Massa Aksi Desak Mus Mulyadi Mundur dari Jabatan Inspektur TapTeng
- account_circle Redaksi
- calendar_month Senin, 29 Sep 2025
- visibility 20
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ribuan massa yang tergabung dalam Permak gerudug kantor Inspektorat TapTeng desak Mus Mulyadi Malau mundur dari jabatannya. (Dok/Foto/Raffa/HiTv)
Penulis: Raffa Christ Manalu
Kepala Inspektorat atau Inspektur Daerah Kabupaten Tapanuli Tengah (TapTeng), Mus Mulyadi Malau menyatakan siap mengundurkan diri atau dicopot oleh Bupati dari jabatannya, atas desakan ratusan warga yang menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Inspektorat Kabupaten Tapanuli Tengah di Kota Pandan, Sumatera Utara (Sumut), Senin 29 September 2025.
HITVBERITA.COM | TapTeng – Massa pengunjuk rasa menyebutkan ketidakpercayaan mereka terhadap Mus Mulyadi Malau sebagai kepala inspektorat Kabupaten TapTeng, karena dinilai tidak mampu melaksanakan tugas atau memproses banyaknya laporan masyarakat terkait dugaan penyelewengan dana desa (DD) di wilayah tersebut.
“Kami masyarakat TapTeng meminta kepala inspektorat segera mengundurkan diri, karena dianggap tidak mampu menyelesaikan penyelewengan dana desa dengan transparansi, sehingga selalu berbenturan dengan masyarakat,” kata Purba, Sekretaris Permak TapTeng dalam orasinya.
Ketua Umum Permak, Maslan Simanjuntak saat berdialog dengan Kapolres TapTeng AKBP Wahyu Endrajaya. (Dok/Foto/Raffa/HiTv)
Aksi unjuk rasa yang tergabung dalam organisasi Perkumpulan Masyarakat Anti Korupsi atau Permak Kabupaten TapTeng ini, menyebutkan bahwa kepala inspektorat Mus Mulyadi Malau tidak pernah memberikan respons yang baik kepada masyarakat yang melaporkan dugaan penyelewengan dana desa. Menurut mereka, pihak inspektorat seharusnya menganggap masyarakat sebagai mitra pengawasan dilapangan.
“Kami menilai bahwa inspektorat TapTeng tidak memiliki pendirian yang baik untuk pencegahan korupsi dana desa. Hal ini terbukti dengan masih maraknya dugaan korupsi terkait pengelolaan dana desa. Inspektorat tidak bekerja secara profesional, mereka cenderung menutup-nutupi persoalan dan memperburuk citra inspektorat TapTeng,” kata Sekjen Permak tersebut.
Dalam aksi massa tersebut, situasi sempat memanas karena kepala inspektorat TapTeng, Mus Mulyadi Malau tidak ada di kantornya. Menurut informasi yang beredar, Mus Mulyadi sedang berada diluar kota. Aksi massa pun ngotot agar kepala inspektorat dihadirkan di hadapan pengunjuk rasa.
Menyikapi situasi yang kian memanas, Kapolres TapTeng, AKBP Wahyu Endrajaya langsung bertindak, dan melakukan upaya komunikasi melalui sambungan video call agar bisa berkomunikasi dengan masyarakat.
Melalui komunikasi video call tersebut, kepala inspektorat TapTeng, Mus Mulyadi Malau menyatakan kesiapannya untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Inspektur TapTeng. “Saya siap mengundurkan diri dari jabatan sebagai Inspektur TapTeng atau dicopot oleh Bupati,” ujar Mus Mulyadi Malau.
Usai mendapatkan jawaban dari kepala inspektorat Kabupaten TapTeng, aksi massa pun kemudian membubarkan diri dengan cara tertib. Mereka merasa puas atas tuntutan mereka yang juga di sanggupi oleh Mus Mulyadi Malau.
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar