Senin, 12 Okt 2026
dark_mode

Ekonom Pesimis, Rakyat Menunggu: Ketika Cara Membangun Ekonomi Perlu Dikoreksi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
  • print Cetak

Oleh: Nandan Limakrisna

Belakangan ini, nada pesimisme dari kalangan ekonom terhadap arah ekonomi Indonesia semakin sering terdengar. Ada yang menyoroti tekanan fiskal, ada yang mengkhawatirkan perlambatan pertumbuhan, ada pula yang melihat ketimpangan yang belum terselesaikan. Pesimisme ini sebenarnya dapat dipahami.

Mengapa?

Karena jika kita jujur melihat, banyak kebijakan ekonomi yang dijalankan pemerintah memang berangkat dari niat baik: mendorong pertumbuhan, menjaga stabilitas, dan meningkatkan kesejahteraan. Namun persoalannya bukan pada niat, melainkan pada pendekatan.

Kita terlalu lama membangun ekonomi dari atas

Logika yang digunakan masih sama: injeksi dana, proyek besar, dorongan kredit, stimulus fiskal. Semua itu penting, tetapi sering kali tidak menyentuh akar persoalan di lapangan. Akibatnya, uang berputar, tetapi tidak selalu menguatkan ekonomi rakyat secara nyata.

Di sisi lain, pelaku usaha kecil—yang jumlahnya jutaan—masih menghadapi masalah klasik: tidak ada kepastian pasar.

Inilah akar masalah yang sering luput dari perhatian

Banyak UMKM sebenarnya mampu memproduksi barang yang baik. Mereka kreatif, mereka bekerja keras. Tetapi tanpa pasar yang pasti, usaha mereka berjalan dalam ketidakpastian. Dalam kondisi seperti ini, tambahan modal atau kredit justru menjadi beban, bukan solusi.

Tidak heran jika ekonomi terlihat “bergerak”, tetapi pelaku di bawah masih merasa stagnan.

Dalam beberapa tahun terakhir, saya mencoba menyuarakan satu gagasan sederhana: ekonomi Indonesia harus dibangun dari bawah, bukan hanya dari atas. Salah satu pendekatan yang saya tawarkan adalah Snowball Business Model (SBM).

Model ini sederhana tetapi fundamental. Anggota masyarakat tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga produsen dan promotor dalam satu jaringan ekonomi yang saling terhubung. Dengan demikian, pasar tidak lagi bergantung pada faktor eksternal, tetapi dibangun dari dalam komunitas itu sendiri.

Ketika anggota saling membeli, saling mempromosikan, dan saling mendukung, maka terbentuklah ekosistem ekonomi yang stabil. Usaha kecil tidak lagi berjalan sendiri, tetapi tumbuh bersama dalam jaringan.

Saya telah menyampaikan gagasan ini melalui berbagai forum, termasuk media sosial dan tulisan di surat kabar nasional. Namun harus diakui, gagasan seperti ini sering kali tidak dianggap serius.

Mungkin karena terlalu sederhana.
Mungkin karena tidak melibatkan angka triliunan. Atau mungkin karena tidak datang dari sistem yang sudah mapan.

Padahal sering kali solusi besar justru berangkat dari ide yang sederhana.

Jika kita terus mengandalkan pendekatan lama—mendorong ekonomi dari atas tanpa memperkuat fondasi di bawah—maka pesimisme para ekonom akan terus berulang. Bukan karena bangsa ini tidak mampu, tetapi karena cara yang digunakan belum menyentuh akar persoalan.

Ekonomi yang kuat bukan hanya soal angka pertumbuhan, tetapi tentang seberapa banyak rakyat yang terlibat di dalamnya.

Jika rakyat hanya menjadi penonton, maka pertumbuhan akan terasa jauh.
Jika rakyat menjadi pelaku, maka pertumbuhan akan terasa nyata.

Di sinilah pentingnya keberanian untuk mencoba pendekatan baru.

