Arus Mudik H-2 Lintas Selatan Buntu–Sumpiuh Masih Lancar, Volume Kendaraan Mulai Meningkat
- account_circle Catur Indra
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Untuk membantu pengamanan arus mudik jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, ormas Banser dan Pagar Nusa PC Banyumas dirikan Posko Arus Mudik di sejumlah titik. (dok/foto/catur)
Pantauan arus mudik H-2 di jalur lintas selatan Jawa, ruas Perempatan Buntu–Sumpiuh, terpantau relatif lancar meski terjadi peningkatan volume kendaraan pada malam hari.
BANYUMAS, HITV — Memasuki H-2 jelang Hari Raya Idul Fitri, arus mudik di jalur lintas selatan Jawa yang menghubungkan Perempatan Buntu hingga Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, masih terpantau aman dan terkendali.
Jalur ini menjadi salah satu alternatif favorit pemudik dari arah barat seperti Jakarta, Bandung, hingga Tasikmalaya menuju wilayah timur Jawa, termasuk Cilacap dan sekitarnya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, peningkatan arus kendaraan mulai terlihat pada Kamis malam sekitar pukul 19.00 WIB. Meski demikian, kondisi lalu lintas masih tergolong lancar dan belum terjadi antrean panjang maupun kemacetan berarti.
Pengamanan di sepanjang jalur ini dilakukan secara terpadu oleh aparat kepolisian bersama unsur pengamanan lainnya. Posko-posko pengamanan juga didirikan oleh Barisan Ansor Serbaguna (Banser) yang berkolaborasi dengan Pagar Nusa PC Banyumas.
Sejumlah personel turut terlibat aktif, di antaranya Abdul Muhaimin yang akrab disapa Abang Komeng, Sohib Maryanto, serta tim Banser lainnya termasuk Hapidz.
Diketahui, Banser Banyumas menyiapkan sebanyak 27 titik posko pengamanan yang tersebar di berbagai lokasi strategis.
Pengamanan ini dioptimalkan sejak H-3 hingga H+3 Lebaran. Bahkan, perhatian khusus juga diberikan pada titik-titik wisata yang diperkirakan akan mengalami lonjakan pengunjung pasca Lebaran, mengingat tradisi masyarakat yang kerap memanfaatkan momen libur untuk berwisata bersama keluarga.
- Penulis: Catur Indra




Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.