Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Koperasi Merah Putih, Napas Baru Ekonomi dari Desa Keciput

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
  • print Cetak

Dari pendopo sederhana di tepi pantai Tanjung Kelayang, semangat besar untuk membangun ekonomi bangsa kembali disuarakan. Senin (21/7/2025) pagi, Desa Keciput, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung menjadi saksi peluncuran kelembagaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Mock Up) Percontohan. Sebuah inisiatif nasional yang kini hadir dalam wujud nyata di pelosok negeri.

Penulis: ISWANDI

HITVBERITA.COM | Belitung— Kegiatan ini bukan sekadar seremoni. Ia adalah simbol dari ikhtiar kolektif menuju kemandirian ekonomi, sebagaimana digaungkan dalam Asta Cita kedua dan keenam Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto— yakni swasembada pangan berkelanjutan dan pembangunan dari desa.

“Ini bukan hanya percontohan, tapi juga tumpuan,” tegas Bupati Belitung, H. Djoni Alamsyah Hidayat, dalam sambutannya di hadapan ratusan tamu undangan yang terdiri dari unsur Forkopimda, DPRD, mitra BUMN, kepala desa, camat, hingga perwakilan kementerian.

Sebanyak 42 koperasi desa dan 7 koperasi kelurahan Merah Putih kini telah terbentuk dan memiliki badan hukum di Belitung, menyusul instruksi nasional yang tertuang dalam Inpres Nomor 9 Tahun 2025 dan berbagai regulasi turunan dari Kementerian Koperasi dan Kementerian Desa. Desa Keciput dipilih sebagai percontohan karena dinilai siap secara struktur, manajemen, dan komitmen masyarakatnya.

Dalam momentum ini, penandatanganan berita acara peluncuran dilakukan oleh Bupati, Wakil Bupati Syamsir, serta unsur kemitraan dari perbankan dan BUMN. Acara yang semarak dengan tarian penyambutan dan sesi foto bersama ini juga tersambung langsung secara virtual dengan peluncuran nasional oleh Presiden Prabowo dari Klaten, Jawa Tengah, yang menandai dimulainya program serentak di 80.000 koperasi di seluruh Indonesia.

Kepala Dinas KUKMPTK Kabupaten Belitung, Syamsudin, SE, menyampaikan bahwa koperasi-koperasi ini diharapkan menjadi motor penggerak perekonomian lokal.

“Kita ingin koperasi menjadi pusat pertumbuhan desa yang transparan, akuntabel, dan gotong royong,” ujarnya.

Program ini juga tidak berdiri sendiri. Dukungan luas datang dari berbagai pihak. Dari sektor perbankan ada Bank BRI, BNI, Mandiri, hingga Bank Sumsel Babel.

Sementara dari BUMN, tercatat nama-nama besar seperti PT Pertamina, Bulog, Kimia Farma, Pos Indonesia, dan ID Food sebagai sponsor aktif yang diharapkan turut mendorong penguatan ekosistem koperasi dari hulu hingga hilir.

Bupati Djoni mengingatkan bahwa koperasi bukan barang baru, tapi semangatnya harus diperbarui. “Ekonomi kita saat ini belum mencapai target nasional, dan ini adalah cara kita bersama untuk mencapainya. Bukan hanya dari besarnya fiskal, tapi dari kekompakan kita,” katanya penuh harap.

Peluncuran ini juga menjadi momentum untuk membangun optimisme baru. Dari Desa Keciput, Belitung, harapan tentang koperasi yang menjadi pusat pertumbuhan lokal itu digantungkan tinggi—menuju transformasi ekonomi rakyat yang berkeadilan dan berkelanjutan. (**)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masyarakat Lingga Menanti Kepastian Hukum, Deretan Kasus Korupsi Dinilai Jalan di Tempat

    Masyarakat Lingga Menanti Kepastian Hukum, Deretan Kasus Korupsi Dinilai Jalan di Tempat

    • 0Komentar

    Pergantian pimpinan di lingkungan aparat penegak hukum (APH) di Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, belum diikuti percepatan penanganan perkara. Sejumlah dugaan kasus korupsi yang sebelumnya menyita perhatian publik justru dinilai berjalan di tempat, tanpa kejelasan arah penanganan. LINGGA, HITV— Hingga pertengahan April 2026, belum terlihat satu pun perkara yang melibatkan pejabat setingkat kepala dinas benar-benar rampung […]

  • ‎AJOI Desak BPK Audit APBD Lingga

    ‎AJOI Desak BPK Audit APBD Lingga

    • 0Komentar

    Aliansi Jurnalis Online Indonesia (AJOI) Kabupaten Lingga mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk mengaudit penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 Kabupaten Lingga.(Foto/Ruslan/Hitv) Penulis: Ruslan LGA ‎Dana Pembangunan Kejari dan Polres Dinilai Perlu Diperiksa demi Transparansi HITVBERITA.COM | Lingga— Aliansi Jurnalis Online Indonesia (AJOI) Kabupaten Lingga mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk mengaudit penggunaan […]

  • Men Gumpul, Tokoh Kalteng Watch yang Disegani dalam Penanganan Sengketa Pertanahan

    Men Gumpul, Tokoh Kalteng Watch yang Disegani dalam Penanganan Sengketa Pertanahan

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | Palangka Raya – Nama Men Gumpul dikenal luas oleh masyarakat Kalimantan Tengah, khususnya mereka yang bergelut dalam urusan pertanahan. Sosok bernama lengkap Ir. Men Gumpul Cilan Muhammad ini merupakan Ketua Umum Lembaga Kalteng Watch, organisasi masyarakat yang aktif mengawasi dan mengungkap dugaan praktik mafia tanah di wilayah Kalimantan Tengah. Kalteng Watch memiliki satuan […]

  • Gerakan Pangan Murah, Ditreskrimsus Polda Babel-Bulog Salurkan 2 Ton Beras SPHP Rp. 11.800/Kg

    Gerakan Pangan Murah, Ditreskrimsus Polda Babel-Bulog Salurkan 2 Ton Beras SPHP Rp. 11.800/Kg

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | BABEL – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bangka Belitung (Babel) menggelar Gerakan Pangan Murah di Jalan Mentok Kelurahan Keramat Kota Pangkalpinang, Kamis (28/8/25) sore. Total ada sebanyak 2 Ton beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) disiapkan untuk dijual ke masyarakat dengan harga terjangkau. Dari pantauan dilokasi, masyarakat sekitar antusias menyerbu GPM […]

  • Empat Polisi Dipecat, Kasus Kematian Bripda NS Diproses Pidana

    Empat Polisi Dipecat, Kasus Kematian Bripda NS Diproses Pidana

    • 0Komentar

    Kepolisian Daerah Kepulauan Riau menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) terhadap empat personel Direktorat Samapta terkait dugaan penganiayaan yang menyebabkan meninggalnya Bripda NS. BATAM, HITV— Putusan tersebut diambil dalam Sidang Komisi Kode Etik Profesi (KKEP) yang digelar di Mapolda Kepri. Keempat anggota yang dijatuhi sanksi yakni Bripda AS, Bripda AP, Bripda GSP, dan Bripda MA. […]

expand_less