Selasa, 13 Okt 2026
dark_mode

Kedaulatan Ekonomi: Antara Diplomasi Global dan Kekuatan dari Dalam 

  • account_circle Prof. Dr Nandan Limakrisna, ST, MM
  • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
  • print Cetak

Oleh: Nandan Limakrisna

Pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai pentingnya kunjungan luar negeri untuk mengamankan pasokan energi mencerminkan realitas geopolitik yang tidak bisa dihindari.

Dalam situasi global yang penuh ketidakpastian, terutama terkait energi dan rantai pasok, langkah diplomasi ekonomi memang menjadi bagian penting dari strategi negara.

Tidak dapat dipungkiri, dalam sistem ekonomi global saat ini, banyak negara masih saling bergantung. Energi, pangan, dan teknologi menjadi komoditas strategis yang ketersediaannya sering kali ditentukan oleh dinamika internasional. Dalam konteks ini, upaya pemerintah untuk menjalin kerja sama dengan negara lain merupakan langkah yang rasional dan diperlukan.

Namun demikian, di balik strategi eksternal tersebut, terdapat pertanyaan mendasar yang perlu dijawab secara jujur: sampai kapan Indonesia akan terus bergantung pada pihak luar untuk memenuhi kebutuhan strategisnya?

Sejarah ekonomi menunjukkan bahwa ketergantungan yang terlalu besar terhadap faktor eksternal dapat menjadi sumber kerentanan. Fluktuasi harga energi, konflik geopolitik, dan gangguan rantai pasok global dapat dengan cepat memengaruhi stabilitas ekonomi domestik. Dalam kondisi seperti ini, negara yang memiliki fondasi ekonomi internal yang kuat akan lebih mampu bertahan dibandingkan negara yang bergantung pada pasokan dari luar.

Oleh karena itu, diplomasi ekonomi harus diimbangi dengan pembangunan kedaulatan ekonomi dari dalam negeri. Kedaulatan ekonomi bukan berarti menutup diri dari dunia internasional, melainkan membangun kemampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar secara mandiri, serta memiliki sistem ekonomi domestik yang kuat dan berkelanjutan.

Indonesia sebenarnya memiliki modal yang sangat besar untuk mewujudkan hal tersebut. Dengan jumlah penduduk yang besar, sumber daya alam yang melimpah, serta jutaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Indonesia memiliki potensi untuk membangun sistem ekonomi yang bertumpu pada kekuatan rakyatnya sendiri.

Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya terorganisasi dalam satu sistem yang terintegrasi. Banyak pelaku usaha masih berjalan sendiri-sendiri, tanpa jaringan yang mampu memperkuat posisi mereka dalam pasar. Akibatnya, ekonomi domestik belum memiliki daya tahan yang optimal terhadap guncangan eksternal.

Dalam konteks ini, diperlukan pendekatan yang mampu mengintegrasikan berbagai elemen ekonomi masyarakat. Salah satu pendekatan yang dapat dikembangkan adalah Snowball Business Model (SBM), yaitu model ekonomi berbasis komunitas yang menekankan peran masyarakat sebagai produsen, konsumen, dan promotor dalam satu ekosistem.

Melalui pendekatan ini, aktivitas ekonomi tidak lagi terfragmentasi, tetapi saling terhubung dalam jaringan yang memperkuat satu sama lain. Produk yang dihasilkan oleh masyarakat diserap oleh pasar domestik yang sama, kemudian berkembang ke pasar yang lebih luas. Dengan demikian, tercipta siklus ekonomi yang berputar di dalam negeri secara berkelanjutan.

Jika sistem seperti ini dapat dibangun secara luas, maka ketahanan ekonomi Indonesia akan meningkat secara signifikan. Ketergantungan terhadap pasokan luar negeri dapat dikurangi, dan posisi Indonesia dalam percaturan global menjadi lebih kuat.

Diplomasi ekonomi tetap diperlukan, tetapi harus didukung oleh kekuatan internal yang kokoh. Tanpa fondasi ekonomi domestik yang kuat, diplomasi hanya akan menjadi upaya jangka pendek untuk menutup celah ketergantungan.

Sebaliknya, jika kedaulatan ekonomi rakyat dapat terwujud, Indonesia tidak hanya mampu bertahan dalam menghadapi gejolak global, tetapi juga dapat mengambil peran yang lebih besar dalam menentukan arah ekonomi dunia.

