Kamis, 5 Mar 2026
light_mode

MBG di Lingga Disorot: Menu Diduga Tak Layak Konsumsi, Orang Tua Pertanyakan Standar Gizi

  • account_circle Ruslan LGA
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjadi upaya pemerintah meningkatkan asupan gizi siswa justru menuai sorotan di Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau.

LINGGA, HITV— Berawal dari sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan paket makanan MBG di salah satu sekolah dasar di daerah Kabupaten Lingga, yang diduga tidak layak konsumsi.

Dalam video tersebut, makanan yang dibagikan kepada siswa hanya berupa sepotong roti yang tampak berjamur, dua butir kurma, serta satu plastik kecil kacang goreng. Kondisi itu memicu kekecewaan para orang tua siswa yang menilai kualitas makanan jauh dari standar gizi yang dijanjikan dalam program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

Salah seorang orang tua siswa yang merekam video itu mempertanyakan nilai gizi dari paket makanan yang diterima anak-anak mereka. Ia juga menyoroti ketidakseimbangan antara nilai anggaran dengan isi makanan yang dibagikan.

“Di mana letak gizinya? Dengan harga 15.000 rupiah, isinya paling hanya sekitar 5.000 sampai 7.000 rupiah saja,” ujar orang tua siswa tersebut dalam video yang beredar luas di media sosial.

Sorotan terhadap kualitas MBG di Lingga menambah daftar persoalan serupa yang sebelumnya juga terjadi di sejumlah daerah lain di Indonesia. Dalam beberapa kasus sebelumnya, makanan yang dibagikan kepada siswa ditemukan dalam kondisi tidak layak konsumsi, bahkan berjamur.

Di Tanggamus, Lampung, misalnya, siswa sempat menerima makanan yang diduga telah rusak. Kasus serupa juga terjadi di Manokwari, Papua Barat, yang memunculkan kekhawatiran publik terhadap standar pengawasan dalam program yang menyasar anak-anak sekolah tersebut.

Secara regulasi, Badan Gizi Nasional (BGN) telah menetapkan standar ketat dalam pelaksanaan program MBG. Makanan yang dibagikan kepada siswa wajib memenuhi prinsip higienitas, disimpan pada suhu yang tepat, serta melalui proses pemeriksaan menyeluruh sebelum didistribusikan.

Namun, dugaan kelalaian dalam proses distribusi dan penyimpanan makanan disebut menjadi salah satu faktor yang memungkinkan makanan tidak layak konsumsi sampai ke tangan siswa.

Menanggapi polemik tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Lingga menyatakan akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG di sekolah-sekolah. Pihaknya juga membuka kemungkinan penindakan apabila ditemukan kelalaian dalam pengelolaan makanan.

“Kami akan melakukan investigasi dan mengambil tindakan tegas jika terbukti ada kelalaian dalam proses penyediaan maupun distribusi makanan,” ujar seorang pejabat Dinas Pendidikan Kabupaten Lingga.

Di sisi lain, kekhawatiran orang tua siswa terus mengemuka. Mereka menilai program yang seharusnya meningkatkan kesehatan anak justru berpotensi menimbulkan risiko apabila kualitas makanan tidak dijaga dengan baik.

Makanan yang tidak higienis atau telah rusak dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, mulai dari gangguan pencernaan, reaksi alergi, hingga keracunan makanan. Risiko ini dinilai sangat sensitif mengingat sasaran program adalah anak-anak usia sekolah dasar.

Para orang tua pun mendesak pemerintah memastikan pengawasan lebih ketat terhadap penyedia makanan serta proses distribusinya. Mereka berharap program MBG benar-benar memberikan manfaat gizi bagi siswa, bukan sekadar menjadi program administratif tanpa pengawasan yang memadai.

“Kami ingin anak-anak mendapatkan makanan yang bergizi dan sehat, bukan makanan yang berbahaya bagi kesehatan mereka,” ujar salah satu orang tua siswa. (\•/)

Editor: Ismail ®
Sumber: HITV Kepri

  • Penulis: Ruslan LGA

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pagelaran Festival Budaya Nusantara Meriahkan Perayaan Hari Jadi Purwakarta

    Pagelaran Festival Budaya Nusantara Meriahkan Perayaan Hari Jadi Purwakarta

    • 0Komentar

      Bupati Saepul Bahri Binzein saat acara Festival Budaya Nusantara rangkaian hari jadi Kabupaten dan Kota Purwakarta. (Foto/Raffa/HITV) Penulis: Raffa Christ Manalu Perayaan Hari Jadi ke-194 Kota dan ke-57 Kabupaten Purwakarta mencapai puncaknya dengan digelarnya Festival Budaya Nusantara, sebuah acara akbar yang lebih dari sekadar perayaan ulang tahun yang berlangsung di jantung kota Purwakarta, Minggu […]

  • Ormas Pemuda Batak Bersatu Kabupaten Purwakarta, Ucapkan Selamat Atas Kemenangan Om Zein dan Bang Ijo

    Ormas Pemuda Batak Bersatu Kabupaten Purwakarta, Ucapkan Selamat Atas Kemenangan Om Zein dan Bang Ijo

    • 0Komentar

    Ormas Pemuda Batak Bersatu (PBB) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat menyambut baik ke unggulan pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 1, Saepul Bahri Binzein dan Abang Ijo Hapidin (ZeinJo) dalam perhelatan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Purwakarta 2024. Gambar diatas adalah Ketua DPC Pemuda Batak Bersatu Kabupaten Purwakarta, Maripa Sitorus, SE. […]

  • Kelompok Tani Maju Perkasa Cikajang Garut Jalin Kerjasama dengan PT Arysta Lifescience Tirta Bandung

    Kelompok Tani Maju Perkasa Cikajang Garut Jalin Kerjasama dengan PT Arysta Lifescience Tirta Bandung

    • 0Komentar

    Kelompok Tani Maju Perkasa Cikajang Garut mengadakan hubungan kerjasama dengan PT Arysta Lifescience Tirta Bandung di Terminal Pangan Holtikultura Jayasena, Kamis (23/1/2025). HITVBERITA.COM | GARUT – Hubungan kerjasama yang dibangun oleh Kelompok Tani Maju Perkasa Cikajang Garut dan PT Arysta Lifescience Tirta Bandung tersebut, adalah untuk memberikan penyuluhan dan pencerahan kepada para petani, agar mereka […]

  • Putusan MK dan Makna Perlindungan Hukum bagi Wartawan

    Putusan MK dan Makna Perlindungan Hukum bagi Wartawan

    • 0Komentar

      Oleh: AYS Prayogie Ketua Umum MIO Indonesia PUTUSAN Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pemaknaan frasa “perlindungan hukum” dalam Pasal 8 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers belakangan memunculkan beragam tafsir di kalangan insan pers. Sebagian merespons dengan kekhawatiran, seolah putusan tersebut akan menggerus kemerdekaan pers dan melemahkan posisi wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistiknya. Sebagai […]

  • Jejak Prostitusi di Balik Gemerlap PUB The Link, Dugaan Pembiaran Aparat Menguat!

    Jejak Prostitusi di Balik Gemerlap PUB The Link, Dugaan Pembiaran Aparat Menguat!

    • 0Komentar

    Di balik gemerlap lampu malam kawasan Nagoya, Kecamatan Lubuk Baja, Batam, PUB The Link diduga menjalankan praktik yang jauh melampaui izin usaha hiburan malam. BATAM | HITV — Hasil penelusuran media mengindikasikan, tempat tersebut kuat dugaan menjadi lokasi praktik prostitusi yang berlangsung terbuka, terstruktur, dan telah berjalan cukup lama. Sejumlah sumber yang ditemui media menyebutkan, […]

  • Dua Pengedar Ganja Ditangkap Polres Purwakarta, Nikmati Lebaran di Penjara!

    Dua Pengedar Ganja Ditangkap Polres Purwakarta, Nikmati Lebaran di Penjara!

    • 0Komentar

    Dua pemuda pengedar narkotika jenis ganja berhasil diringkus oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Purwakarta, pada Kamis, 13 Maret 2025. Mereka adalah RAS (31) dan OP alias Kipli (24), dan keduanya pun kini terancam menikmati lebaran didalam penjara . HITVBERITA.COM | Purwakarta –Kapolres Purwakarta, AKBP Lilik Ardhiansyah, melalui Kasat Res Narkoba, AKP Yudi Wahyudi, mengungkapkan bahwa […]

expand_less