Bupati Belitung Buka Seminar Pendidikan HUT ke-81 PGRI
- account_circle Iswandi
- calendar_month Rabu, 4 Nov 2026
- print Cetak

HITVBERITA.COM | TANJUNGPANDAN – Sebanyak 950 guru se-Kabupaten Belitung memadati Gedung Serba Guna H. Ishak Zainuddin, Jalan Jenderal A. Yani, Tanjungpandan, Rabu (4/11/2026).
Ratusan pendidik tersebut mengikuti pembukaan Seminar Pendidikan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2026.
Seminar yang dimulai pukul 08.40 WIB ini mengangkat judul “Komunikasi Guru di Masa Kini” dengan tema besar “Solidaritas Guru Berkualitas Menuju Indonesia Unggul dan Relevan”.
Rangkaian acara pembukaan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PGRI, dilanjutkan tari selamat datang dari Sanggar Tari SDN 17 Tanjungpandan, pembacaan doa, dan laporan panitia.

Ketua Panitia: Seminar Bekali Seni Komunikasi Efektif
Ketua Panitia, Zainal Arifin, S.Pd.I., mengatakan seminar ini bukan sekadar seremonial, melainkan strategi memperkuat komitmen guru dalam menjawab tantangan zaman.
“Seminar ini untuk membekali pendidik dengan seni komunikasi efektif sebagai pilar utama menjaga bangsa di masa kini dan masa depan,” ujar Zainal.
Ia menjelaskan, tujuan seminar meliputi empat hal, yakni meningkatkan keterampilan komunikasi aktif guru, memperkuat peran guru sebagai tonggak bangsa, mempererat solidaritas profesi, dan merumuskan pendekatan pembelajaran yang berkelanjutan.

Ketua PGRI Belitung Ajak Guru Upgrade Diri.
Ketua PGRI Kabupaten Belitung, Zuhri, S.Pd.SD., menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Belitung terhadap PGRI.
Menurut dia, tema komunikasi guru relevan untuk mewujudkan satuan pendidikan yang ramah lingkungan dan bebas dari kekerasan di sekolah.
“PGRI hadir untuk seluruh anggotanya. Marilah kita bersama-sama meng-upgrade diri untuk menyiapkan Indonesia Emas 2045,” ajak Zuhri.

Bupati: Keterbatasan Fasilitas Jangan Matikan Kreativitas.
Bupati Belitung, H. Djoni Alamsyah Hidayat, S.Sos., dalam sambutannya menegaskan pembangunan daerah tidak hanya soal infrastruktur jalan, jembatan, pelabuhan, dan bandara, tetapi yang utama adalah membangun kualitas sumber daya manusia.
Bupati mengakui kemampuan keuangan Pemerintah Kabupaten Belitung saat ini terbatas. Namun, ia memastikan pendidikan tetap menjadi program prioritas.
“Satu hal yang ingin saya tegaskan, keterbatasan ini jangan dijadikan hambatan. Keterbatasan fasilitas tidak boleh mematikan kreativitas dan tidak boleh mengalahkan semangat kita untuk mencerdaskan anak-anak kita,” tegas Djoni.
Bupati menilai pembelajaran yang hebat tidak harus dimulai dari gedung megah dan fasilitas mahal. Kekuatannya terletak pada ketulusan, disiplin, dan keteladanan seorang guru.
Terkait tema komunikasi, Bupati berpesan agar guru tidak lagi dominan dengan metode ceramah satu arah.
“Anak-anak kita sekarang sangat dekat dengan internet dan teknologi digital. Guru harus jadi pembimbing cara berpikir dan pembentuk karakter. Bangun komunikasi dua arah, beri kesempatan murid bertanya, menyampaikan pendapat, bahkan kritik,” pesannya.
Ia juga mengingatkan agar guru tidak cepat memberi label buruk kepada siswa.
“Guru hebat itu bukan yang hanya menghasilkan murid pandai mengerjakan soal, tapi yang melahirkan manusia yang mampu berpikir, mengambil keputusan, dan punya prinsip. Ilmu tanpa moralitas bisa menjadi alat untuk merusak,” tandasnya.
Acara ini dihadiri Sekretaris Daerah Belitung H. Marzuki, S.IP., Ketua DPRD Vina Cristyn Ferani, S.E., Danlanud H.AS Hanandjoeddin yang diwakili Karuops Lettu Lek Novi Fajar Sakti, Plh Kasatgaswil Kepulauan Bangka Belitung Densus 88 AT Polri Kombes Pol Syamsubair, S.I.K., M.H., Kakanwil Kemenag H. Suyanto, S.Ag., M.E., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tomi Wardiansyah, S.Sos., serta tamu undangan lainnya.
Tepat pukul 10.00 WIB, acara pembukaan selesai dan dilanjutkan dengan Seminar Pendidikan.
(HINETWORK)
- Penulis: Iswandi
- Editor: Redaksi Hitvberita.com
- Sumber: Lis






Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.