Selasa, 20 Okt 2026
dark_mode

Program Bank Sampah Kolaborasi SDN 06 Pulogebang–BKM, Dorong Edukasi Lingkungan Sejak Dini

  • account_circle S. Erfan Nurali
  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • print Cetak

Upaya menanamkan kesadaran lingkungan sejak usia dini terus digalakkan. SDN 06 Pulogebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, berkolaborasi dengan Bio Karya Mandiri (BKM) menggelar edukasi pengelolaan sampah sekaligus meluncurkan program “Go Green 06”, Selasa (13/1/2026).

JAKARTA TIMUR | HITV – Bertempat di lingkungan sekolah di Jalan Komarudin Lama, RT 9/RW 5, kegiatan yang mengusung tema “Buat Sampah Jadi Berkah” ini diikuti oleh siswa, orang tua murid, guru, serta jajaran komite sekolah. Program ini menjadi langkah nyata dalam mendukung pengurangan sampah sekaligus pencegahan banjir di Jakarta.

Acara dibuka langsung oleh Kepala SDN 06 Pulogebang, Paranggi Rismoko Hadi, M.Pd, yang menegaskan pentingnya membentuk karakter peduli lingkungan sejak bangku sekolah dasar.

> “Melalui sosialisasi ini, anak-anak belajar mengelola sampah dari sumbernya. Sampah adalah PR bersama yang harus kita ubah menjadi solusi agar bumi tetap hijau,” ujarnya.

Dalam sesi edukasi, tim BKM yang dipimpin Ketua Marwan bersama para pemilah sampah, yakni Tri Samiyono, Sudarto, dan Sugiarto, serta jajaran sekretariat Pramuditha Kesumawardhani dan Esty Puspitasari, memaparkan secara rinci jenis-jenis sampah dan cara penanganannya.

Mulai dari sampah organik yang dapat diolah menjadi kompos atau biogas, sampah anorganik yang masih bisa didaur ulang, hingga sampah B3 seperti baterai dan lampu neon yang harus dikelola secara khusus agar tidak mencemari lingkungan.

Tak hanya edukasi, kolaborasi ini juga diwujudkan melalui program Bank Sampah dan pengumpulan minyak jelantah (mijel). Setiap kelas akan mendapatkan wadah khusus untuk menampung minyak jelantah yang dibawa siswa dari rumah. Pengumpulan dan penimbangan dilakukan secara rutin dua pekan sekali, dengan pencatatan per kelas.

Minyak jelantah tersebut nantinya akan diolah oleh BKM menjadi produk bernilai guna seperti sabun dan biodiesel. Sebagian hasil penjualan akan dialokasikan untuk mendukung kegiatan ekstrakurikuler lingkungan di sekolah.

Pengurus BKM dan Dewan Guru, Komite serta siswa SDN 06 Pulogebang. (Dok/Foto/Erfan)

Sebagai bagian dari program “Go Green 06”, SDN 06 Pulogebang juga akan memasang tempat sampah berwarna berbeda di sejumlah titik sekolah guna memudahkan pemilahan sampah. Langkah ini menjadi tonggak awal menuju sekolah ramah lingkungan.

Ketua Komite Sekolah Riny Oktavianti menyambut positif program tersebut. Menurutnya, edukasi bank sampah dapat membuka wawasan siswa bahwa sampah memiliki nilai ekonomi.

> “Anak-anak jadi paham bahwa menabung sampah itu bermanfaat dan bisa menghasilkan,” katanya.

Senada, Sekretaris Komite Siti Aisyah menilai edukasi ini sangat relevan dengan kondisi Jakarta yang kerap dilanda banjir akibat persoalan sampah.

> “Anak-anak jadi mengerti pentingnya membuang dan mengelola sampah dengan benar,” ujarnya.

Sementara itu, Tri Samiyono mewakili Ketua BKM menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari misi edukasi masyarakat secara luas.

