Rabu, 8 Apr 2026
light_mode

Raja Malem Tarigan di Pasar Jaya: Menguji Rekam Jejak Investasi di Panggung Pasar Ibu Kota

  • account_circle AYS Prayogie
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • print Cetak

Penunjukan Raja Malem Tarigan sebagai Direktur Properti dan Perpasaran Perumda Pasar Jaya sejak 23 Desember 2025 menandai babak baru dalam upaya transformasi pengelolaan aset pasar di Ibu Kota.

JAKARTA, HITV — Kepercayaan yang diberikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan taruhan terhadap kapasitas seorang perencana kota yang ditempa di medan investasi dan pengembangan kawasan strategis.

Di tengah tantangan klasik pengelolaan pasar—mulai dari optimalisasi aset, tata kelola perpasaran, hingga modernisasi fasilitas—posisi ini menuntut kepemimpinan yang tidak hanya administratif, tetapi juga visioner dan eksekutorial.

Mandat Besar di 153 Pasar

Sebagai Direktur Properti dan Perpasaran, Raja Malem memikul tanggung jawab atas ratusan aset pasar yang tersebar di 153 titik di Jakarta, sebagian besar berada di lokasi-lokasi premium. Mandatnya jelas: mengubah aset yang selama ini berfungsi konvensional menjadi sumber nilai ekonomi yang lebih tinggi.

Tugas tersebut mencakup lima pilar utama. Pertama, optimalisasi aset melalui pengelolaan dan pengembangan properti pasar secara komersial. Kedua, pengelolaan perpasaran, termasuk penataan sewa kios dan los, serta peningkatan kualitas layanan seperti kebersihan dan keamanan. Ketiga, pengembangan dan revitalisasi pasar agar lebih adaptif terhadap kebutuhan zaman.

Keempat, fasilitasi distribusi perdagangan untuk mendukung ketahanan pangan dan kenyamanan transaksi. Dan kelima, manajemen investasi, termasuk membuka peluang bisnis baru seperti pemanfaatan ruang promosi hingga pengembangan properti berbasis campuran.

“Tidak hanya untuk aktivitas pasar, aset-aset ini bisa dikembangkan menjadi ritel, fasilitas olahraga, bahkan hunian,” ujar Raja Malem, memberi sinyal pendekatan multipurpose dalam pengelolaan aset pasar.

Benang Merah dari Danau Toba

Jika menilik rekam jejaknya, penugasan ini bukan tanpa dasar. Lulusan Planologi ITB tahun 2002 itu sebelumnya menjabat Direktur Industri Pariwisata dan Kelembagaan Kepariwisataan di Badan Pengelola Otoritas Danau Toba (BPODT). Di sana, ia memimpin orkestrasi investasi dan pengembangan kawasan Toba Caldera Resort—sebuah proyek strategis nasional.

Selama hampir lima tahun, Raja Malem mengelola dan memasarkan lahan seluas 386 hektar menjadi berbagai fasilitas pariwisata: hotel, glamping, restoran, hingga amphitheater. Ia tidak berhenti pada promosi, tetapi memastikan investasi benar-benar terealisasi di lapangan.

Salah satu capaian pentingnya adalah masuknya investor seperti Nimoland Group melalui proyek Nimo Adventure Kaldera, serta komitmen Bobobox Group untuk pengembangan villa premium.

Bahkan, unit Bobocabin yang telah beroperasi sejak 2021 mencatat tingkat okupansi di atas 80 persen—indikator keberhasilan dalam membangun ekosistem yang hidup.

Pendekatan yang ia bawa konsisten: investasi harus berujung pada eksekusi, bukan sekadar komitmen di atas kertas.

Dari Perencana ke Penggerak Kebijakan

Di luar jabatan struktural, Raja Malem dikenal aktif dalam organisasi profesi. Ia pernah menjabat Sekretaris Jenderal Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP) DKI Jakarta selama dua periode (2013–2019), serta terlibat di tingkat pusat dan organisasi internasional seperti EAROPH Indonesia. Saat ini, ia juga menjabat Wakil Sekretaris Jenderal DPP Realestat Indonesia (REI).

Jejak ini menunjukkan spektrum perannya yang luas: dari perencana teknokratis hingga penggerak kebijakan dan jejaring investasi.

Ujian di Jakarta

Kini, tantangan yang dihadapi berbeda. Jika di Danau Toba ia membangun dari ruang yang relatif “kosong”, di Jakarta ia harus menata sistem yang sudah berjalan dengan kompleksitas sosial-ekonomi yang tinggi. Pedagang, konsumen, dan dinamika urban menjadi variabel yang tidak bisa disederhanakan.

Namun di situlah letak relevansi pengalamannya. Transformasi Pasar Jaya membutuhkan pendekatan yang tidak hanya fisik, tetapi juga ekosistem—menghubungkan fungsi pasar tradisional dengan kebutuhan gaya hidup urban modern.

