Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

Jejak Prostitusi di Balik Gemerlap PUB The Link, Dugaan Pembiaran Aparat Menguat!

  • account_circle Ismail Ratusimbangan
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • print Cetak

Di balik gemerlap lampu malam kawasan Nagoya, Kecamatan Lubuk Baja, Batam, PUB The Link diduga menjalankan praktik yang jauh melampaui izin usaha hiburan malam.

BATAM | HITV — Hasil penelusuran media mengindikasikan, tempat tersebut kuat dugaan menjadi lokasi praktik prostitusi yang berlangsung terbuka, terstruktur, dan telah berjalan cukup lama.

Sejumlah sumber yang ditemui media menyebutkan, PUB The Link tidak hanya menyediakan minuman keras dan hiburan musik, tetapi juga “paket layanan” lain yang ditawarkan secara terselubung namun masif. Para pemandu lagu (lady companion/LC) bukan sekadar menemani tamu di dalam ruangan, melainkan dapat dibawa keluar dengan kesepakatan tertentu.

Tarif yang disebutkan berkisar antara Rp1,5 juta hingga Rp2 juta per orang. Skema ini, menurut pengamatan sumber, berlangsung secara berulang dan sistematis—sebuah pola yang patut diuji apakah telah memenuhi unsur tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

“Bukan sekali dua kali. Itu sudah jadi rahasia umum. Tinggal soal berani atau tidak aparat menindak,” ujar seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan karena alasan keamanan.

Dominasi WNA dan Risiko Serius

FAKTA lain yang memperkuat dugaan adalah dominasi pengunjung warga negara asing (WNA). PUB The Link disebut menjadi salah satu “destinasi wajib” bagi tamu asing yang mencari hiburan malam di Batam.

Kondisi ini memunculkan dua persoalan serius sekaligus: lemahnya pengawasan keimigrasian serta ancaman kesehatan masyarakat. Interaksi seksual berisiko tinggi tanpa kontrol ketat membuka peluang penyebaran penyakit menular seksual, termasuk HIV/AIDS—sebuah isu yang seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Namun ironisnya, aktivitas yang diduga melanggar hukum ini seolah berlangsung tanpa hambatan.

Nihil Razia, Indikasi Pembiaran?

SEORANG sumber lain berinisial IR, yang berprofesi sebagai sopir dan kerap mengantar tamu WNA dari PUB The Link, mengungkapkan fakta mencengangkan. Menurutnya, selama ia bekerja, hampir tidak pernah ada razia atau pemeriksaan di lokasi tersebut.

“Tidak pernah ada razia polisi, Satpol PP, apalagi imigrasi. Aman terus,” katanya.

Pernyataan ini memunculkan pertanyaan krusial: ke mana peran aparat penegak hukum, Pemerintah Kota Batam, serta instansi keimigrasian? Apakah pengawasan benar-benar dilakukan, atau justru terjadi pembiaran sistematis?

Padahal, praktik prostitusi jelas bertentangan dengan ketentuan perizinan usaha hiburan malam. Jika melibatkan WNA dan transaksi terorganisir, maka potensi pelanggaran hukumnya jauh lebih serius.

Siapa di Balik PUB The Link?

UNTUK menjaga prinsip keberimbangan, media menelusuri kepemilikan usaha tersebut. Informasi yang diperoleh menyebutkan PUB The Link diduga dimiliki oleh seorang pengusaha bernama Akuang. Hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan resmi.

Media masih membuka ruang konfirmasi dan klarifikasi guna mendapatkan penjelasan langsung terkait dugaan praktik ilegal yang terjadi di tempat usaha tersebut.

Ujian Serius Penegakan Hukum di Batam

KASUS PUB The Link menjadi ujian serius bagi komitmen penegakan hukum di Batam. Kota yang dikenal sebagai pintu masuk internasional ini seharusnya memiliki pengawasan ketat terhadap tempat hiburan malam, khususnya yang melibatkan WNA.

Publik kini menanti langkah konkret aparat: apakah dugaan ini akan diusut secara transparan, atau justru kembali tenggelam di bawah gemerlap hiburan malam dan kepentingan ekonomi.