> “Peluncuran Go Green 06 menunjukkan bahwa edukasi pengelolaan sampah bisa dimulai dari sekolah. Harapannya, volume sampah Jakarta yang sudah hampir darurat bisa ditekan,” jelasnya.

Program ini diharapkan tidak berhenti di lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi kebiasaan di rumah dan masyarakat sekitar, sehingga upaya pengurangan sampah dan pencegahan banjir dapat berjalan berkelanjutan. (/*/)

Editor: AYS
Sumber: HITV DKI Jakarta

  • Penulis: S. Erfan Nurali

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kegiatan MPLS di TK Harapan Setu, Cipayung Jakarta Timur

    Kegiatan MPLS di TK Harapan Setu, Cipayung Jakarta Timur

    • calendar_month Senin, 8 Jul 2024
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM JAKARTA | Taman Kanak Kanak merupakan Lembaga Prasekolah dengan pendekatan pendidikan tradisional berbasis bermain. Taman Kanak kanak ini merupakan pendidikan anak usia dini dalam bentuk pendidikan formal, yang diperuntukkan untuk anak anak berusia 4 sampai 6 tahun. Kurikulum Taman Kanak ini, ditekankan pada pemberian rangsangan pendidikan,untuk pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani, agar anak […]

  • Djoni-Syamsir Unggul dalam Rekapitulasi Pilkada Belitung 2024

    Djoni-Syamsir Unggul dalam Rekapitulasi Pilkada Belitung 2024

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
    • 0Komentar

    Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belitung menggelar rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Belitung 2024. Acara tersebut berlangsung di Baginda Ballroom, Hotel Grand Hatika, Tanjungpandan, pada Rabu, 4 Desember 2024. (Dok/Foto/IS) HITVBERITA.COM | BELITUNG – Diketahui bahwa berdasarkan Hasil Rekapitulasi Pilkada Belitung 2024 tersebut, Pasangan Calon (Paslon) Nomor Urut 1, […]

  • Tiga Pramusaji Rumdin Gubernur Riau Dipanggil KPK Terkait Kasus Jatah Preman

    Tiga Pramusaji Rumdin Gubernur Riau Dipanggil KPK Terkait Kasus Jatah Preman

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | Jakarta – Tiga pramusaji rumah dinas Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi terkait dugaan kasus pemerasan dan gratifikasi yang menjerat Abdul Wahid sebagai tersangka. Juru bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan bahwa pemeriksaan ke tiga saksi tersebut dilakukan di Kantor Perwakilan BPKP Riau. Tiga pramusaji tersebut adalah Alpin, […]

  • Pengelola Dana BOS Kemendikdasmen Tegaskan Dana BOS Tidak Boleh Digunakan Untuk PPDB

    Pengelola Dana BOS Kemendikdasmen Tegaskan Dana BOS Tidak Boleh Digunakan Untuk PPDB

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • 0Komentar

    Penulis: Raffa Christ Manalu Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Rebuplik Indonesia, Bidang Pengelola Dana BOS Pusat melalui Unit Layanan Terpadu mengungkap bahwa dalam ketentuan penggunaan dana BOS tidak boleh dipergunakan untuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) atau Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). HITVBERITA.COM | Purwakarta – Hal tersebut diungkapkan oleh Julia, salah satu ASN […]

  • Pengesahan Ranperda Adminduk Ditunda, DPRD Batam Tunggu Fasilitasi Pemprov Kepri

    Pengesahan Ranperda Adminduk Ditunda, DPRD Batam Tunggu Fasilitasi Pemprov Kepri

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • 0Komentar

    Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam menunda pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan (Adminduk) hingga Maret 2026. BATAM, HITV— Keputusan penundaan pengesahaan Ranperda itu diambil dalam rapat paripurna yang digelar pada hari Rabu (18/2/2026) pagi. Disebutkan bahwa penundaan tersebut dilakukan karena proses fasilitasi regulasi nya masih berlangsung di tingkat Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. […]

expand_less