Pada akhirnya, kekuatan sebuah negara tidak hanya ditentukan oleh kemampuannya menjalin hubungan dengan pihak luar, tetapi oleh kemampuannya membangun kekuatan dari dalam. (\•/)

Tentang Penulis:

Prof. Dr. Nandan Limakrisna, ST, MM adalah Guru Besar Ilmu Manajemen di Universitas Persada Indonesia YAI (UPI YAI) yang menaruh perhatian pada kajian strategi bisnis, pemasaran, serta pengembangan ekonomi berbasis komunitas.

Ia aktif menulis dan memberikan pemikiran mengenai pemberdayaan UMKM, model bisnis kolaboratif, dan penguatan ekonomi rakyat.

Melalui berbagai tulisan dan forum akademik, ia juga memperkenalkan konsep Snowball Business Model (SBM) sebagai pendekatan pengembangan ekosistem ekonomi komunitas.

Pemikirannya banyak menyoroti pentingnya sinergi antara industrialisasi nasional dan ekonomi rakyat dalam pembangunan ekonomi Indonesia.

  • Penulis: Prof. Dr Nandan Limakrisna, ST, MM

Rekomendasi Untuk Anda

  • CEO Lingga Berbagi Kasih di Tengah Seminar Maulid, Salurkan 16 Paket Sembako

    CEO Lingga Berbagi Kasih di Tengah Seminar Maulid, Salurkan 16 Paket Sembako

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • 0Komentar

    Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Kabupaten Lingga tidak sekadar menjadi ruang refleksi keagamaan. DABO SINGKEP, HITV — Kegiatan yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Lingga itu juga menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan. Melalui program CEO Lingga Berbagi Kasih, Komunitas Motor Klasik CEO Lingga […]

  • Mahasiswa dan Elemen Masyarakat Unjuk Rasa di Gedung DPRD Purwakarta

    Mahasiswa dan Elemen Masyarakat Unjuk Rasa di Gedung DPRD Purwakarta

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • 0Komentar

    Penulis: Raffa Christ Manalu Ratusan Mahasiswa dan elemen masyarakat kembali melakukan aksi unjuk rasa menyampaikan aspirasi dan tuntutan terkait isu nasional dan lokal, Senin (1/9/2025), setelah sebelumnya mahasiswa yang mengatasnamakan Gerakan Cipayung Plus Purwakarta juga berunjukrasa di gedung DPRD Purwakarta. HITVBERITA.COM |Purwakarta –Kedatangan para mahasiswa yang tiba sekitar pukul 14.53 Wib, sebelum diterima Pimpinan DPRD […]

  • BK DPRD Purwakarta Panggil Anggota Berinisial MJ soal Video di Tempat Hiburan Malam

    BK DPRD Purwakarta Panggil Anggota Berinisial MJ soal Video di Tempat Hiburan Malam

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • 0Komentar

    Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Purwakarta memanggil seorang anggota DPRD berinisial MJ untuk dimintai klarifikasi terkait video yang beredar di media sosial. PURWAKARTA, HITV — Pemanggilan tersebut dilakukan setelah sebuah rekaman video yang disebut memperlihatkan MJ berada di salah satu tempat hiburan malam di wilayah Subang bersama seorang perempuan beredar luas di sejumlah platform media […]

  • Mendagri Tito Karnavian: Pemerintah Hormati Pembahasan RUU Pilkada Inisiatif DPR RI

    Mendagri Tito Karnavian: Pemerintah Hormati Pembahasan RUU Pilkada Inisiatif DPR RI

    • calendar_month Rabu, 21 Agt 2024
    • 0Komentar

    KOLASE FOTO: Mendagri Muhammad Tito Karnavian berikan keterangan pers usai Raker Badan Legislasi DPR RI dengan Pemerintah dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di Gedung Nusantara I Baleg DPR RI, Jakarta, Rabu 21 Agustus 2024. (dok/foto/sng HiTvBerita.COM | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan, pemerintah menghormati pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilihan […]

  • Soroti Ketimpangan Pasar Unggas, PINSAR Babel Minta Pemkab Belitung Lindungi Peternak Lokal

    Soroti Ketimpangan Pasar Unggas, PINSAR Babel Minta Pemkab Belitung Lindungi Peternak Lokal

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | Tanjung pandan – Keberlangsungan usaha peternak ayam mandiri di Kabupaten Belitung dinilai sedang tidak baik-baik saja. Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (PINSAR) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendesak Pemerintah Kabupaten Belitung untuk segera melakukan intervensi. Ketua PINSAR Babel, Yahya, SE, mengungkapkan, saat ini peternak rakyat menghadapi tekanan ganda. Di satu sisi, harga pakan terus merangkak […]

expand_less