Seleksi Ketat Calon Kepsek, Pemkab Tapteng Perkuat Mutu Pendidikan
- account_circle Raffa Christ Manalu
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

Sekda Tapteng Binsar TH Sitanggang saat meninjau seleksi bakal calon kepala sekolah di ruang laboratorium komputer SMA Matauli Pandan. (dok/foto/Raffa)
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan kepemimpinan di tingkat satuan pendidikan.
TAPTENG, HITV— Salah satu langkah konkret yang ditempuh adalah menggelar Seleksi Bakal Calon Kepala Sekolah (SBCKS), Selasa (14/4/2026), di Laboratorium Komputer SMA Negeri 1 Matauli, Pandan.
Sebanyak 115 peserta mengikuti seleksi tersebut. Mereka diproyeksikan untuk mengisi 149 posisi kepala sekolah yang saat ini kosong, mulai dari jenjang taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), hingga sekolah menengah pertama (SMP), termasuk posisi yang akan ditinggalkan karena masa pensiun hingga Desember 2026.
Kepala Dinas Pendidikan Tapanuli Tengah, Johannes Simanjuntak, menegaskan bahwa seleksi ini dirancang untuk menjaring pemimpin pendidikan yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki integritas. Prosesnya, kata dia, dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan terukur.
“Seleksi ini bertujuan menghadirkan kepala sekolah yang mampu mendorong peningkatan mutu pendidikan, sekaligus memperkuat daya saing peserta didik, khususnya di Tapanuli Tengah,” ujar Johannes.
Ia menambahkan, kepala sekolah ke depan dituntut tidak sekadar unggul dalam aspek administratif, tetapi juga memiliki visi yang kuat serta adaptif terhadap perkembangan zaman. Menurut dia, kualitas kepemimpinan menjadi faktor penentu dalam kemajuan sebuah sekolah.
Mutu pendidikan sangat ditentukan oleh kualitas kepemimpinan. Karena itu, seleksi ini harus benar-benar mampu menyaring calon terbaik,” katanya.
Senada dengan itu, Sekretaris Daerah Tapanuli Tengah, Binsar TH Sitanggang, menyebut pelaksanaan seleksi ini sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam membenahi sektor pendidikan. Ia menekankan pentingnya peran kepala sekolah sebagai motor penggerak perubahan di lingkungan pendidikan.
“Ini adalah bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui penguatan peran kepala sekolah di setiap satuan pendidikan,” ujar Binsar saat meninjau langsung pelaksanaan seleksi.
Melalui proses seleksi tersebut, pemerintah daerah berharap lahir kepala sekolah yang tidak hanya profesional, tetapi juga visioner dan adaptif. Dengan demikian, upaya membangun sistem pendidikan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas di Tapanuli Tengah dapat terwujud secara berkelanjutan. (\•/)
Editor: Asep Yogi
Sumber: HITV Sumut
- Penulis: Raffa Christ Manalu






Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.