Selasa, 20 Okt 2026
dark_mode

Pengkajian Ulang Sejarah: Wakil Ketua Umum KNPI Dukung Langkah Kementerian Kebudayaan!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
  • print Cetak

Wakil Ketua Umum DPP KNPI, Saiful Chaniago. (Dok/Foto/Bai)

Penulis: Bainana Bahthy

 

Wacana penulisan ulang sejarah nasional yang digagas oleh Kementerian Kebudayaan di bawah kepemimpinan Menteri Fadli Zon terus menuai tanggapan. Kali ini, dukungan datang dari Wakil Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Saiful Chaniago.

 

HITVBERITA.COM | Jakarta- Saiful menilai langkah Kementerian Kebudayaan untuk mengevaluasi sejumlah catatan sejarah, termasuk mempertimbangkan penghapusan insiden pemerkosaan massal pada tahun 1998 dari narasi sejarah nasional, merupakan kebijakan yang tepat dan terukur.

Menurut Saiful, peristiwa tersebut merupakan kejadian insidentil yang tidak memiliki keterkaitan langsung dengan garis besar perjuangan bangsa ataupun pembentukan identitas nasional.

“Jika seluruh kejadian kriminal yang bersifat insidentil dicatat dalam sejarah, maka buku sejarah kita bisa dipenuhi oleh berbagai kasus serupa di seluruh penjuru negeri, sejak era Orde Lama hingga sekarang,” ujarnya di Jakarta, Rabu, (3/7/2025).

Ia menambahkan, sejarah nasional seharusnya dibingkai dalam semangat pembangunan narasi kebangsaan yang kuat, bukan hanya sebagai dokumentasi kronologis atas segala bentuk kekerasan yang terjadi.

“Pertanyaannya kemudian, apakah semua insiden kriminal semestinya dituliskan dalam buku sejarah nasional? Saya kira jawabannya jelas: tidak,” tegasnya.

Saiful menekankan pentingnya menjadikan sejarah sebagai alat pembelajaran dan pemersatu, bukan sekadar katalog tragedi.

“Sejarah Indonesia harus memiliki nilai kemaslahatan, yang memperkuat eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sejarah harus membangkitkan rasa kebangsaan, bukan sebaliknya,” kata dia.

Meski demikian, sejumlah pihak menilai bahwa penghapusan peristiwa-peristiwa kelam seperti kekerasan seksual pada kerusuhan Mei 1998 justru dapat mengaburkan fakta sejarah serta mengabaikan hak korban atas pengakuan dan keadilan.

Dalam konteks ini, wacana revisi sejarah nasional menuntut kehati-hatian dan pendekatan multi-perspektif, agar tidak mengorbankan kebenaran demi kepentingan narasi tertentu.

Sejarah, sebagaimana kerap diungkapkan para sejarawan, bukan sekadar rangkaian peristiwa masa lalu, melainkan juga cermin bagi bangsa dalam menentukan arah masa depannya.

Oleh karena itu, keputusan untuk menuliskan atau menghilangkan suatu peristiwa dalam buku sejarah nasional tidak hanya memerlukan dasar kebijakan, tetapi juga keberanian untuk mendengar suara korban dan menghargai keberagaman pengalaman rakyat Indonesia. (*/*)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Minggu Pagi di Persing: Ketika Polisi Tak Hanya Menjaga, Tapi Juga Menolong!

    Minggu Pagi di Persing: Ketika Polisi Tak Hanya Menjaga, Tapi Juga Menolong!

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • 0Komentar

    Penulis: Ruslan LGA MATAHARI belum sepenuhnya naik ketika warga Desa Persing, Kecamatan Singkep Pesisir, dikagetkan oleh suara keras dari arah jalan utama. Sebuah pohon besar, yang tampaknya sudah rapuh dimakan usia, akhirnya tumbang. Batangnya melintang di tengah jalan, menutup total akses satu-satunya yang biasa dilalui warga untuk beraktivitas. HITVBERITA.COM | Lingga – Lalu lintas pun […]

  • Kemendagri Bertekad Dengan Semangat Baru Meningkatkan Profesionalisme dan Pelayanan Publik

    Kemendagri Bertekad Dengan Semangat Baru Meningkatkan Profesionalisme dan Pelayanan Publik

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
    • 0Komentar

    𝐇𝐈𝐓𝐕𝐁𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚.𝐂𝐨𝐦|Jakarta – Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir menekankan pentingnya semangat baru dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab pekerjaan. Hal tersebut ditekankan Tomsi pada Pelantikan Pejabat Administrator dan Pejabat Fungsional di Lingkungan Kemendagri, di Ruang Sidang Utama (RSU) Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Kamis (3/10/2024). “Saya menaruh harapan besar kepada […]

  • Aalambana 2025 New Release To𝚛rent

    Aalambana 2025 New Release To𝚛rent

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • 2Komentar

    ➡ DOWNLOAD TORRENT (MAGNET) Aalambana: Director of Pari K. Vijay. With Kabir Duhan Singh, Murli Sharma, Yogi Babu, Parvati Nair. A good -hearted but fighting farmer has financial difficulties and concerns about the well -being of his family. His life takes a fantastic turn when he accidentally discovered a magical lamp with a genius. Aalambana […]

  • Kasus Pengeroyokan 3 Wartawan di Beltim Jadi Atensi, Kapolda Babel : Kita Lakukan Tindakan Tegas Dan Penegakkan Hukum

    Kasus Pengeroyokan 3 Wartawan di Beltim Jadi Atensi, Kapolda Babel : Kita Lakukan Tindakan Tegas Dan Penegakkan Hukum

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | BELITUNG TIMUR – Kasus pengeroyokan terhadap 3 wartawan mendapatkan atensi langsung dari Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Hendro Pandowo. Melalui jumpa persnya, Kapolda menyayangkan aksi pengeroyokan yang menimpa 3 wartawan di Belitung Timur itu. “Kemarin kita sudah terima laporannya terkait kejadian pengeroyokan terhadap rekan-rekan media di Belitung Timur. Tentunya Saya sangat menyayangkan kejadian […]

  • Persiapan, Ketua Umum MIO Indonesia Pusat Kukuhkan Pengurus Provinsi Aceh

    Persiapan, Ketua Umum MIO Indonesia Pusat Kukuhkan Pengurus Provinsi Aceh

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2024
    • 0Komentar

    Dibaca: 188

  • Pj Walikota Jakarta Timur, Buka Festival Topeng Betawi Jilid 2

    Pj Walikota Jakarta Timur, Buka Festival Topeng Betawi Jilid 2

    • calendar_month Sabtu, 7 Des 2024
    • 0Komentar

    Topeng Betawi adalah salah satu tarian adat masyarakat Betawi, yang menggunakan topeng sebagai ciri khasnya. Tari topeng Betawi ini, awalnya dipentaskan secara berkeliling oleh para seniman. Dan, mereka biasanya diundang sebagai pengisi acara hiburan dalam acara tertentu. Topeng Betawi ini merupakan gabungan pertunjukkan, yang melibatkan penari, musik, narasi, lagu, dialog dan juga komedi. (Dok/Foto/Cie Amie/Abdul […]

expand_less