Rabu, 3 Jun 2026
light_mode

Gaya Kepemimpinan di Purwakarta: Abang Ijo Cari Panggung, Om Zein Rangkul Rakyat!

  • account_circle
  • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
  • print Cetak

Kasus Pungutan Liar (Pungli) Parkir Di Waduk Cirata Yang Baru-Baru Ini Viral Nampaknya Bukan Sekadar peristiwa Pelanggaran Hukum Biasa. Lebih Dari Itu, Kasus Ini Mencerminkan Dua Gaya Kepemimpinan Yang Sangat Kontras Di Purwakarta. Satu Pendekatan Yang Humanis dan Solutif, Sementara Yang Lainnya Reaktif dan Terkesan Arogan!

HITVBERITA.COM | Purwakarta– Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin, lebih dulu muncul ke publik dengan pernyataan keras. Ia mengapresiasi penangkapan para pelaku pungli dan menyoroti keresahan masyarakat terkait masalah tersebut.

Namun, kritik muncul terhadap tindakannya yang dinilai hanya reaktif—terlalu cepat marah di media sosial, tetapi kurang memberikan solusi konkret.

Tubagus Rizky Putra, dari Sapma Purwakarta, menilai Abang Ijo seolah tampil sebagai penegak keadilan di depan kamera, tetapi setelah itu tidak ada langkah penyelesaian yang nyata.

“Ia marah-marah di media sosial, namun tak ada solusi bagi warga yang sedang kesulitan ekonomi,” ujar Tebe, sapaan akrabnya.

Menurut Tebe, gaya kepemimpinan seperti itu hanya menimbulkan ketakutan sesaat tanpa adanya perubahan jangka panjang.

“Rakyat membutuhkan pemimpin yang mendengar dan membantu, bukan sekadar mencari sensasi viral,” tambahnya.

Berbeda dengan Abang Ijo, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, yang akrab disapa Om Zein, malah memilih pendekatan yang lebih lembut dan empatik.

Dalam sebuah video viral, ia tampak duduk bersama para pelaku pungli dengan penuh kasih sayang, sembari mengatakan, “Saya ini ibarat bapak, dan kalian semua anak-anak saya. Kalau ada anak yang salah, tetap saya cinta, tapi saya ingin anak-anak saya berubah menjadi lebih baik.”

Dalam kesempatan tersebut, Om Zein tidak hanya mengkritik, tetapi juga menawarkan solusi konkret, seperti bantuan sementara, pelatihan, dan penempatan kerja bagi para pelaku pungli yang mengaku melakukannya karena kesulitan ekonomi.

Pendekatan humanis yang ditunjukkan Om Zein mendapat banyak pujian dari masyarakat. Warga merasa bahwa pemimpin seperti Om Zein hadir tidak hanya di depan kamera, tetapi juga ketika rakyat benar-benar membutuhkan perhatian dan solusi. Tebe menambahkan, “Perbedaan ini sangat jelas—pemimpin yang marah untuk tampil, dan pemimpin yang tenang untuk menyembuhkan.”

Di tengah hiruk-pikuk politik pencitraan, kasus pungli di Waduk Cirata menjadi ujian nyata bagi kepemimpinan di Purwakarta.

Rakyat kini dihadapkan pada pilihan yang jelas: pemimpin yang empatik dan solutif, atau pemimpin yang hanya pandai beretorika dan mencari popularitas. Pilihan ini, pada akhirnya, akan menentukan masa depan Purwakarta. (**)

Reporter: Raffa Christ Manalu
Editor: AYS Prayogie

  • Penulis:

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KADIVPAS KANWIL KEMENKUMHAM BABEL CEK KESIAPAN OPERASIONAL BAPAS TANJUNGPANDAN

