Selasa, 13 Okt 2026
dark_mode

Skandal BBM DLH Purwakarta, Pengembalian Rp1,2 Miliar Picu Kecurigaan Publik

  • account_circle Raffa Christ Manalu
  • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
  • print Cetak

Pengembalian dana senilai Rp1,2 miliar yang berkaitan dengan temuan dugaan penyimpangan di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Purwakarta justru memunculkan tanda tanya baru di tengah publik.

PURWAKARTA, HITV — Pernyataan Kepala DLH Purwakarta, Erlan Diansyah, yang menyebut persoalan dugaan penyimpangan di Dinas Lingkungan Hidup tersebut sebagai bagian dari masa lalu, dinilai belum menjawab substansi persoalan.

Alih-alih meredakan polemik, sikap Erlan itu justru memicu kecurigaan adanya upaya melindungi pihak-pihak tertentu di internal dinas.

Informasi yang berkembang di lapangan menyebutkan, terdapat dugaan penggunaan narasi “pejabat baru” sebagai pembatas tanggung jawab, sehingga pengusutan tidak merembet ke aktor lama yang diduga terlibat dalam praktik manipulasi, termasuk terkait penggunaan sistem distribusi BBM berbasis digital.

Pertanyaan mendasar yang kini mengemuka adalah asal-usul dana pengembalian tersebut. Dengan nilai yang cukup besar, publik menilai perlu ada penelusuran menyeluruh untuk memastikan bahwa dana itu tidak bersumber dari anggaran lain, termasuk dari tahun berjalan.

Ketua Aspirasi Masyarakat Purwakarta (Amarta), Tarman Sonjaya, sebelumnya mempertanyakan logika pengembalian dana tersebut.

“Jika pengembalian itu bukan dari pihak yang bertanggung jawab, lalu dari mana sumbernya?” ujarnya, Maret lalu.

Dalam keterangannya, Erlan menyatakan dirinya belum mengetahui secara rinci duduk perkara karena baru menjabat beberapa bulan. Namun, pernyataan tersebut justru dinilai janggal oleh sejumlah kalangan. Sebagai pimpinan instansi, ia dinilai memiliki kewenangan untuk melakukan audit internal dan memastikan proses penegakan disiplin berjalan.

Sejauh ini, belum ada informasi resmi mengenai sanksi tegas terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat, termasuk bendahara maupun pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK). Padahal, dugaan manipulasi yang mencuat, termasuk terkait pencetakan bukti transaksi fiktif, tergolong pelanggaran serius dalam tata kelola keuangan daerah.

Pengamat menilai, pengembalian kerugian negara tidak serta-merta menghapus unsur pidana. Karena itu, penanganan kasus tidak cukup berhenti pada aspek administratif.

Desakan pun menguat agar Inspektorat daerah dan aparat penegak hukum, termasuk kejaksaan, melakukan audit lanjutan secara komprehensif. Audit forensik dianggap penting untuk menelusuri aliran dana serta memastikan tidak ada penggunaan anggaran tahun berjalan untuk menutup kerugian masa lalu.

Kasus ini menjadi ujian bagi komitmen transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Publik berharap, penanganan dilakukan secara terbuka dan tuntas, sehingga tidak menyisakan ruang bagi praktik serupa di masa mendatang. (\•/)

Editor: Asep Yogi
Sumber: HITV Jabar

  • Penulis: Raffa Christ Manalu

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sinergitas Grib Jaya dan Banser NU, Harmoni di Tengah Keberagaman

    Sinergitas Grib Jaya dan Banser NU, Harmoni di Tengah Keberagaman

    • calendar_month Minggu, 27 Okt 2024
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Affandi, A.Md.Par Dalam perjalanan kehidupan sosial masyarakat, keberagaman sering kali menjadi tantangan, namun sekaligus juga anugerah. Di tengah dinamika itu, semangat kebersamaan antar ormas menjadi hal yang sangat penting untuk terus dirawat. Beberapa waktu lalu, saya bersama jajaran DPC Grib Jaya Kabupaten Kebumen turut serta dalam kegiatan Pengajian Rutin Muslimat NU se-Kecamatan Sruweng, […]

  • Penetapan Nomor Urut Paslon Gubernur Dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Tahun 2024

    Penetapan Nomor Urut Paslon Gubernur Dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Tahun 2024

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • 0Komentar

    HITVBerita.Com | Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, malam hari ini Senin tanggal 23 September 2024, melaksanakan Rapat Pleno Terbuka Pengundian dan Penetapan Nomor Urut Paslon Peserta Pilkada DKI Jakarta tahun 2024 bertempat di Kantor KPU DKI Jakarta Jalan Salemba Raya Jakarta Pusat. Hadir dalam acara tersebut, para Komisioner KPU DKI Jakarta, Bawaslu […]

  • PT Bumi Mas Indonesia Mandiri Bantah Tudingan Telantarkan CPMI

    PT Bumi Mas Indonesia Mandiri Bantah Tudingan Telantarkan CPMI

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • 0Komentar

    Penulis: Bainanah Bahthy Kepala Cabang PT Bumi Mas Indonesia Mandiri Bima, Sahbudin, S.Pd.I., membantah keras tudingan bahwa perusahaannya menelantarkan seorang Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) asal Kota Bima. Tuduhan tersebut sebelumnya disampaikan Front Masyarakat Antikorupsi (FMK) Nusa Tenggara Barat melalui koordinatornya, Danil Akbar. HITVBERITA.COM | Kota Bima — Pernyataan bantahan itu disampaikan Sahbudin dalam wawancara […]

  • Pensiun Jadi Sekda, Acep Jamhuri Nyatakan Maju di Pilkada Karawang 2024

    Pensiun Jadi Sekda, Acep Jamhuri Nyatakan Maju di Pilkada Karawang 2024

    • calendar_month Selasa, 2 Jul 2024
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM KARAWANG | Setelah mengabdi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam kurun waktu 34 tahun di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Sekretaris Daerah (Sekda) Karawang, Acep Jamhuri kini resmi memasuki masa purnabaktinya. Hal tersebut disampaikan Acep Jamhuri atau yang kerap disapa Sekda Ajam saat mengisi kegiatan apel pagi yang dilaksanakan […]

  • Rekonsiliasi PWI: Panitia Kongres Persatuan Dibentuk, Mulai Bekerja 2 Juni 2025

    Rekonsiliasi PWI: Panitia Kongres Persatuan Dibentuk, Mulai Bekerja 2 Juni 2025

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • 3Komentar

      Dua kubu yang sempat berseteru di tubuh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), yakni kepemimpinan Hendry Ch Bangun dan Zulmansyah Sekedang, akhirnya menyepakati pembentukan panitia Kongres Persatuan.   HITVBERITA.COM | Jakarta–Kesepakatan tersebut menjadi bagian dari proses rekonsiliasi yang tertuang dalam “Kesepakatan Jakarta” dan diharapkan menjadi jalan damai menuju penyatuan organisasi wartawan tertua di Tanah Air. Panitia […]

expand_less