Selasa, 20 Okt 2026
dark_mode

Kick-Off HPN 2026 di Banten Dimulai, PWI dan MIO Soroti Tantangan Ekonomi Media serta Ancaman Kebebasan Pers

  • account_circle Tata Rusmanto
  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
  • print Cetak

Rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Provinsi Banten resmi dimulai. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat bersama Dewan Pers menggelar Kick-Off HPN 2026 sekaligus peluncuran maskot di Alun-alun Kota Serang, pada hari Minggu, 30 November, sebulan menjelang berakhirnya tahun 2025.

SERANG | HITV — Kegiatan itu menandai dimulainya agenda nasional insan pers menuju puncak HPN Februari 2026, sekaligus menjadi ruang refleksi atas tantangan serius yang dihadapi dunia pers Indonesia hari ini.

Mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”, Kick-Off HPN 2026 tidak sekadar menjadi seremoni tahunan. Tema tersebut merefleksikan kegelisahan bersama insan pers di tengah disrupsi digital, tekanan ekonomi industri media, serta meningkatnya ancaman terhadap kebebasan pers.

Sejak pagi hari, pada kegiatan tersebut diisi dengan senam bersama dan jalan sehat yang melibatkan masyarakat, pelajar, komunitas, serta insan pers. Penampilan rampak bedug membuka rangkaian acara, menegaskan keterikatan pers dengan nilai-nilai budaya dan masyarakat yang dilayaninya.

Dalam kesempatan itu, PWI Banten juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan sejumlah mitra strategis, antara lain Bank Banten, Grup 1 Kopassus, serta Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Banten. Kerja sama ini dipandang sebagai upaya memperkuat dukungan lintas sektor terhadap keberlangsungan kegiatan HPN sekaligus ekosistem pers di daerah.

Acara dihadiri Ketua Umum PWI Pusat Ahmad Munir, perwakilan Dewan Pers Yogi Hadi Ismanto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, serta Gubernur Banten Andra Soni.

Ketua Umum PWI Pusat Ahmad Munir menegaskan bahwa tema HPN 2026 lahir dari kebutuhan mendesak untuk membenahi ekosistem pers secara menyeluruh. Menurut dia, pers yang sehat tidak mungkin terwujud jika perusahaan pers rapuh secara ekonomi dan wartawan bekerja dalam kondisi yang jauh dari sejahtera.

“Pers ingin sehat, memiliki ekosistem yang sehat dari sisi korporasinya, kontennya, hingga substansi pemberitaan kepada masyarakat. Itu hanya bisa terwujud jika ekonomi media kuat dan didukung semua pihak,” ujar Munir.

Ia menilai, di tengah persaingan dengan platform digital dan media sosial yang mengedepankan kecepatan dan sensasi, pers arus utama kerap berada dalam dilema antara tuntutan bisnis dan idealisme jurnalistik.

“Kalau ekonomi media rapuh, kualitas jurnalistik akan ikut tergerus. Ini yang harus kita jaga bersama,” kata Munir.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam sambutannya menekankan peran strategis pers di era post-truth, ketika arus informasi tidak lagi sepenuhnya berpijak pada fakta.

“Pers harus menjadi rujukan informasi yang terpercaya agar masyarakat mampu membedakan mana informasi yang benar dan mana yang menyesatkan,” ujar Kapolri.

Kritik Ekonomi Media dan Ancaman Kebebasan Pers

Di luar agenda utama Kick-Off HPN 2026, Ketua Umum Media Independen Online (MIO) Indonesia, AYS Prayogie, menyampaikan pandangan kritis terkait kondisi industri media nasional. Ia menilai tema HPN 2026 relevan, namun harus diikuti dengan langkah konkret untuk menjawab persoalan struktural yang dihadapi media, khususnya media online.

Ketua Umum Media Independen Online (MIO) Indonesia, AYS Prayogie. (Dok/Foto/Hitv)

“Fakta di lapangan menunjukkan banyak perusahaan pers bertahan dalam kondisi ekonomi yang sangat berat. Ketergantungan pada iklan, ketimpangan distribusi belanja iklan pemerintah, hingga dominasi platform digital global membuat media lokal dan independen berada dalam posisi rentan,” ujar Prayogie.

Menurut Prayogie, tekanan ekonomi tersebut berdampak langsung pada kualitas kerja jurnalistik dan kesejahteraan wartawan. Dalam situasi tertentu, kata dia, media bahkan berada pada posisi tawar yang lemah ketika berhadapan dengan kekuasaan maupun kepentingan modal.

“Ketika ekonomi media lemah, ancaman terhadap independensi dan kebebasan pers menjadi nyata. Pers bisa ditekan secara halus, baik melalui akses informasi, iklan, maupun relasi kekuasaan,” kata Prayogie.

Ia juga menyoroti meningkatnya kecenderungan kriminalisasi, intimidasi, dan pembungkaman terhadap karya jurnalistik kritis, khususnya yang menyentuh isu-isu strategis dan kepentingan publik.

“Kebebasan pers hari ini tidak hanya diuji oleh kekerasan fisik, tetapi juga oleh tekanan ekonomi dan regulasi yang berpotensi multitafsir. Ini harus menjadi perhatian serius semua pemangku kepentingan,” ujarnya.

Prayogie menegaskan bahwa peringatan HPN seharusnya menjadi momentum kolektif untuk memastikan pers tetap berdiri independen, kritis, dan berpihak pada kepentingan publik, bukan sekadar agenda seremonial.

Ruang Refleksi Bersama

Kick-Off HPN 2026 Banten juga dimaknai sebagai upaya mendekatkan pers dengan masyarakat di tengah menurunnya tingkat kepercayaan publik terhadap media. Munir menilai, relasi pers dan publik harus terus diperkuat agar media tidak terjebak menjadi menara gading.

