Minggu, 1 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Miris !!! Jembatan Tembana Atau Jembatan Luk Ulo, Warisan Peninggalan Masa Penjajahan Belanda Kondisinya Memprihatinkan

Miris !!! Jembatan Tembana Atau Jembatan Luk Ulo, Warisan Peninggalan Masa Penjajahan Belanda Kondisinya Memprihatinkan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 8 Agt 2024
  • visibility 41
  • print Cetak

HITVBrita.Com | Kebumen – Jembatan Tembana yang biasa disebut dengan Jembatan Luk Ulo, adalah salah satu jembatan warisan peninggalan masa penjajahan Belanda.

Jembatan yang menghubungkan Desa Pejagoan dan Desa Tembana, dengan panjang kurang lebih 170 meter dan lebar kurang lebih 9 meter. Jembatan tersebut sangat ironis nasibnya tidak terurus dan terkesan diabaikan. 

Awam, salah seorang warga sekitar lokasi jembatan Luk Ulo menuturkan pada awak media, jembatan Tembana atau Jembatan Luk ulo adalah saksi bisu perjuangan masyarakat Kebumen dan warisan peninggalan masa penjajahan Belanda.

Jembatan Tembana atau Jembatan Luk Ulo, jembatan peninggalan masa penjajahan di Desa Pejagoan Kabupaten Kebumen. (dok*red)

“Ini jembatan warisan peninggalan jaman penjajahan Belanda, tapi sangat di sayangkan, sebentar lagi kan moment kemerdekaan Republik Indonesia yang ke -79, tapi jembatan tersebut sampai sekarang belum ada perawatan dan terkesan dibiarkan atau diabaikan”Ucap Awam. Kamis ( 8/08/2024).

Baca juga : Kerjasama Dengan BPS dan Bappenas, Kemendagri Kembangkan Statistik Hayati Lewat Data Kependudukan

Dia juga menambahkan, padahal jembatan tersebut punya cerita yang sangat dalam bagi perjuangan Bangsa Indonesia, khususnya warga Kabupaten Kebumen.

Sementara itu, Mahrudin, atau yang biasa di sapa akrab (Bang udin), Selaku Warga Pejagoan, ketika di mintai tanggapan. Pastinya kita merasa bangga salah satu objek sejarah perjuangan Bangsa Indonesia, khususnya masyarakat Kabupaten Kebumen.

“Tugas kita seharusnya menjaga dan memelihara tapi, kenapa terkesan di abaikan dan tidak dirawat dengan baik, pagar pembatas Jembatan sudah rusak atau keropos, jembatan inikan aset nyata dan saksi sejarah” Tambah Mahrudin.

Jembatan Tembana atau Jembatan Luk Ulo, sudah ada sejak Abad Ke 19, sudah seharusnya bisa menjadi cagar budaya.

 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Purwakarta Siapkan Tiga Lokasi Pembangunan SPPG

    Purwakarta Siapkan Tiga Lokasi Pembangunan SPPG

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Penulis: Raffa Christ Manalu Pemerintah Kabupaten Purwakarta menerima kunjungan tim monitoring pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Jumat (29/8/2025). Kehadiran tim ini menandai langkah awal survei lokasi pembangunan SPPG di tiga kecamatan, yakni Kiarapedes, Plered, dan Sukatani. HITVBERITA.COM | Purwakarta — Kunjungan tim monitoring pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), diterima oleh Sekretaris Daerah (Sekda) […]

  • Presiden Prabowo Tegaskan Pemulihan Infrastruktur Dasar dan Layanan Publik Jadi Prioritas Utama Penanganan Bencana

    Presiden Prabowo Tegaskan Pemulihan Infrastruktur Dasar dan Layanan Publik Jadi Prioritas Utama Penanganan Bencana

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Raffa Christ Manalu
    • visibility 53
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | Sumatera Barat – Presiden Prabowo Subianto menuntaskan rangkaian kunjungan kerja ke wilayah terdampak bencana banjir dan longsor di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat, Senin (1/12/2025). Dalam kunjungan tersebut, Presiden meninjau langsung posko pengungsian, lokasi infrastruktur rusak, serta berdialog dengan ribuan warga terdampak untuk memastikan penanganan darurat berjalan cepat dan tepat sasaran. Selama […]

  • BELAJAR MENGELOLA KECEWA DALAM HIDUP BERJAMA’AH

    BELAJAR MENGELOLA KECEWA DALAM HIDUP BERJAMA’AH

    • calendar_month Rabu, 26 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 37
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM-Di Ji’ranah hari itu ada kecewa. Ada kebijakan Rasulullah yang tak dipahami. Ada keputusan yang disalahmengerti. Sangat manusiawi kelihatannya. Orang-orang Anshar merasa disisihkan selepas perang Hunain yang menggemparkan. Mereka telah berjuang total. Mereka berperang di sisi Rasul dengan penuh kecintaan. Tapi, harta rampasan perang lebih banyak dibagikan pada orang-orang Quraisy dan kabilah-kabilah Arab lainnya. Sementara […]

  • Dugaan Konspirasi Lintas Sektoral Sebabkan Hilangnya Pendapatan Pajak Sarang Burung Walet Di Belitung

    Dugaan Konspirasi Lintas Sektoral Sebabkan Hilangnya Pendapatan Pajak Sarang Burung Walet Di Belitung

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Dibaca: 33

  • Pelayanan Feri Tanjungpinang–Lingga Dikeluhkan, Warga Nilai Terjadi Monopoli Layanan

    Pelayanan Feri Tanjungpinang–Lingga Dikeluhkan, Warga Nilai Terjadi Monopoli Layanan

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Ruslan
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Akses laut dari Tanjungpinang ke Lingga kini kian terbatas. Warga hanya mengandalkan satu feri setiap hari setelah rute tersebut diambil alih PT Prima Buana. HITVBERITA.COM – LINGGA | Masyarakat Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, mengeluhkan berkurangnya pelayanan pelayaran rute Tanjungpinang–Lingga yang dinilai tidak memadai. Saat ini, hanya terdapat satu jadwal pelayaran setiap hari yang dioperasikan oleh […]

  • Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Adakan Pelatihan Penanganan Awal Korban Bencana

    Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Adakan Pelatihan Penanganan Awal Korban Bencana

    • calendar_month Sabtu, 2 Nov 2024
    • account_circle
    • visibility 48
    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Kota Padang – Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (FK Unand) Padang bekerjasama dengan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. M. Djamil Padang selenggarakan Pengenalan Dan Pelatihan Penanganan Awal Kasus Bedah Kritis untuk korban bencana. Kegiatan ini dilaksanakan di gedung Youth Centre Padang, Jl. Bgd Aziz Chan No. 2 Alang Laweh, Sumatra Barat, Sabtu (2/11/2024). […]

expand_less