Program Revitalisasi di SMAN 1 Maniis Berjalan Sesuai Regulasi
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
- visibility 26
- comment 0 komentar
- print Cetak

Sekolah SMAN 1 Maniis yang telah menerima anggaran Program Revitalisasi sebesar Rp.1,1 miliar lebih, pelaksanaanya sesuai Juklak dan Juknis yang telah ditentukan Kemendikbud. (Foto: Raffa CM/HiTv)
Penulis: Raffa Christ Manalu
Pemerintah tidak pernah surut meningkatkan motivasi belajar para peserta didik dan guru untuk mempercepat pembangunan di sektor pendidikan dengan program revitalisasi agar sekolah memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan Standar Nasional Pendidikan (SNP).
HITVBERITA.COM | Purwakarta – Seperti di SMAN 1 Maniis, yang telah menerima anggaran sebesar Rp.1,1 miliar lebih, digunakan untuk merehabilitasi dua ruang kelas, satu ruang kelas DAK, dua ruang administrasi DAK, dan satu ruang perpustakaan DAK. Kelancaran program revitalisasi karena dilaksanakan sesuai petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis).
Sekolah yang berlokasi di Jalan Raya Palumbon, Desa Sinargalih, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta ini, menurut Kepala Sekolah SMAN 1 Maniis, Muchamad Gunawan, program revitalisasi satuan pendidikan di tingkat SMA, SMP, SD hingga PAUD, merupakan program Asta Cita yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto.
Program ini, lanjut Gunawan, untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, yang meliputi rehabilitasi ruang kelas, laboratorium, dan fasilitas pendukung satuan pendidikan.
“Untuk itu, kami pastikan pelaksanaan program revitalisasi di SMAN 1 Maniis berjalan sesuai regulasi yang ada, karena di awasi langsung oleh konsultan, akademisi, Dinas Pendidikan Jawa Barat, hingga tokoh masyarakat setempat,” kata Muchamad Gunawan kepada hitvberita.com diruang kerjanya, Selasa (23/9/2025).
Kepala Sekolah SMAN 1 Maniis, Muhammad Gunawan (kiri) bersama Panitia P2SP, Anwar Macho (kanan), saat memberi keterangan kepada hitvberita.com di sela-sela tugas pengawasan pekerjaan rehabilitasi bangunan kelas. (Foto: Raffa CM/HiTv)
Ia juga menjelaskan, pelaksanaannya bersifat swakelola yang melibatkan peran aktif masyarakat dan komite sekolah. Kepala sekolah sebagai penanggung jawab serta bendahara sekolah membentuk Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) sesuai Juklak dan Juknis arahan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI).
“Dengan terealisasinya program ini, harapan saya proses belajar mengajar di SMAN 1 Maniis menjadi lebih optimal serta meningkatkan semangat belajar para peserta didik dan tenaga pendidik,” jelasnya.
Maka, lanjut Gunawan, dirinya berkomitmen menjaga dan melakukan pengawasan pelaksanaan revitalisasi bersama P2SP, agar hasil pekerjaan sesuai spesifikasi yang telah ditentukan, dan bermanfaat bagi peserta didik maupun tenaga pendidik. Diharapkan SMAN 1 Maniis siap mencetak generasi unggul, khususnya di Kabupaten Purwakarta.
Hal senada disampaikan Anwar, Panitia P2SP sekaligus tokoh masyarakat Desa Sinargalih. Ia menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat yang telah memerhatikan dunia pendidikan, khususnya di Kecamatan Maniis.
“Kami bersyukur program revitalisasi dapat merehabilitasi enam ruang kelas yang diharapkan meningkatkan kenyamanan peserta didik dan tenaga pendidik dalam proses belajar mengajar,” ungkap Anwar.
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar