Garut Jadi Lokasi Uji Petik Nasional, BGN dan Bappenas Evaluasi Kebijakan Program Makan Bergizi Gratis
- account_circle Redaksi
- calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
- visibility 35
- comment 0 komentar
- print Cetak

Penulis: Kang Aden
Sebagai upaya memperbaiki penerapan Program MBG, Kabupaten Garut menjadi lokasi uji petik nasional yang dikunjungi langsung oleh tim BGN dan Bappenas.
HITVBERITA.COM | Garut – Kabupaten Garut menjadi salah satu lokasi uji petik nasional dalam evaluasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kunjungan kerja Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) berlangsung di Ruang Rapat Bupati Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (24/11/2025).
Sekretaris Daerah (Sekda) Garut, Nurdin Yana, menyampaikan bahwa kehadiran tim BGN dan Bappenas bertujuan melakukan monitoring sekaligus memberikan masukan terhadap pelaksanaan program MBG di daerah.
“Alhamdulillah kita berdiskusi banyak. Mereka ingin mengevaluasi sekaligus memberikan treatment dalam kerangka melengkapi kondisi eksisting, sehingga ke depan program MBG bisa terealisasi dengan sebaik-baiknya,” ujar Nurdin.
Sebagai tindak lanjut, Pemkab Garut akan menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk memperkuat temuan lapangan. Tim Bappenas juga dijadwalkan turun langsung ke sekolah dan wilayah terkait guna memotret kondisi aktual. Hasil kajian ini akan menjadi masukan bagi pemerintah pusat dalam menyusun kebijakan lanjutan.
Harapan Regulasi Berbasis Realitas
Nurdin menekankan pentingnya regulasi yang lahir dari kondisi nyata di lapangan. Menurutnya, hal ini akan memberikan keberpihakan kepada pemerintah kabupaten/kota agar dapat menjalankan fungsi sesuai kewenangan dalam mempercepat peningkatan program MBG.
Direktur Perdesaan, Daerah Afirmasi dan Transmigrasi Bappenas, Mohammad Roudo, menyampaikan apresiasi kepada Garut yang menjadi salah satu dari 14 lokasi uji petik strategis.
“Kami memiliki 14 lokasi uji petik, salah satunya Garut,” jelasnya.
Roudo menambahkan, kajian ini dilakukan untuk melihat sejauh mana penerapan kebijakan MBG di berbagai wilayah dengan karakteristik berbeda.
“Dari hasil uji petik ini kita melihat apa yang berbeda, apa yang perlu ditekankan, tantangan yang dihadapi, serta rekomendasi perbaikannya,” ujarnya.
Program Nasional
Roudo menegaskan bahwa MBG merupakan program besar yang harus berjalan seragam di seluruh Indonesia, meski kondisi tiap daerah berbeda. Tindak lanjut dari Bappenas adalah menyelesaikan kajian, mendiseminasi hasil, serta menyusun rekomendasi penguatan kebijakan, bahkan desain baru jika diperlukan.
Kunjungan lapangan di Garut akan berlangsung selama tiga hari, 24–26 November 2025. Roudo berharap kegiatan ini dapat memberikan informasi yang diperlukan untuk penyempurnaan kebijakan MBG di Kabupaten Garut.
- Penulis: Redaksi
