Bupati Garut Serahkan Bantuan Alsintan dan Premi Asuransi Tani
- account_circle Redaksi
- calendar_month Senin, 17 Nov 2025
- visibility 33
- print Cetak

Penulis: Kang Aden
HITVBERITA.COM | GARUT – Bupati Garut Abdusy Syakur Amin memimpin Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut yang dirangkaikan dengan penyerahan bantuan alat mesin pertanian (alsintan), premi asuransi tani, serta penghargaan bagi insan pertanian berprestasi. Acara berlangsung di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (17/11/2025).
Dalam amanatnya, Syakur mengajak jajaran ASN memanfaatkan sisa waktu di tahun 2025 untuk memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat. “Mumpung di tahun 2025 kita akan terus mendorong upaya kita dalam membantu masyarakat,” ujarnya.
Bantuan untuk Petani
Bantuan yang diserahkan secara simbolis meliputi:
– Alsintan berupa traktor, pompa air, corn sheller, dan power trasher.
– Premi Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP).
– Premi Asuransi Mikro (ASMIK).
– Penghargaan Insan Pertanian Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Barat 2025.
Syakur menekankan pentingnya perlindungan asuransi bagi petani. Menurutnya, keberadaan asuransi dapat menjadi penopang ketika terjadi gagal panen. “Kalau gagal panen, maka akan ada sedikit pengganti. Paling tidak masyarakat tidak akan kehilangan semuanya, masih ada harapan atau modal untuk bisa melakukan kegiatan di masa panen berikutnya,” jelasnya.
Komitmen Ketahanan Pangan
Bupati menegaskan, penyerahan bantuan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga Garut sebagai salah satu lumbung pangan Jawa Barat. Ia menekankan bahwa kemandirian pangan menjadi salah satu kekuatan bangsa.
“Ini karena salah satu kekuatan bangsa adalah bagaimana bangsa tersebut mampu secara mandiri menyiapkan kebutuhan pangan,” tegas Syakur.
Di akhir amanat, ia menyampaikan harapan agar sektor pertanian Garut mampu meningkatkan kapasitas produksi secara signifikan. Tujuannya, kata Syakur, demi kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
- Penulis: Redaksi