Satu hal yang pasti, pembiaran terhadap praktik semacam ini bukan hanya mencederai hukum, tetapi juga mengancam martabat kota dan keselamatan masyarakat luas. (/*/*/)

Editor: Tata Rusmanto
Sumber: HITV Kepri

  • Penulis: Ismail Ratusimbangan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Membangun Indonesia Butuh Peran Media yang Seimbang

    Membangun Indonesia Butuh Peran Media yang Seimbang

    • 0Komentar

    Penulis: Bainana Bahthy ‎ Ketua Umum Aliansi Perdagangan dan Industri Kreatif Indonesia (APIKI), yang juga duduk sebagai Dewan Pembina MIO INDONESIA, Anto Suroto, SE, MSc, MM, menegaskan bahwa membangun Indonesia tidak bisa dibebankan sepenuhnya kepada pemerintah semata. HITVBERITA.COM |‎ Jakarta – Seluruh elemen bangsa, termasuk media, menurut Anto Suroto, memegang peranan penting dalam menjaga komunikasi […]

  • Dedy Firdaus Sesalkan Manuver di Tengah Proses Rekonsiliasi PWI

    Dedy Firdaus Sesalkan Manuver di Tengah Proses Rekonsiliasi PWI

    • 0Komentar

    Ketua PWI Kabupaten Bogor, Dedi Firdaus (kemeja coklat) bersama awak media HiTvBerita.Com. (Dok/Foto/Red) Reporter: Raffa Christ Manalu   Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor, Dedy Firdaus, menyayangkan adanya langkah di tingkat wilayah yang dinilai dapat mengganggu proses rekonsiliasi di tubuh organisasi PWI pusat. Hal itu disampaikannya menanggapi penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PWI di […]

  • Baru Selesai Diperbaiki, Jembatan Gantung Alahan Panjang Kembali Ambruk Dihantam Banjir

    Baru Selesai Diperbaiki, Jembatan Gantung Alahan Panjang Kembali Ambruk Dihantam Banjir

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | Pasaman – Jembatan gantung di Jorong Kampung Tampang, Nagari Ganggo Mudiak, Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, kembali roboh setelah diterjang banjir pada Selasa malam. Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut selama satu minggu membuat debit air sungai meningkat tajam hingga menyeret jembatan penghubung itu. Padahal, masyarakat baru saja merasa lega setelah jembatan […]

  • Viral Berita Oknum Sat Narkoba Polres Pekalongan Kota, Peras 30 Juta Pada Pengguna Narkora “Itu Hoax”

    Viral Berita Oknum Sat Narkoba Polres Pekalongan Kota, Peras 30 Juta Pada Pengguna Narkora “Itu Hoax”

    • 0Komentar

    Penulis : Hadi Lempe Viralnya berita yang di unggah dari salah satu media online Informasiterkini 1. Com, dugaan adanya oknum Satuan Narkoba Polres Pekalongan Kota, yang melakukan pemerasan 30 juta, terhadap seseoran ( Pengguna Narkoba ) disebut namanya Gilang. Mendapat tanggapan dari Polres Pekalongan Kota. HITV Berita. Com | Kota Pekalongan, – Polres Pekalongan Kota […]

  • Harumkan Purwakarta, Desa Sukatani Raih Juara 2 Lomba Desa Tingkat Provinsi Jabar

    Harumkan Purwakarta, Desa Sukatani Raih Juara 2 Lomba Desa Tingkat Provinsi Jabar

    • 0Komentar

    Purwakarta | Dalam program Lomba Desa/Kelurahan Tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2024, mewakili Kabupaten Purwakarta, Desa Sukatani, Kecamatan Sukatani menorehkan prestasi yang membanggakan di kancah provinsi. Desa yang di pimpin Kepala Desa Abdul Azis Tb. Limbong tersebut berhasil meraih Juara 2 serta menghantarkan Kabupaten Purwakarta ke peringkat yang lebih baik di bandingkan tahun sebelumnya. Hal […]

  • Dugaan Penyerobotan Lahan, Kades Tinjul Lingga Diseret ke Ranah Hukum

    Dugaan Penyerobotan Lahan, Kades Tinjul Lingga Diseret ke Ranah Hukum

    • 0Komentar

    Seorang warga Desa Kuala Raya, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Sudirman, melaporkan dugaan penyerobotan lahan ke Polres Lingga, pada Sabtu, 11 April 2026. Laporan itu ditujukan kepada Kepala Desa Tinjul, Amren. LINGGA | HITV – Sudirman datang didampingi tim kuasa hukumnya dari DZ Hutagalung & Partner. Mereka melaporkan dugaan tindak pidana penguasaan lahan tanpa hak yang […]

expand_less