Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Gaya Kepemimpinan di Purwakarta: Abang Ijo Cari Panggung, Om Zein Rangkul Rakyat!

  • account_circle
  • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
  • print Cetak

Kasus Pungutan Liar (Pungli) Parkir Di Waduk Cirata Yang Baru-Baru Ini Viral Nampaknya Bukan Sekadar peristiwa Pelanggaran Hukum Biasa. Lebih Dari Itu, Kasus Ini Mencerminkan Dua Gaya Kepemimpinan Yang Sangat Kontras Di Purwakarta. Satu Pendekatan Yang Humanis dan Solutif, Sementara Yang Lainnya Reaktif dan Terkesan Arogan!

HITVBERITA.COM | Purwakarta– Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin, lebih dulu muncul ke publik dengan pernyataan keras. Ia mengapresiasi penangkapan para pelaku pungli dan menyoroti keresahan masyarakat terkait masalah tersebut.

Namun, kritik muncul terhadap tindakannya yang dinilai hanya reaktif—terlalu cepat marah di media sosial, tetapi kurang memberikan solusi konkret.

Tubagus Rizky Putra, dari Sapma Purwakarta, menilai Abang Ijo seolah tampil sebagai penegak keadilan di depan kamera, tetapi setelah itu tidak ada langkah penyelesaian yang nyata.

“Ia marah-marah di media sosial, namun tak ada solusi bagi warga yang sedang kesulitan ekonomi,” ujar Tebe, sapaan akrabnya.

Menurut Tebe, gaya kepemimpinan seperti itu hanya menimbulkan ketakutan sesaat tanpa adanya perubahan jangka panjang.

“Rakyat membutuhkan pemimpin yang mendengar dan membantu, bukan sekadar mencari sensasi viral,” tambahnya.

Berbeda dengan Abang Ijo, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, yang akrab disapa Om Zein, malah memilih pendekatan yang lebih lembut dan empatik.

Dalam sebuah video viral, ia tampak duduk bersama para pelaku pungli dengan penuh kasih sayang, sembari mengatakan, “Saya ini ibarat bapak, dan kalian semua anak-anak saya. Kalau ada anak yang salah, tetap saya cinta, tapi saya ingin anak-anak saya berubah menjadi lebih baik.”

Dalam kesempatan tersebut, Om Zein tidak hanya mengkritik, tetapi juga menawarkan solusi konkret, seperti bantuan sementara, pelatihan, dan penempatan kerja bagi para pelaku pungli yang mengaku melakukannya karena kesulitan ekonomi.

Pendekatan humanis yang ditunjukkan Om Zein mendapat banyak pujian dari masyarakat. Warga merasa bahwa pemimpin seperti Om Zein hadir tidak hanya di depan kamera, tetapi juga ketika rakyat benar-benar membutuhkan perhatian dan solusi. Tebe menambahkan, “Perbedaan ini sangat jelas—pemimpin yang marah untuk tampil, dan pemimpin yang tenang untuk menyembuhkan.”

Di tengah hiruk-pikuk politik pencitraan, kasus pungli di Waduk Cirata menjadi ujian nyata bagi kepemimpinan di Purwakarta.

Rakyat kini dihadapkan pada pilihan yang jelas: pemimpin yang empatik dan solutif, atau pemimpin yang hanya pandai beretorika dan mencari popularitas. Pilihan ini, pada akhirnya, akan menentukan masa depan Purwakarta. (**)

Reporter: Raffa Christ Manalu
Editor: AYS Prayogie

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Gurye, Korea Selatan, Soonho Kim Kunjungi Purwakarta untuk Jalin Kerja Sama Sister City

    Bupati Gurye, Korea Selatan, Soonho Kim Kunjungi Purwakarta untuk Jalin Kerja Sama Sister City

