Publik Terkagetkan Dugaan Keterlibatan Komisioner Ombudsman dalam Kasus Suap Vonis Lepas Migor
- account_circle Redaksi
- calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
- print Cetak

Pengamat kebijakan publik dan anggaran, Ratama Saragih. (dok/foto/BM)
REKOMENDASI tersebut, menurutnya, kemudian digunakan oleh sejumlah perusahaan besar—antara lain Wilmar Group, Musim Mas Group, dan PermataHijauGroup— dalam proses sengketa di pengadilan tata usaha negara.
Putusan dalam perkara itu kemudian menjadi sorotan karena berujung pada vonis lepas (onslag) terhadap pihak-pihak yang sebelumnya didakwa dalam kasus korupsi ekspor minyak goreng.
Bagi Ratama, rangkaian peristiwa tersebut memunculkan pertanyaan publik mengenai posisi dan dampak rekomendasi Ombudsman dalam proses hukum yang lebih luas.
Ratama Saragih menilai, jika dugaan keterlibatan itu terbukti, maka reputasi Ombudsman sebagai lembaga pengawas pelayanan publik dapat tercoreng.
Padahal, lembaga Ombudsman selama ini dipandang sebagai garda terdepan dalam mengawasi pelayanan publik dan melindungi hak-hak dasar warga negara.
Situasi tersebut, kata Ratama, berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap lembaga pengawas negara.
Ia bahkan menyebut adanya kekhawatiran bahwa kasus ini dapat menempatkan Ombudsman dalam pusaran praktik mafia hukum yang selama ini menjadi perhatian masyarakat.
Karena itu, Ratama mendorong pemerintah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme rekrutmen dan pengawasan internal di Ombudsman. Langkah tersebut dinilai penting guna memastikan integritas lembaga tetap terjaga.
Ia juga menilai Presiden Prabowo Subianto perlu mengambil langkah tegas untuk memastikan lembaga tersebut kembali berada pada jalur yang semestinya. Menurutnya, pembenahan institusional menjadi kunci untuk menjaga kredibilitas Ombudsman sebagai pengawas pelayanan publik.
“Jika pembenahan tidak segera dilakukan, yang dirugikan pada akhirnya adalah masyarakat luas,” ujar Ratama. (\•/)
Editor: AYS Prayogie
Sumber: HITV Sumut
- Penulis: Redaksi




Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.