Humas Lapas Batang Perkuat Kompetensi Komunikasi Publik, Siap Bangun Citra Positif Pemasyarakatan
- account_circle Hadi Lempe
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Personel Humas Lapas Kelas IIB Batang saat mengikuti Asistensi Kehumasan yang diselenggarakan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Tengah, (Dok/Foto/HL)
Upaya membangun kepercayaan publik tidak hanya bergantung pada kualitas pelayanan, tetapi juga pada kemampuan institusi menyampaikan informasi secara cepat, akurat, dan transparan.
BATANG, HITV – Atas dasar itu, jajaran Humas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Batang mengikuti Asistensi Kehumasan yang diselenggarakan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Tengah, Rabu (8/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan kapasitas sumber daya manusia bidang kehumasan agar mampu menjawab tantangan komunikasi publik di era keterbukaan informasi.
Seluruh personel humas Lapas Batang mengikuti rangkaian asistensi yang menghadirkan Direktur Teknologi Informasi dan Kerja Sama Pemasyarakatan, Kadiyono.
Dalam arahannya, Kadiyono menegaskan bahwa humas memiliki peran strategis sebagai wajah institusi sekaligus ujung tombak penyampaian informasi kepada masyarakat.
Karena itu, setiap informasi yang dipublikasikan harus dikelola secara profesional, faktual, dan mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan.
“Humas Pemasyarakatan harus selalu memberikan yang terbaik dalam menyajikan informasi kepada masyarakat. Melalui pengelolaan media yang aktif dan profesional, kita harus mampu menciptakan citra positif instansi serta secara cepat memitigasi dan menghilangkan citra negatif yang dapat mengganggu jalannya roda organisasi,” ujar Kadiyono.
Selain memberikan arahan strategis, kegiatan asistensi juga diisi pemaparan dari Tim Kerja Komunikasi Publik mengenai pengelolaan kehumasan modern. Materi yang disampaikan mencakup teknik penyusunan siaran pers yang memenuhi kaidah jurnalistik, strategi pengelolaan media sosial, hingga penyajian informasi yang mudah dipahami masyarakat.
Peserta juga memperoleh pembekalan mengenai teknik fotografi dan videografi untuk menghasilkan dokumentasi yang tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga mampu memperkuat pesan komunikasi lembaga. Kemampuan tersebut dinilai penting mengingat kebutuhan publik terhadap informasi visual yang semakin tinggi.

Direktur Teknologi Informasi dan Kerja Sama Pemasyarakatan, Kadiyono saat menyampaikan arahannya posisi kehumasan yang memiliki peran strategis sebagai ujung tombak institusi. (Dok/Foto/HL)
Kepala Lapas Kelas IIB Batang, Nurhamdan, menyambut positif penyelenggaraan asistensi tersebut.
MENURUT Nurhamdan, peningkatan kompetensi kehumasan menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat keterbukaan informasi sekaligus memperkenalkan berbagai program pembinaan dan pelayanan yang dijalankan Lapas Batang.
“Asistensi kehumasan ini sangat penting untuk meningkatkan kompetensi tim humas kami. Dengan arahan langsung dari Bapak Direktur TI dan Kerja Sama serta materi dari tim komunikasi publik, kami semakin siap mempublikasikan berbagai program pembinaan maupun pelayanan kepada masyarakat secara lebih kreatif, cepat, dan transparan,” kata Nurhamdan.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Batang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat fungsi kehumasan sebagai jembatan komunikasi antara institusi dan masyarakat.
Dengan pengelolaan informasi yang profesional, diharapkan setiap program pemasyarakatan dapat dipahami publik secara utuh sekaligus memperkuat citra positif institusi. (\•/)
Editor:
AYS Prayogie
Sumber:
Humas Lapas Klas 2 Batang
- Penulis: Hadi Lempe





Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.