    • 0Komentar

    Bupati Gurye, Korea Selatan, Soonho Kim, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Purwakarta pada Minggu, 23 Maret 2025, untuk membahas rencana kerja sama Sister City atau Kota Kembar dengan Pemerintah Kabupaten Purwakarta. HITVBERITA.COM | Jakarta – Kedatangan Soonho Kim disambut langsung oleh Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, yang akrab disapa Om Zein, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) […]

  • Hari Pers Nasional 2026: Menjaga Pers Sehat di Tengah Arus Digital

    Hari Pers Nasional 2026: Menjaga Pers Sehat di Tengah Arus Digital

    • 0Komentar

    Oleh: Jessica Evangeli Aris SETIAP 9 Februari, insan pers Indonesia memperingati Hari Pers Nasional (HPN) sebagai penanda sejarah panjang perjuangan jurnalistik di negeri ini. PENETAPAN HPN melalui Keputusan Presiden Nomor 5 Tahun 1985 merujuk pada tanggal berdirinya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), 9 Februari 1946 di Surakarta. Momentum ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan pengingat atas […]

  • Ari Klarifikasi Dugaan Penjualan Mainan Gosok-Gosok di Bazar Fantasi Anak

    Ari Klarifikasi Dugaan Penjualan Mainan Gosok-Gosok di Bazar Fantasi Anak

    • 1Komentar

    Isu dugaan penjualan mainan gosok-gosok di Bazar Arena Fantasi Anak menuai perhatian. Menanggapi hal tersebut, Ari, pelaku UMKM di Dabo Singkep, angkat bicara dan menyampaikan klarifikasi atas tudingan yang beredar. LINGGA | HITV – Ari, pelaku UMKM di Dabo Singkep, memberikan klarifikasi terkait dugaan penjualan mainan gosok-gosok di Bazar Arena Fantasi Anak. Ia menegaskan bahwa […]

  • Lanal Dabo Singkep dan Warga Batu Berdaun Gotong Royong Berantas DBD

    Lanal Dabo Singkep dan Warga Batu Berdaun Gotong Royong Berantas DBD

    • 0Komentar

    Upaya mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) terus digencarkan di wilayah Kabupaten Lingga. LINGGA, HITV — Dimulai pada Rabu pagi, (13/5/2026), jajaran Lanal Dabo Singkep bersama pemerintah kecamatan, perangkat desa, dan masyarakat menggelar gotong royong pemberantasan sarang nyamuk di Kampung Baru, Desa Batu Berdaun, Kecamatan Singkep. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.40 WIB itu difokuskan […]

  • Wabup Berharap, Klinik Abang Ijo Bisa Bermanfaat Bagi Masyarakat Kurang Mampu di Purwakarta!

    Wabup Berharap, Klinik Abang Ijo Bisa Bermanfaat Bagi Masyarakat Kurang Mampu di Purwakarta!

    • 2Komentar

    Ratusan masyarakat Purwakarta, khususnya warga Kecamatan Bungursari, hadir dalam acara Grand Opening Klinik Abang Ijo yang berlokasi di Harper By Aston Hotel, Jalan Raya Bungursari, Kabupaten Purwakarta, Jumat (7/3/2025). HITVBERITA.COM | PURWAKARTA – Acara peresmian Klinik yang dinamai “Klinik Abang Ijo” tersebut ditandai dengan pemotongan pita yang dilakukan oleh ibu kandung Abang Ijo Hapidin didampingi […]

  • Keluarga Korban Tabrak Lari Tuntut Keadilan, Proses Hukum Mandek

    Keluarga Korban Tabrak Lari Tuntut Keadilan, Proses Hukum Mandek

    • 0Komentar

    Penulis: Ruslan LGA Kasus tabrak lari yang menewaskan Jun Hong atau yang akrab disapa Ibuk Ami di Jalan Kelurahan Raya hingga kini belum menemukan titik terang. Meski sudah berbulan-bulan berlalu, keluarga korban menilai proses hukum berjalan lamban dan tak kunjung memberi kepastian. HITVBERITA.COM | Lingga — Keluarga menyebut ada satu nama yang diduga sebagai pelaku, […]

expand_less