Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Anak Putus Sekolah di Tengah Ekonomi Lesu: Alarm Kegagalan Amanah Pejabat Publik

  • account_circle webtable
  • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
  • print Cetak

 

Oleh: Prof. Dr. KH Sutan Nasomal, SH, MH

FENOMENA anak putus sekolah yang kian meluas di berbagai daerah bukan sekadar persoalan pendidikan. Ia adalah cermin dari rapuhnya tata kelola ekonomi dan kegagalan moral sebagian pejabat publik dalam menjalankan amanah jabatan. Ketika ekonomi melemah, yang pertama kali dikorbankan bukanlah kepentingan elite, melainkan masa depan anak-anak bangsa.

Dalam berbagai aduan masyarakat yang saya terima, persoalan anak putus sekolah hampir selalu beririsan dengan satu akar masalah: menurunnya pendapatan keluarga akibat ekonomi yang lesu. Orang tua kehilangan pekerjaan, usaha kecil runtuh, harga kebutuhan pokok melonjak, sementara akses bantuan dan perlindungan negara tidak menjangkau mereka secara memadai.

Ironisnya, kondisi ini berlangsung di tengah maraknya kasus korupsi yang menjerat pejabat negara. Ketika mereka yang diberi mandat justru sibuk memperkaya diri, dampaknya menjalar ke sendi-sendi kehidupan rakyat. Ekonomi terpuruk, beban utang rumah tangga meningkat, dan konflik keluarga pun tak terhindarkan. Data sosial di lapangan menunjukkan, tak sedikit keluarga harus berakhir pada perceraian karena tak sanggup menanggung tekanan hidup. Dalam situasi seperti itu, hak anak atas pendidikan perlahan tersingkir.

Banyak anak akhirnya memilih berhenti sekolah, bukan karena malas belajar, melainkan karena harus membantu orang tua bertahan hidup. Mencari uang receh di jalan, bekerja serabutan, atau sekadar memastikan dapur tetap mengepul, menjadi rutinitas yang mengalahkan mimpi mereka akan bangku sekolah. Ini adalah potret kemiskinan struktural yang tak boleh dinormalisasi.

Kenaikan biaya hidup yang tak sebanding dengan ketersediaan lapangan kerja menunjukkan lemahnya kepekaan kepala daerah dalam membaca realitas sosial. Sepuluh tahun terakhir, kegagalan kebijakan di tingkat pusat dan daerah telah menggerus daya tahan usaha kecil masyarakat. Akibatnya, krisis ekonomi tidak lagi bersifat statistik, melainkan menjelma tragedi kemanusiaan di tingkat keluarga.

Saya menilai, kepala daerah tidak boleh hanya sibuk dengan pidato seremonial dan pencitraan. Rakyat hari ini menilai dengan sangat rasional: apakah pejabat mampu bekerja atau tidak. Jabatan publik bukan panggung retorika, melainkan ruang pengabdian yang dibiayai oleh keringat dan pengorbanan rakyat.

Lebih berbahaya lagi, bila persoalan anak putus sekolah justru dijadikan proyek baru yang sarat kepentingan. Jurang kebodohan yang diciptakan oleh kelalaian negara adalah kejahatan jangka panjang, karena dampaknya akan dirasakan lintas generasi.

Dalam konteks ini, Presiden Republik Indonesia memegang peran strategis. Presiden harus secara tegas memerintahkan seluruh jajaran pemerintahan—khususnya kepala daerah—untuk fokus memulihkan ekonomi rakyat dan menyelamatkan masa depan anak-anak Indonesia. Penguatan ekonomi masyarakat luas adalah formula utama untuk memastikan hak pendidikan tetap terjaga.

Bila pada akhirnya jutaan anak harus putus sekolah karena para pemimpin daerah tidak mampu bekerja secara amanah dan profesional, maka pertanyaannya menjadi sederhana sekaligus tegas: untuk apa mereka dipertahankan?