    KADIVPAS KANWIL KEMENKUMHAM BABEL CEK KESIAPAN OPERASIONAL BAPAS TANJUNGPANDAN

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM|Belitung – Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Babel melaksanakan monitoring ke Balai Pemasyarakatan Kelas II Tanjungpandan Kamis (12/09). Kegiatan tersebut dalam rangka mengecek kesiapan pelaksanaan Tusi maupun Pelayanan Publik di Bapas yang baru beroperasional. Dalam Kunjungan tersebut Kadivpas didampingi Kabapas Kelas II Tanjungpandan Rivan Azwandi beserta pejabat struktural […]

  • Mencari Herman, Nelayan Pulau Mepar yang Tak Pulang

    Mencari Herman, Nelayan Pulau Mepar yang Tak Pulang

    • 0Komentar

    Penulis: Ruslan LGA Fajar belum merekah ketika Herman, 46 tahun, melangkah meninggalkan rumah panggungnya di tepi laut, Senin (11/8/2025) dini hari. Ia menurunkan jaring, menyiapkan lampu petromaks, lalu menghidupkan mesin perahu kayu yang menjadi teman setianya melaut. HITVBERITA.COM | Pulau Mepar—Pukul 02.30 WIB, suara deru mesin kecil itu memudar di antara riak gelap perairan Lingga. […]

  • Batam Sedang Dirampok: Kejahatan Lingkungan yang Dibiarkan oleh Kekuasaan!

    Batam Sedang Dirampok: Kejahatan Lingkungan yang Dibiarkan oleh Kekuasaan!

    • 0Komentar

    Batam tidak sedang mengalami pembangunan. Batam saat ini justru sedang dirampok oleh pelaku kejahatan lingkungan yang dibiarkan oleh kekuasaan! PULAU kecil ini dihancurkan secara sistematis melalui galian C dan praktik cut and fill ilegal yang berlangsung masif, terang-terangan, dan tanpa rasa takut. Yang lebih mengerikan, kejahatan lingkungan ini tidak terjadi secara sembunyi-sembunyi, melainkan di hadapan […]

  • Forum Ormas Purwakarta Kecam Proyek Lippo Land

    Forum Ormas Purwakarta Kecam Proyek Lippo Land

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | PURWAKARTA – Forum Ormas dan LSM Kabupaten Purwakarta yang terdiri dari Ormas Gibas Resort Purwakarta, Marcab LSM Barak Indonesia, MPC Ormas Pemuda Pancasila, dan DPD LSM Laskar NKRI mengecam proyek perumahan “Hunian Warisan Bangsa” dibawah naungan pengembang properti terkemuka Lippo Land. Forum Ormas dan LSM Kabupaten Purwakarta ini menilai pengembang Lippo Land telah […]

  • Empat Paslon Peserta Pilkada Purwakarta 2024, Jalani Pemeriksaan Kesehatan di RSHS Bandung

    Empat Paslon Peserta Pilkada Purwakarta 2024, Jalani Pemeriksaan Kesehatan di RSHS Bandung

    • 0Komentar

    HITVBerita.Com | Bandung – Empat pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati peserta Pilkada Purwakarta 2024 melaksanakan pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024. Kegiatan pemeriksaan kesehatan tersebut dihadiri ke empat pasangan calon bupati dan wakil bupati Purwakarta, diantaranya pasangan Ambu Anne-Budi Hermawan, pasangan Oom Zein-Abang Ijo Hapidin, pasangan Zaenal Arifin-Sona […]

  • MTs Negeri 3 Purwakarta: Tidak Menyediakan Seragam Sekolah di Koperasi

    MTs Negeri 3 Purwakarta: Tidak Menyediakan Seragam Sekolah di Koperasi

    • 0Komentar

    Penulis: Raffa Christ Manalu Maraknya pemberitaan yang menyoroti dugaan praktik penjualan seragam sekolah yang terjadi dalam satu dekade di Sekolah Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 3 Kabupaten Purwakarta mendapat klarifikasi dari Kepala Sekolah, Dede Akhmad Junaedi.  Klarifikasi disampaikan melalui Hubungan Masyarakat (Humas) Sujana yang menegaskan, di MTs Negeri 3 Kabupaten Purwakarta tidak pernah melakukan pengadaan seragam […]

expand_less