Menuju puncak HPN Februari 2026, PWI menyiapkan berbagai agenda, mulai dari lomba karya jurnalistik, seminar, diskusi publik, focus group discussion (FGD), hingga pagelaran budaya. Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang refleksi bersama atas masa depan pers Indonesia.

Antusiasme masyarakat terlihat dari keterlibatan pelajar. Kemas Rizki Putra Ramadhan, siswa SMA Negeri 1 Kota Serang, berharap kegiatan ini dapat mendorong generasi muda lebih peduli terhadap pentingnya informasi yang benar dan bertanggung jawab.

Melalui Kick-Off HPN 2026 ini, insan pers diingatkan kembali bahwa tantangan pers hari ini tidak hanya soal teknologi, tetapi juga soal keberanian menjaga independensi, memperjuangkan keberlanjutan ekonomi media, dan mempertahankan kebebasan pers sebagai pilar demokrasi. (/*/*/)

Sumber:
Humas MIO Indonesia

  • Penulis: Tata Rusmanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antisipasi Korupsi Aparatur Desa, Kajari Purwakarta Sosialisasikan Program Jaksa Garda Desa

    Antisipasi Korupsi Aparatur Desa, Kajari Purwakarta Sosialisasikan Program Jaksa Garda Desa

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2024
    • 1Komentar

    Kolase Foto HITV: Terkait sosialisasi penerangan hukum kepada aparatur pemerintah desa di wilayah Kabupaten Purwakarta melalui Program Jaksa Garda Desa, yang digelar di Aula Kantor Desa Dangdeur, pada Selasa 8 Oktober 20l24. (dok/foto/raffa) HiTvBerita.COM | PURWAKARTA – Kegiatan sosialisasi penerangan hukum lewat Program Jaksa Garda Desa, yang digelar di Aula Kantor Desa Dangdeur, pada Selasa […]

  • “Yohanna”, Potret Sunyi dari Sumba: Ketika Kemanusiaan Menjadi Bahasa Bersama

    “Yohanna”, Potret Sunyi dari Sumba: Ketika Kemanusiaan Menjadi Bahasa Bersama

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • 0Komentar

    Film Yohanna tidak sekadar hadir sebagai tontonan, melainkan sebagai cermin yang memantulkan realitas sosial yang kerap luput dari perhatian. Berlatar Sumba, Nusa Tenggara Timur, film ini mengajak penonton menelusuri lapisan-lapisan kemanusiaan—dari luka akibat bencana hingga keteguhan harapan yang tumbuh di tengah keterbatasan. JAKARTA, HITVberita — Mulai tayang di bioskop seluruh Indonesia pada 9 April 2026, […]

  • Mutasi Terselubung di SMAN 4 Depok, Disdik Jabar Diminta Jangan Tutup Mata!

    Mutasi Terselubung di SMAN 4 Depok, Disdik Jabar Diminta Jangan Tutup Mata!

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • 0Komentar

    Mamad Mahfudin, Kepala Sekolah SMAN 4 dan SMAN 4 Terbuka Depok. (Foto/El/Hitv) Penulis: Erwin Lubis Kebijakan Kepala SMAN 4 Depok, Mamad Mahpudin, memindahkan dua siswa yang tidak naik kelas ke SMAN 4 Terbuka menuai kritik. Mamad berkeras langkah itu sah dan bukan mutasi, lantaran dirinya tetap menjabat kepala sekolah di dua satuan pendidikan tersebut. HITVBERITA.COM […]

  • Innalillahi, Jamaah Masjid Agung Al-Huda Tembilahan Berduka atas Wafatnya Saudara Ujang

    Innalillahi, Jamaah Masjid Agung Al-Huda Tembilahan Berduka atas Wafatnya Saudara Ujang

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • 0Komentar

    Seorang jamaah yang dikenal dengan nama Ujang meninggal dunia setelah sempat mendapatkan penanganan medis, meninggalkan duka mendalam bagi para pengurus dan jamaah yang selama ini mengenalnya.  KARIMUN | HITV – Kabar duka datang dari Masjid Agung Al-Huda Tembilahan. Seorang jamaah yang dikenal dengan nama Ujang meninggal dunia pada Minggu, 15 Februari 2025, setelah sempat mendapatkan […]

  • Laporan Buat Polda Kepri: Salon Yenny Diduga Jadi Tempat Penjualan Togel, Polres Lingga Tutup Mata!

    Laporan Buat Polda Kepri: Salon Yenny Diduga Jadi Tempat Penjualan Togel, Polres Lingga Tutup Mata!

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • 1Komentar

      Dugaan praktik perjudian jenis togel kembali mencuat di Kabupaten Lingga. Sebuah salon kecantikan, Salon Yenny, disebut-sebut berubah fungsi menjadi tempat penjualan togel atau siji nomer yang diduga dikelola seorang pria bernama Joli.  LINGGA | HITV — Dari hasil pemantauan yang dilakukan HITV, Rabu (3/12/2025), memperlihatkan adanya aktivitas mencurigakan di dalam salon tersebut. Pintu salon […]

  • Tiga Pramusaji Rumdin Gubernur Riau Dipanggil KPK Terkait Kasus Jatah Preman

    Tiga Pramusaji Rumdin Gubernur Riau Dipanggil KPK Terkait Kasus Jatah Preman

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | Jakarta – Tiga pramusaji rumah dinas Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi terkait dugaan kasus pemerasan dan gratifikasi yang menjerat Abdul Wahid sebagai tersangka. Juru bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan bahwa pemeriksaan ke tiga saksi tersebut dilakukan di Kantor Perwakilan BPKP Riau. Tiga pramusaji tersebut adalah Alpin, […]

expand_less