Keberhasilan Raja Malem Tarigan di Pasar Jaya pada akhirnya akan diukur dari satu hal sederhana namun krusial: sejauh mana ia mampu mengubah aset menjadi nilai—bagi perusahaan, bagi daerah melalui peningkatan PAD, dan bagi masyarakat sebagai pengguna utama pasar.

Penunjukan ini bukan sekadar penempatan pejabat. Ia adalah ujian atas konsistensi antara gagasan, pengalaman, dan kemampuan mengeksekusi di panggung yang jauh lebih kompleks: Jakarta. (\•/)

Editor: AYS Prayogie
Sumber: HITV DKI Jakarta

  • Penulis: AYS Prayogie

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menjelang HUT, IWOI Karimun Gelar Rapat Tahunan dan Paparkan Program Kerja

    Menjelang HUT, IWOI Karimun Gelar Rapat Tahunan dan Paparkan Program Kerja

    • 0Komentar

    Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Kabupaten Karimun, pengurus daerah organisasi tersebut menggelar rapat tahunan untuk membahas program kerja akhir tahun. Penulis: M. SAIPUL HITVBERITA.COM | Karimun — Rapat berlangsung pada Senin malam (28/7/2025), bertempat di Perumahan Aulia Perdana Residence, Kelurahan Harjosari, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. Ketua Dewan Pimpinan […]

  • Satresnarkoba Polres Belitung Berhasil Mengungkap 12 Tersangka Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu Selama Periode Juni – Juli 2025.

    Satresnarkoba Polres Belitung Berhasil Mengungkap 12 Tersangka Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu Selama Periode Juni – Juli 2025.

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | Belitung — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Belitung kembali mencatat prestasi dalam pemberantasan peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Kabupaten Belitung. Selama periode bulan Juni hingga Juli 2025, petugas berhasil mengamankan 12 orang tersangka terkait dugaan penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis sabu. Dari 12 tersangka yang diamankan, 7 orang merupakan pengguna, sementara 5 […]

  • Enam Tersangka Kasus Korupsi Diskanak Purwakarta Ditahan Kejari

    Enam Tersangka Kasus Korupsi Diskanak Purwakarta Ditahan Kejari

    • 0Komentar

    Usai pemeriksaan tersangka kasus korupsi pada Diskanak Purwakarta resmi ditahan oleh Kejari. (Dok/Foto/Raffa) Reporter: Raffa Christ Manalu Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta resmi menahan enam dari tujuh tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan budidaya ikan skala kecil di Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Purwakarta, Kamis (5/6/2025). HITVBERITA.COM | Purwakarta – Proyek yang bersumber dari […]

  • Menkomdigi Meutya Hafid: PWI Harus Jadi Rumah Nyaman bagi Wartawan, Pers Perekat Persatuan Bangsa ‎

    Menkomdigi Meutya Hafid: PWI Harus Jadi Rumah Nyaman bagi Wartawan, Pers Perekat Persatuan Bangsa ‎

    • 0Komentar

    Penulis: Zion Magdalena Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan pentingnya peran pers sebagai perekat persatuan bangsa di tengah derasnya arus disinformasi dan tantangan era kecerdasan artifisial (AI). HITVBERITA.COM | Surakarta — Hal itu disampaikan Meutya saat menghadiri Pengukuhan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Masa Bakti 2025–2030 di Monumen Pers Nasional, Surakarta, Sabtu […]

  • Usai Diambil Sumpah sebagai Advokat, Men Gumpul Fokus Perjuangkan Laporan Pidana Terhenti

    Usai Diambil Sumpah sebagai Advokat, Men Gumpul Fokus Perjuangkan Laporan Pidana Terhenti

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | Palangka Raya – Ketua Umum Kalteng Watch, Ir. Men Gumpul Cilan Muhammad atau yang akrab disapa Men Gumpul, menegaskan kembali komitmennya setelah resmi diambil sumpah oleh Ketua Pengadilan Tinggi Kalimantan Tengah sebagai advokat. Ia menyatakan siap menindaklanjuti sejumlah laporan pidana yang mandek di Kepolisian, baik di Polda Kalteng maupun Polresta Palangka Raya. Men […]

  • Speedboat Siluman ABRAR JAYA Ditangkap di Perairan Barelang, ABK Diduga Kabur Atas Arahan Oknum Bea Cukai!

    Speedboat Siluman ABRAR JAYA Ditangkap di Perairan Barelang, ABK Diduga Kabur Atas Arahan Oknum Bea Cukai!

    • 0Komentar

    Gelapnya perairan Sungai Boloh, Jembatan 6 Barelang, pada malam 9 Juli 2025 ternyata menyimpan drama yang lebih kelam dari sekadar penangkapan kapal penyelundup. Sebuah speedboat tanpa nomor lambung, dikenal di kalangan pelabuhan sebagai “kapal siluman” dengan nama ABRAR JAYA, berhasil diamankan oleh Patroli Laut PSO Bea dan Cukai Batam. HITVBERITA.COM | BATAM – Kapal bertenaga […]

expand_less