Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Silvanus Dio, Suara Lantang Dayak Manuhing Menuntut Plasma Sawit

  • account_circle Royke Jhony Piay
  • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
  • print Cetak

HITVBERITA.COM | Gunung Mas – Sosok Silvanus Dio, pemuda Dayak Manuhing dari Tumbang Talaken, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, dikenal sebagai figur yang lantang memperjuangkan hak-hak komunitasnya. Dio disegani terutama karena sikapnya yang tegas dan konsisten membela utus—suku dan tanah kelahirannya, terutama soal tuntutan plasma 20 persen dari luas perkebunan kelapa sawit.

Di kampung halamannya, Dio aktif mengadvokasi warga yang merasa hak mereka atas kebun plasma tak sesuai dengan data yang tercantum dalam SK Bupati Gunung Mas mengenai daftar calon petani plasma. Di Kecamatan Manuhing sendiri beroperasi sejumlah perusahaan sawit: PT Hamparan Kalimantan Sawit (HKS), PT Tanduhan Pandohop Asi (TPA), dan PT Agro Lestari Sentosa (ALS). 

Sebagian perusahaan mulai menjalankan program plasma, namun tetap memunculkan silang pendapat terkait keabsahan data penerima yang dikeluarkan melalui SK Bupati Jaya Samaya Monong.

Menurut Dio, sinkronisasi data masyarakat sekitar perusahaan mutlak dilakukan. Tanpa verifikasi menyeluruh, rawan terjadi penyimpangan dan manipulasi data penerima plasma yang dapat bertentangan dengan Permentan No. 98 Pasal 15 Ayat (1), UU Perkebunan No. 39 Pasal 58 Ayat (1), serta ketentuan tata ruang wilayah.

Ia menilai, lurah Tumbang Talaken, kepala Desa Tumbang Sepan, dan kepala Desa Bereng Balawan harus duduk bersama untuk menyelaraskan seluruh data warga yang berhak atas plasma 20 persen dari kebun inti. Sebab wilayah perusahaan memang berada di sekitar tiga desa/kelurahan itu. Jika data antardesa tak sinkron, kata Dio, maka kebijakan plasma berpotensi melenceng dari aturan yang berlaku.

Dio juga mendorong camat untuk mengundang para kades, lurah, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta dinas perkebunan guna menyatukan data berdasarkan dasar hukum yang jelas. Ia menegaskan bahwa warga yang telah menjual kartu anggota koperasi tak bisa lagi dimasukkan sebagai calon penerima plasma karena haknya telah beralih kepada pihak pembeli.

Dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat, Dio kerap turun langsung ke area perusahaan sawit. Sebagai putra daerah, ia merasa memiliki tanggung jawab moral terhadap kesejahteraan kampung halamannya.

Sebagai masyarakat Kalimantan Tengah, upaya Dio ini layak mendapat apresiasi, sebuah bentuk keberpihakan pada utusdalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. (/*/*/)

Penulis: RJP
Editor: Tata Rusmanto
Sumber: HITV Jateng

  • Penulis: Royke Jhony Piay

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hartany Soekarno Desak Pengusutan Aktor PT AKT Terkait Dugaan Kerugian Negara Rp4,2 Triliun

    Hartany Soekarno Desak Pengusutan Aktor PT AKT Terkait Dugaan Kerugian Negara Rp4,2 Triliun

    • 0Komentar

    Wartawan senior Kalimantan Tengah Hartany Soekarno mendesak pengusutan aktor utama kasus PT AKT yang diduga merugikan negara hingga Rp4,2 triliun, menyusul penguasaan kembali 1.699 hektare lahan tambang oleh Satgas PKH di Murung Raya. PALANGKA RAYA | HITV – Wartawan senior Kalimantan Tengah Hartany Soekarno mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas dan mengungkap aktor utama di […]

  • Kepala BSKDN Kemendagri Soroti Peran Strategis Analis Kebijakan Wujudkan Layanan Publik yang Inovatif dan Responsif

    Kepala BSKDN Kemendagri Soroti Peran Strategis Analis Kebijakan Wujudkan Layanan Publik yang Inovatif dan Responsif

    • 0Komentar

    HITVBerita.Com | Gorontalo – Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo menyoroti pentingnya peran strategis analis kebijakan dalam mewujudkan layanan publik yang inovatif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber dalam Lokakarya Penulisan Dokumen Rekomendasi Kebijakan untuk Layanan Dasar yang Inklusif di Provinsi Gorontalo, Rabu […]

  • Program Mudik Gratis 2025: Kolaborasi PT Indorama dan Polres Purwakarta Berangkatkan 12 Bus!

    Program Mudik Gratis 2025: Kolaborasi PT Indorama dan Polres Purwakarta Berangkatkan 12 Bus!

    • 0Komentar

    Kapolres Purwakarta AKBP Lilik Ardiansyah saat pelepasan mudik gratis 2025 di PT Indorama. (Dok/Foto/Raffa) Program Mudik Gratis 2025 yang diselenggarakan oleh PT Indorama Teknologi bekerja sama dengan Polres Purwakarta resmi diberangkatkan pada Sabtu, 29 Maret 2025. Acara pelepasan peserta mudik ini diadakan di kawasan PT Indorama Teknologi yang terletak di Desa Cijaya, Kecamatan Campaka, Kabupaten […]

  • Bertemu di Purwakarta, Anindya Bakrie dan Kang Dedi Mulyadi Bahas Ekonomi Berbasis Lokal

    Bertemu di Purwakarta, Anindya Bakrie dan Kang Dedi Mulyadi Bahas Ekonomi Berbasis Lokal

    • 0Komentar

    Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie dan rombongan saat bertemu Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Purwakarta. (Dok/Foto/Raffa) Dalam rangka mengembangkan ekonomi berbasis lokal, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Anindya Bakrie, bertemu dengan Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), di Purwakarta, Jawa Barat, pada Jumat, 21 Maret 2025. HITVBERITA.COM | Purwakarta – Dalam […]

  • Satpolairud Polres Lingga Amankan Kapal Kayu Bakau Ilegal

    Satpolairud Polres Lingga Amankan Kapal Kayu Bakau Ilegal

    • 0Komentar

    Satpolairud Polres Lingga mengamankan satu unit kapal tanpa nama yang mengangkut ribuan batang kayu bakau diduga ilegal di perairan Bakung Serumpun, Kabupaten Lingga. LINGGA | HITV – Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Lingga mengamankan satu unit kapal tanpa nama yang diduga mengangkut ribuan batang kayu bakau ilegal di perairan Air Batu, Desa Tanjung […]

  • 10 Tewas, 5 Diduga Masih Tertimbun Longsor Tambang Gunung Kuda Cirebon

    10 Tewas, 5 Diduga Masih Tertimbun Longsor Tambang Gunung Kuda Cirebon

    • 0Komentar

    Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyatakan, bencana terjadi sekitar pukul 14.10 WIB. (Dok/Foto/Raffa) Reporter: Raffa Christ Manalu   Bencana longsor terjadi di kawasan tambang galian C Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Jumat (30/5/2025). Sedikitnya 10 orang dipastikan tewas, dan lima lainnya diduga masih tertimbun material […]

expand_less