Lagu “Rukun Sama Teman” Diperkenalkan sebagai Penguat Pendidikan Karakter Siswa
- account_circle S. Erfan Nurali
- calendar_month Senin, 2 Feb 2026
- visibility 215
- comment 0 komentar
- print Cetak

Prince Poetiray menyanyikan lagu “Rukun Sama Temen”. Dok: KLY
Lagu anak berjudul “Rukun Sama Teman” menjadi sorotan di dunia pendidikan nasional setelah diperkenalkan sebagai media pembelajaran karakter di sekolah.
JAKARTA | HITV – Lagu anak berjudul “Rukun Sama Teman” kini menjadi perhatian di dunia pendidikan nasional. Lagu ini diperkenalkan sebagai media pembelajaran karakter yang mendorong siswa untuk hidup rukun, saling menghormati, dan menjauhi konflik di lingkungan sekolah.
Lagu tersebut diciptakan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. Karya ini dirancang khusus untuk anak-anak dengan bahasa sederhana, nada ceria, serta pesan moral yang mudah dipahami. Lagu “Rukun Sama Teman” juga telah digunakan dalam berbagai kegiatan sekolah, termasuk upacara bendera.
Versi resmi lagu ini dibawakan oleh penyanyi cilik Quinn Salman dan Prince Poetiray, yang dinilai mampu menyampaikan pesan lagu secara ringan dan dekat dengan dunia anak.
Penggalan Lirik Lagu
Salah satu bagian lagu “Rukun Sama Teman” berbunyi:
“Tak ada guna permusuhan,
Tak ada guna pertengkaran,
Mari jalin persahabatan,
Rukun sama teman.”
Penggalan lirik tersebut menegaskan pesan utama lagu, yaitu mengajak anak-anak menjauhi pertengkaran serta membangun hubungan persahabatan yang harmonis.
Makna dan Pesan Lagu
Secara keseluruhan, lagu “Rukun Sama Teman” mengandung pesan tentang pentingnya menghargai perbedaan. Anak-anak diajak memahami bahwa setiap manusia memiliki latar belakang dan kemampuan yang tidak sama, namun tetap dapat hidup berdampingan secara damai.
Selain itu, lagu ini menekankan bahwa persahabatan memberikan rasa aman dan ketenangan. Dengan banyak teman, anak-anak diharapkan dapat tumbuh dalam lingkungan yang positif, saling mendukung, dan bebas dari tindakan perundungan.
Diterapkan di Lingkungan Sekolah
Penggunaan lagu ini di sekolah-sekolah diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif. Melalui pendekatan musik, nilai toleransi dan kebersamaan ditanamkan secara berkelanjutan tanpa kesan menggurui.
Lagu “Rukun Sama Teman” menjadi contoh bagaimana seni dan pendidikan dapat berjalan beriringan dalam membentuk karakter generasi muda. Pemerintah berharap pesan sederhana dalam lagu ini dapat diterapkan siswa tidak hanya di sekolah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari di tengah masyarakat. (tr)
- Penulis: S. Erfan Nurali

Saat ini belum ada komentar