Negara tidak boleh kalah oleh ketidakbecusan pejabatnya sendiri. Masa depan anak-anak Indonesia adalah taruhan peradaban yang tidak bisa dikompromikan. (\•/)

Penulis:
Prof. Dr. KH Sutan Nasomal, SH, MH,
Pakar Hukum Internasional | Ekonom Nasional | Tokoh Pers Internasional | Dewan Etik MIO Indonesia

  • Penulis: webtable

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rivalitas AS–China, Indonesia Dituntut Perkuat Ekonomi Rakyat

    Rivalitas AS–China, Indonesia Dituntut Perkuat Ekonomi Rakyat

    • 0Komentar

    Ketegangan hubungan antara Amerika Serikat dan China kembali menjadi perhatian dunia setelah pertemuan dua pemimpin negara besar, Donald Trump dan Xi Jinping, ramai diperbincangkan publik internasional. JAKARTA, HITV– Rivalitas dua kekuatan ekonomi terbesar dunia itu, kini dinilai semakin mengarah pada persaingan strategis yang berpotensi memengaruhi stabilitas global. Pengamat kerap mengaitkan situasi tersebut dengan konsep Thucydides […]

  • Mayoritas Anggota DPRD Kabupaten Dharmasraya Masa Bhakti 2024-2029, Wajah Baru!

    Mayoritas Anggota DPRD Kabupaten Dharmasraya Masa Bhakti 2024-2029, Wajah Baru!

    • 0Komentar

    HiTvBerita.COM | Dharmasraya – Bertempat di Gedung DPRD Kabupaten Dharmasraya, Pulau Punjung, Provinsi Sumatera Barat, pada hari Rabu, tanggal 14 Agustus 2024, Ketua Pengadilan Negeri Pulau Punjung, Diana Dewi Yani memandu prosesi pembacaan Sumpah atau Janji 30 Anggota DPRD Kabupaten Dharmasraya untuk masa bhakti 2024-2029. Ketua Pengadilan Negeri Pulau Punjung, Diana Dewi Yani Saat Memandu […]

  • Perkuat Tata Kelola, Lapas Batang Gelar Rapat Khusus Primkopasindo Bahas AD/ART

    Perkuat Tata Kelola, Lapas Batang Gelar Rapat Khusus Primkopasindo Bahas AD/ART

    • 0Komentar

    Lapas Kelas IIB Batang memperkuat tata kelola koperasi pegawai melalui Rapat Anggota Khusus (RAK) Primer Koperasi Pemasyarakatan Indonesia (Primkopasindo), Jumat (21/8/2026). BATANG, HITV – Rapat yang digelar di Aula Baharuddin Lopa Lapas Batang tersebut secara khusus membahas perumusan dan penyusunan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Primkopasindo. Agenda ini menjadi bagian dari upaya menata […]

  • RANS Entertainment, Umumkan Acara Sportainment Terbesar Tahun 2025

    RANS Entertainment, Umumkan Acara Sportainment Terbesar Tahun 2025

    • 0Komentar

    Dalam konferensi pers di Le Nusa Jakarta, Raffi Ahmad, pemilik RANS EntertainmentRaff, didampingi Nia Ramadhani, Nagita Slavina, Desta, dan Dikta Wicaksono, mengungkapkan bahwa acara olahraga spektakuler bertajuk “Lagi-lagi Tenis” akan dilaksanakan pada 9 Februari 2025 di Tenis Indoor Senayan Jakarta. HITVBERITA.COM | JAKARTA – Dalam Konprensi Pers yang digelar pada hari Senin 20 Januari 2025, […]

  • Persiapan Akhir Jelang Pemungutan Suara Pilkada Gubernur Daerah Khusus Jakarta di TPS 24 RW 04 Johar Baru Jakarta Pusat

    Persiapan Akhir Jelang Pemungutan Suara Pilkada Gubernur Daerah Khusus Jakarta di TPS 24 RW 04 Johar Baru Jakarta Pusat

    • 0Komentar

    Menjelang pemungutan suara Pilkada Gubernur Daerah Khusus Jakarta yang akan berlangsung besok, Rabu, 27 November 2024, persiapan di berbagai lokasi TPS (Tempat Pemungutan Suara) terus dimatangkan. Salah satu TPS yang menarik perhatian adalah TPS 24 di Jalan Teladan No. 2, RW 04, Johar Baru, Jakarta Pusat. TPS ini akan digunakan oleh warga dari RT 010, […]

  • PKS Adakan Rakernas, Gerakan Mesin Partai Menuju Pilkada 2024

    PKS Adakan Rakernas, Gerakan Mesin Partai Menuju Pilkada 2024

    • 0Komentar

    HITVBerita.Com | Jakarta – Kegiatan Rapat Kerja Nasional Partai Keadilan Sejahtera, dilaksanakan hari ini Jumat 20 September hingga Minggu 22 September 2024, bertempat di Hotel di Grand Sahid Jaya Jakarta. Sekjen PKS Aboe Bakar Alhabsy kepada para wartawan peliput menjelaskan, kegiatan Rakernas ini diikuti oleh seluruh DPW PKS seluruh Indonesia, dengan jumlah peserta keseluruhan yang […]

expand_less