Minggu, 1 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kabar Daerah » Pemkab dan DPRD Garut Serap Aspirasi dan Berikan Layanan Publik bagi Warga Terdampak Banjir

Pemkab dan DPRD Garut Serap Aspirasi dan Berikan Layanan Publik bagi Warga Terdampak Banjir

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
  • visibility 30
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

 

Penulis: Kang Aden

 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Garut menggelar pelayanan publik terpadu sekaligus menyerap aspirasi masyarakat terdampak banjir, dalam rangka reses Masa Sidang III Tahun 2025 Daerah Pemilihan I. Kegiatan digelar di Desa Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul, Rabu (2/7/2025).

 

HITVBERITA.COM | Garut — Plt. Asisten Daerah II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Dedy Mulyadi, mengatakan kegiatan reses dimanfaatkan untuk menjangkau masyarakat secara langsung, sekaligus membangun komunikasi dua arah antara pemerintah dan warga.

“Reses menjadi ruang strategis bagi anggota dewan untuk menyampaikan capaian program, menampung masukan masyarakat, serta memperkuat kedekatan dengan konstituen,” ujar Dedy.

Dalam kegiatan ini, sejumlah pelayanan publik dihadirkan, antara lain dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) yang melayani pencetakan ulang KTP, Kartu Keluarga, dan akta kelahiran yang rusak atau hilang akibat banjir.

Anggota DPRD Kabupaten Garut, Puja Yudha Turnawan, menyatakan bahwa Desa Haurpanggung dipilih sebagai lokasi kegiatan karena wilayah tersebut termasuk yang paling parah terdampak banjir pada Sabtu (28/6/2025).

Sebagai bagian dari tanggap darurat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut menyerahkan enam unit mesin penyedot air kepada RW yang mengalami dampak terberat.

Adapun Dinas Ketahanan Pangan memberikan bantuan simbolis kepada 335 kepala keluarga yang rumahnya terendam banjir.

Kegiatan ini turut melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti Bappeda, Dinas Sosial, Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim), serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), untuk memastikan koordinasi lintas sektor berjalan optimal dalam penanganan pasca-bencana.

Layanan kesehatan gratis dari Dinas Kesehatan juga disediakan di lokasi, melengkapi rangkaian pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

Menurut Yudha, selain memanfaatkan layanan, warga juga menyampaikan aspirasi mengenai kebutuhan sarana prasarana serta ketersediaan air bersih. Aspirasi tersebut langsung disampaikan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, untuk ditindaklanjuti dalam pembahasan APBD Perubahan 2025. (*/*)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less
Exit mobile version