Gubernur Agustiar Sabran Luncurkan Pasar Murah dan Salurkan Bantuan Presiden Prabowo
- account_circle Kistolani Mangun Jaya
- calendar_month Senin, 24 Nov 2025
- visibility 37
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali memperkuat upaya menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
HITVBERITA.COM | Palangka Raya — Langkah kebijakan itu ditandai dengan peluncuran Pasar Murah dan penyerahan bantuan pangan dari Presiden RI, yang dilakukan Gubernur H. Agustiar Sabran di Halaman Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Sabtu (22/11/2025).
Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Herson B. Aden, menjelaskan bahwa Pasar Murah merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah menekan gejolak harga kebutuhan pokok sekaligus mendukung masyarakat berpenghasilan rendah.
Program ini juga menjadi salah satu prioritas dalam agenda pembangunan Huma Betang Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng periode 2025–2030.
Pada kegiatan kali ini, pemerintah menyediakan 12.000 paket sembako berisi beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, dan minyak goreng 2 liter. Paket dijual seharga Rp147.500, namun mendapat subsidi pemerintah sebesar Rp132.500, sehingga masyarakat hanya membayar Rp15.000.
Untuk penyaluran Pasar Murah Desa Tahap II, Pemprov Kalteng menyiapkan 160.920 paket yang akan didistribusikan ke 1.432 desa.
“Diharapkan Pasar Murah ini meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru,” ujar Herson.
Bantuan Presiden untuk 13 Kabupaten dan Satu Kota
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Agustiar Sabran menyerahkan secara simbolis bantuan pangan dari Presiden Prabowo Subianto. Bantuan tersebut mencapai lebih dari 95.000 paket sembako, didistribusikan ke 13 kabupaten dan satu kota di Kalimantan Tengah.
Setiap paket berisi 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng, diperuntukkan bagi keluarga penerima manfaat.
“Bantuan ini merupakan wujud perhatian Bapak Presiden bagi masyarakat Bumi Tambun Bungai,” ujar Agustiar.
Ia menegaskan, kehadiran bantuan pangan dan Pasar Murah menjadi langkah penting untuk memperkuat ketahanan pangan dan menjaga stabilitas harga di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat pada akhir tahun.
“Negara hadir untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi seluruh masyarakat,” tambahnya.
Dukungan Berbagai Pihak
Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, para bupati dan wali kota (secara langsung maupun virtual), para asisten dan staf ahli gubernur, pimpinan perangkat daerah, serta perwakilan instansi vertikal.
Pemprov Kalteng berharap rangkaian kegiatan Pasar Murah dan penyaluran bantuan pangan tersebut dapat menahan tekanan inflasi, menjaga stabilitas ekonomi daerah, dan memberi ruang bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. (/*/*/)
Editor: AYS Prayogie
Sumber: HITV Kalteng
- Penulis: Kistolani Mangun Jaya
