Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Pengkajian Ulang Sejarah: Wakil Ketua Umum KNPI Dukung Langkah Kementerian Kebudayaan!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
  • print Cetak

Wakil Ketua Umum DPP KNPI, Saiful Chaniago. (Dok/Foto/Bai)

Penulis: Bainana Bahthy

 

Wacana penulisan ulang sejarah nasional yang digagas oleh Kementerian Kebudayaan di bawah kepemimpinan Menteri Fadli Zon terus menuai tanggapan. Kali ini, dukungan datang dari Wakil Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Saiful Chaniago.

 

HITVBERITA.COM | Jakarta- Saiful menilai langkah Kementerian Kebudayaan untuk mengevaluasi sejumlah catatan sejarah, termasuk mempertimbangkan penghapusan insiden pemerkosaan massal pada tahun 1998 dari narasi sejarah nasional, merupakan kebijakan yang tepat dan terukur.

Menurut Saiful, peristiwa tersebut merupakan kejadian insidentil yang tidak memiliki keterkaitan langsung dengan garis besar perjuangan bangsa ataupun pembentukan identitas nasional.

“Jika seluruh kejadian kriminal yang bersifat insidentil dicatat dalam sejarah, maka buku sejarah kita bisa dipenuhi oleh berbagai kasus serupa di seluruh penjuru negeri, sejak era Orde Lama hingga sekarang,” ujarnya di Jakarta, Rabu, (3/7/2025).

Ia menambahkan, sejarah nasional seharusnya dibingkai dalam semangat pembangunan narasi kebangsaan yang kuat, bukan hanya sebagai dokumentasi kronologis atas segala bentuk kekerasan yang terjadi.

“Pertanyaannya kemudian, apakah semua insiden kriminal semestinya dituliskan dalam buku sejarah nasional? Saya kira jawabannya jelas: tidak,” tegasnya.

Saiful menekankan pentingnya menjadikan sejarah sebagai alat pembelajaran dan pemersatu, bukan sekadar katalog tragedi.

“Sejarah Indonesia harus memiliki nilai kemaslahatan, yang memperkuat eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sejarah harus membangkitkan rasa kebangsaan, bukan sebaliknya,” kata dia.

Meski demikian, sejumlah pihak menilai bahwa penghapusan peristiwa-peristiwa kelam seperti kekerasan seksual pada kerusuhan Mei 1998 justru dapat mengaburkan fakta sejarah serta mengabaikan hak korban atas pengakuan dan keadilan.

Dalam konteks ini, wacana revisi sejarah nasional menuntut kehati-hatian dan pendekatan multi-perspektif, agar tidak mengorbankan kebenaran demi kepentingan narasi tertentu.

Sejarah, sebagaimana kerap diungkapkan para sejarawan, bukan sekadar rangkaian peristiwa masa lalu, melainkan juga cermin bagi bangsa dalam menentukan arah masa depannya.

Oleh karena itu, keputusan untuk menuliskan atau menghilangkan suatu peristiwa dalam buku sejarah nasional tidak hanya memerlukan dasar kebijakan, tetapi juga keberanian untuk mendengar suara korban dan menghargai keberagaman pengalaman rakyat Indonesia. (*/*)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Belitung Resmi Menggelar Tournament Mobile Legends 2025, Dalam Rangka Menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-79

    Polres Belitung Resmi Menggelar Tournament Mobile Legends 2025, Dalam Rangka Menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-79

    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Belitung – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Polres Belitung secara resmi memulai Turnamen Mobile Legends: Bang Bang Bhayangkara Tournament 2025, Rabu (26/6/2025). Kegiatan yang terbuka untuk umum ini digelar di Sejati Kopi dan akan berlangsung hingga 29 Juni 2025 mendatang. Turnamen e-sport ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Polres Belitung dalam menyambut […]

  • Aturan Penggunaan Dana BOS Tahun 2025

    Aturan Penggunaan Dana BOS Tahun 2025

    • 0Komentar

    Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah mengeluarkan aturan terkait penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) reguler tahun 2025 dari tingkat PAUD hingga SMA sederajat. Aturan dan Rincian Penggunaan Dana BOS ini, tertuang dalam peraturan No 8/P/2024 tanggal 27 Desember 2024, yang ditandatangani oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti. HITVBERITA.COM | JAKARTA – […]

  • PIN AP Casino Məmuru PIN AP online oynayır

    PIN AP Casino Məmuru PIN AP online oynayır

    • 0Komentar

    Mütəxəssislərin xoru yaratmaq, qumar sənayesində işlərin on-daarası debütündən daha çox sərəncamında olması lazım idi. Pin Up Casino, öz oyun pinup bacarıqlarınıza maksimum geri dönüş əldə edə biləcəyiniz üçün idman kitablarına əlavə olaraq gölməçə üçün inanılmaz seçimlər təklif edir. Pin Up Casino-da, ən yaxşı əyləncəli, hoodie multivatate görüntüləri, bundan əlavə, bas kiçik yataqları qəbul edirsiniz. Dibaca: […]

  • Wayang Banyumasan Hadirkan Pesona Budaya di Bukit Pangonan Indah

    Wayang Banyumasan Hadirkan Pesona Budaya di Bukit Pangonan Indah

    • 0Komentar

    Penulis : R. Ahdiyat Menjelang senja, masyarakat tumpah ruah di Area Wisata Alam Bukit Pangonan Indah, Desa Karanggintung, Kecamatan Kemranjen, Banyumas. Mereka antusias menyaksikan Gelar Seni Budaya Wayang Banyumasan bersama Dalang Ki Ulum Karto Diwiryo dan Sanggar Seni Karawitan Karya Sasmita, sebuah pertunjukan unik yang menghadirkan keindahan budaya di tengah panorama alam terbuka. HITVBERITA.COM | […]

  • Setyo Wahono dan Nurul Azizah, Memeriksakan Diri Ke RSUD Sosodoro Bojonegoro

    Setyo Wahono dan Nurul Azizah, Memeriksakan Diri Ke RSUD Sosodoro Bojonegoro

    • 0Komentar

    Setyo Wahono saat lakukan pemeriksakan kesehatan dan diterima langsung oleh Direktur RSUD Sosodoro Bojonegoro, dr Ahmad Hernowo beserta jajarannya (dok/foto/AR) HiTvBerita.COM | Bojonegoro – Pasangan Setyo Wahono dan Nurul Azizah sebagai Bakal Calon Bupati dan Bakal Calon Wakil Bupati Bojonegoro, hari ini Jumat 23 Agustus 2024, melakukan pemeriksaan kesehatan di RSUD Sosodoro Bojonegoro. Pemeriksan kesehatan ini, […]

  • Minim Informasi Publik, Ketua IPJI Kepri Soroti Pelaksanaan Program Koperasi Merah Putih

    Minim Informasi Publik, Ketua IPJI Kepri Soroti Pelaksanaan Program Koperasi Merah Putih

    • 0Komentar

    Program pembentukan Koperasi Merah Putih yang menjadi salah satu agenda strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dinilai memiliki tujuan yang baik untuk memperkuat ekonomi kerakyatan. BATAM, HITV – Namun, dalam praktek pelaksanaannya di sejumlah daerah dinilai masih menyisakan persoalan, terutama terkait keterbukaan informasi dan pengawasan publik. Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia […]

expand_less