Snowball Business Model bukan satu-satunya solusi, tetapi menawarkan arah yang jelas: membangun pasar dari dalam, memperkuat jaringan ekonomi rakyat, dan menjadikan kepercayaan sebagai modal utama.

Pertanyaannya sekarang sederhana:

Apakah kita akan terus bertahan pada cara lama yang hasilnya sudah kita ketahui, atau berani mencoba cara baru yang mungkin membawa perubahan?

Sejarah ekonomi selalu menunjukkan bahwa lompatan besar terjadi ketika ada keberanian untuk berpikir berbeda.

Dan mungkin, saat ini, yang dibutuhkan Indonesia bukan hanya kebijakan baru, tetapi cara berpikir baru dalam membangun ekonomi bangsa. (\•/)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menyanyi Bersama, Menyatukan Suara Ormas Ibu Kota!

    Menyanyi Bersama, Menyatukan Suara Ormas Ibu Kota!

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • 0Komentar

    Oleh: AYS Prayogie Di sebuah sudut Jakarta Selatan, alunan nada dan derai tawa terdengar menyatu di Kedai Rawon Bidadari. Bukan konser, bukan pula festival musik besar. Namun, suasananya tak kalah hangat. Sebanyak 70 organisasi kemasyarakatan (ormas) dari seluruh wilayah DKI Jakarta hadir untuk satu tujuan: menyanyi bersama dalam ajang Lomba Karaoke Antar Ormas se-DKI Jakarta. […]

  • ZMH Pelaku Penyerangan Terhadap Polisi, Positip Narkoba

    ZMH Pelaku Penyerangan Terhadap Polisi, Positip Narkoba

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | Jakarta Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly, memberikan keterangan Pers hari ini Selasa 16 Juli 2024 di Mapolres Jakarta Timur, terkait penahanan terhadap ZMH warga Kelender Duren sawit Jakarta Timur, yang diduga telah melakukan penyerangan dengan mempergunakan Senjata Tajam, terhadap Kanit Turjawali Polres Jakarta Timur Iptu Rano Mardani. Dalam keterangan […]

  • Polres Lingga Gelar Operasi Patuh Seligi 2025, Kapolres Tekankan Budaya Tertib Berlalu Lintas

    Polres Lingga Gelar Operasi Patuh Seligi 2025, Kapolres Tekankan Budaya Tertib Berlalu Lintas

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • 0Komentar

    Kolase Foto HITV: Saat Polres Lingga menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Seligi 2025. (Foto/Rus/Lingga) Penulis: Ruslan LGA Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan di jalan raya sekaligus mendukung visi besar Indonesia Emas 2045, Polres Lingga menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Seligi 2025 pada Senin (14/7/2025). Kegiatan berlangsung di Lapangan Tribrata Polres […]

  • Satpolairud

    Sat Polairud Polres Karimun : Podas Silau Cerdaskan Anak Pesisir dan Pulau

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    Penulis : M. Zulkifli Ritonga  Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Karimun terus mewujudkan komitmenya dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak di wilayah pesisir dan kepulauan melalui Rumah Pintar Program Podas Silau “Polair Cerdaskan Anak Pesisir & Pulau “ HITV. BERITA. COM | KARIMUN – Satpolairud Polres Karimun menggelar kegiatan edukatif untuk anak – anak […]

  • Kasatreskrim Polresta Barelang Masih Dijabat Kompol Debby, Analisis Soal Suksesi Mulai Mengemuka

    Kasatreskrim Polresta Barelang Masih Dijabat Kompol Debby, Analisis Soal Suksesi Mulai Mengemuka

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • 0Komentar

    Dinamika menjelang kemungkinan pergantian pejabat di lingkungan Polresta Barelang mulai menjadi perhatian publik. BATAM, HITV — Salah satu jabatan yang menjadi sorotan adalah posisi Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Barelang, yang hingga kini masih resmi dijabat Kompol M. Debby Tri Andrestian, meski yang bersangkutan tengah mengikuti pendidikan Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) Polri. Belum […]

expand_less