Proyek Gedung UPI Purwakarta Rp33 M Disorot, Pelaksana Tak Bisa Tunjukkan BPJamsostek Pekerja
- account_circle Raffa Christ Manalu
- calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
- print Cetak

Perusahaan kontraktor PT Bangun Bumi Persada Jaya sebagai pelaksana pembangunan gedung perkuliahan UPI Kampus Purwakarta senilai Rp33 miliar tak bisa menunjukkan kepesertaan BPJamsostek para pekerja di proyek tersebut.
PURWAKARTA | HITV – Sorotan muncul usai salah satu pekerja, Muhammad Adam (33) mengalami kecelakaan kerja tertimpa balok kayu dari lantai atas saat mengelas di bawah bangunan, Sabtu (25/4/2026).
Korban asal Bandung itu mengalami luka robek di kepala dan mendapat 10 jahitan di RSUD Bayu Asih Purwakarta.
“Balok kayu jatuh dari atas, saat saya mengerjakan pengelasan di bawah gedung. Saya langsung dibawa ke RS, terpaksa dijahit karena luka di kepala cukup besar,” jelas Adam.
Ia mengaku seluruh biaya ditanggung perusahaan.
“Kalau untuk kepesertaan BPJamsostek saya tidak tahu, karena kartu peserta juga saya tidak punya,” ujarnya.
Saat dikonfirmasi soal data BPJamsostek pekerja, pihak pelaksana belum bisa menunjukkan.
“Datanya ada di kantor pusat,” tulis Budi, pelaksana pembangunan, melalui pesan singkat.
Dari pantauan di lapangan, baik pekerja maupun mandor di lokasi proyek juga tidak bisa menunjukkan bukti kepesertaan BPJamsostek. Saat ditanya, mereka mengaku tidak punya dan tidak tahu. Selain itu, banyak pekerja terlihat tidak menjalankan standar K3.
Kasus kecelakaan kerja ini menambah daftar sorotan terhadap penerapan K3 dan perlindungan tenaga kerja di proyek bernilai besar. Hingga kini belum ada keterangan resmi dari PT Bangun Bumi Persada Jaya maupun konsultan pengawas PT Delta Buana Konsultan terkait kepesertaan BPJamsostek dan evaluasi keselamatan pasca insiden. (tr)
- Penulis: Raffa Christ Manalu






Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.