Antisipasi Krisis Informasi, Lapas Batang Perkuat Kapasitas Humas Kelola Komunikasi Publik
- account_circle Hadi Lempe
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

Kegiatan zoom meeting yang berlangsung di Aula Baharudin Lopa Lapas Batang itu diikuti oleh pejabat struktural dan Tim Humas. (Dok/Foto/HL)
Di tengah derasnya arus informasi dan tingginya perhatian publik terhadap penyelenggaraan layanan pemasyarakatan, kemampuan mengelola komunikasi secara cepat, akurat, dan bertanggung jawab menjadi kebutuhan yang semakin penting.
BATANG, HITV – Berangkat dari kesadaran tersebut, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Batang memperkuat kapasitas jajaran kehumasannya melalui kegiatan Zoom Meeting Strategi Penanganan Krisis Pemberitaan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan, Rabu, 15 Juli 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Baharudin Lopa Lapas Batang itu diikuti oleh pejabat struktural dan Tim Hubungan Masyarakat (Humas).
Partisipasi tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan dalam memperkuat sistem komunikasi publik di seluruh UPT Pemasyarakatan.
Melalui forum tersebut, peserta dibekali berbagai strategi menghadapi potensi krisis pemberitaan, mulai dari mitigasi risiko komunikasi, pengelolaan informasi, hingga mekanisme koordinasi antarunit kerja.
Pembekalan itu bertujuan agar setiap satuan kerja mampu merespons isu yang berkembang secara cepat, tepat, terukur, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam era digital, penyebaran informasi berlangsung sangat cepat dan berpotensi memengaruhi persepsi masyarakat terhadap sebuah institusi. Karena itu, kemampuan membangun komunikasi yang terbuka, akurat, dan berbasis fakta menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kredibilitas lembaga.
Melalui penguatan kapasitas kehumasan ini, Lapas Batang menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan komunikasi publik yang profesional, transparan, dan adaptif.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan sistem pemasyarakatan yang akuntabel, humanis, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Peningkatan kompetensi sumber daya manusia di bidang kehumasan diharapkan tidak hanya memperkuat kemampuan menghadapi dinamika pemberitaan, tetapi juga mendorong terciptanya tata kelola informasi yang lebih efektif.
Dengan demikian, setiap informasi yang disampaikan kepada publik dapat menjadi jembatan yang memperkuat hubungan antara institusi pemasyarakatan dengan masyarakat. (\•/)
Penulis: Hadi Lempe
Editor: AYS Prayogie
Sumber: HITV Jateng
- Penulis: Hadi Lempe





Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.