkuat eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sejarah harus membangkitkan rasa kebangsaan, bukan sebaliknya,” kata dia.

Meski demikian, sejumlah pihak menilai bahwa penghapusan peristiwa-peristiwa kelam seperti kekerasan seksual pada kerusuhan Mei 1998 justru dapat mengaburkan fakta sejarah serta mengabaikan hak korban atas pengakuan dan keadilan.

Dalam konteks ini, wacana revisi sejarah nasional menuntut kehati-hatian dan pendekatan multi-perspektif, agar tidak mengorbankan kebenaran demi kepentingan narasi tertentu.

Sejarah, sebagaimana kerap diungkapkan para sejarawan, bukan sekadar rangkaian peristiwa masa lalu, melainkan juga cermin bagi bangsa dalam menentukan arah masa depannya.

Oleh karena itu, keputusan untuk menuliskan atau menghilangkan suatu peristiwa dalam buku sejarah nasional tidak hanya memerlukan dasar kebijakan, tetapi juga keberanian untuk mendengar suara korban dan menghargai keberagaman pengalaman rakyat Indonesia. (*/*)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kesan Pertama Kang Dedi Mulyadi Shalat Idul Fitri 1446 H di Gasibu Bandung

    Kesan Pertama Kang Dedi Mulyadi Shalat Idul Fitri 1446 H di Gasibu Bandung

    • 1Komentar

    Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melaksanakan Shalat Idul Fitri 1446 H di Lapangan Gasibu, Bandung, pada Senin, 31 Maret 2025. HITVBERITA.COM | Bandung– Pria yang kerap disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) ini mengungkapkan bahwa ini merupakan momen pertama kalinya ia melaksanakan Shalat Idul Fitri di Kota Bandung. Biasanya, ia merayakan lebaran di Purwakarta. “Ini adalah […]

  • Viral di Medsos, Empat Pengunjung Pantai Binasi Sorkam Nyaris Tenggelam!

    Viral di Medsos, Empat Pengunjung Pantai Binasi Sorkam Nyaris Tenggelam!

    • 0Komentar

    Insiden yang hampir menenggelamkan kepada empat warga Kabupaten Tapanuli Tengah (TapTeng) di Objek Wisata Pantai Binasi Sorkam tersebut, sempat menjadi viral di media sosial (Medsos), dimana kejadian itu hampir berujung maut setelah para korban terseret ombak di tengah lautan. HITVBERITA.COM | TapTeng– Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 2 April 2025, saat empat pengunjung yang sedang […]

  • Uppercut 2025 Online Magnet Dow𝚗load

    Uppercut 2025 Online Magnet Dow𝚗load

    • 3Komentar

    ➡ TORRENT MAGNET LINK Golden Globe® ving rhase and Luise Grosmann Starfyin in an Electining movie ABOUE ABOUT WOMIVIL BXELOLOME, TREVE to desroys whiting ours madzining Ourns. WHAN Elliot (Rassess), a Diffiult Former Bompion, Accepts the Challenge of Training Tonyy, Then -Commans for UNLELION. Their Sprin Insights Insights of Elliots of Elliot the Sustainable Young […]

  • Wabup Karimun Lantik Pengurus KPK Masa Bakti 2025–2030

    Wabup Karimun Lantik Pengurus KPK Masa Bakti 2025–2030

    • 0Komentar

    Sebanyak 67 pengurus Kerukunan Pemuda Karimun (KPK) resmi dilantik oleh Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole untuk masa bakti 2025–2030. KARIMUN | HITV – Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole secara resmi melantik pengurus Kerukunan Pemuda Karimun (KPK)masa bakti 2025–2030. Pelantikan tersebut berlangsung di Gedung Nasional Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Sabtu (7/2/2026). Dalam […]

  • Deklarasikan Dukungan kepada Paslon Yadi Rusmayadi-Pipin Sopian Dari Keluarga Besar LSM Kompak Purwakarta

    Deklarasikan Dukungan kepada Paslon Yadi Rusmayadi-Pipin Sopian Dari Keluarga Besar LSM Kompak Purwakarta

    • 0Komentar

    𝐇𝐈𝐓𝐕𝐁𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚.𝐂𝐨𝐦|Purwakarta – Ketua DPC LSM Kompak Kabupaten Purwakarta, Luthfi Bamala siap memperjuangkan pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati nomor urut 2, yakni Yadi Rusmayadi-Pipin Sopian menjadi pemenang pemilihan kepala daerah (Pilkada) Purwakarta 2024. Hal itu diketahui dalam agenda Deklarasi Relawan DPC LSM Kompak Kabupaten Purwakarta yang digelar di Aula Kediaman Rumah H. Yetty yang […]

expand_less