Senin, 10 Agu 2026
light_mode

Tambang Bogor Barat: Antara Janji Ekonomi dan Bayang-Bayang Bencana

  • account_circle Erwin Lubis
  • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
  • print Cetak

Wacana pembukaan kembali aktivitas tambang di wilayah Bogor Barat kembali memantik perdebatan publik. Di satu sisi, tambang dipandang sebagai penggerak ekonomi lokal. Di sisi lain, ia menyisakan kekhawatiran serius terkait kerusakan lingkungan dan keselamatan warga.

BOGOR, HITV Aliansi Pengawalan Hak Warga dan Pengawasan Anggaran Negara (PANDAWA) dalam rilisnya, Rabu (6/5/2026), mengungkapkan bahwa dinamika tambang di Bogor Barat tidak bisa dilihat secara tunggal. Setidaknya, ada empat sudut pandang yang mencerminkan kompleksitas persoalan tersebut: pragmatis, logis, etis, dan politis.

Dari sudut pandang pragmatis, tambang kerap dianggap sebagai solusi cepat atas persoalan ekonomi. Aktivitas ini menciptakan lapangan kerja, meski sebagian besar bersifat informal. Dampaknya terasa langsung: warung makan ramai, rumah kontrakan terisi, dan warga sekitar memperoleh penghasilan harian. “Bagi sebagian warga, ini soal bertahan hidup hari ini, bukan risiko jangka panjang,” tulis PANDAWA.

Namun, pendekatan ini dinilai cenderung mengesampingkan konsekuensi jangka panjang. Kerusakan lingkungan, degradasi kualitas udara, hingga potensi bencana kerap dipandang sebagai persoalan yang bisa ditunda.

Berbeda dengan itu, pendekatan logis menuntut adanya perhitungan menyeluruh antara manfaat ekonomi dan biaya sosial-ekologis. Secara administratif, tambang berizin memang menjanjikan pendapatan asli daerah (PAD) serta peluang kerja yang lebih terstruktur. Akan tetapi, realitas di lapangan sering kali menunjukkan beban tambahan: jalan rusak akibat lalu lintas truk berat, polusi debu, kemacetan, hingga kecelakaan.

“Pertanyaannya bukan sekadar berapa pemasukan yang diperoleh daerah, tetapi juga berapa besar biaya yang harus ditanggung untuk memperbaiki dampaknya,” demikian sorotan PANDAWA. Tanpa kalkulasi yang transparan, kebijakan berisiko menjadi spekulatif.

Dari sisi etika, persoalan tambang menyentuh aspek keadilan. PANDAWA menilai distribusi manfaat ekonomi dari aktivitas tambang tidak merata. Keuntungan lebih banyak dinikmati oleh pemilik modal dan kelompok tertentu, sementara masyarakat sekitar harus menanggung dampak langsung, mulai dari debu, kebisingan, hingga ancaman krisis air.

Lebih jauh, pendekatan ini juga mempertanyakan tanggung jawab antargenerasi. “Apakah wajar jika generasi mendatang mewarisi kerusakan lingkungan akibat keputusan hari ini?” tulis PANDAWA.

Sementara itu, kacamata politis melihat aktivitas tambang sebagai bagian dari jejaring kepentingan yang lebih luas. Perizinan tambang kerap dikaitkan dengan dinamika kekuasaan, termasuk relasi antara pelaku usaha dan elite politik. Dalam konteks ini, narasi pembangunan untuk kesejahteraan rakyat dinilai perlu diuji secara kritis.

Berdasarkan hasil investigasi di lapangan, PANDAWA mencatat sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut. Perusahaan yang disebut memiliki izin antara lain PT Quary Munara dan PT SBB Maloko. Sementara itu, terdapat pula perusahaan yang diduga beroperasi tanpa izin, yakni PT Lotus, PT Lola, dan PT Sudamanik.

Temuan ini menambah daftar persoalan yang perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah dan aparat penegak hukum. Kejelasan status perizinan dinilai menjadi kunci dalam memastikan tata kelola tambang yang akuntabel.

Perdebatan mengenai tambang di Bogor Barat pada akhirnya mencerminkan pilihan arah pembangunan daerah. Apakah pertumbuhan ekonomi jangka pendek akan menjadi prioritas, ataukah keberlanjutan lingkungan dan keselamatan warga yang diutamakan?

Di tengah tarik-menarik kepentingan tersebut, publik dihadapkan pada satu peran penting: mengawal kebijakan agar tetap berpijak pada data, keadilan, dan kepentingan jangka panjang. (\•/)

Editor: AYS
Sumber: HITV Jabar

  • Penulis: Erwin Lubis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renovasi SD 011 Tanjung Harapan Disorot: Proyek Bernilai Setengah Miliar Masih Gunakan Bahan Lama

    Renovasi SD 011 Tanjung Harapan Disorot: Proyek Bernilai Setengah Miliar Masih Gunakan Bahan Lama

    • 0Komentar

    Renovasi SD 011 Tanjung Harapan Disorot: Proyek Bernilai Setengah Miliar Masih Gunakan Bahan Lama ‎Penulis: Ruslan LGA Sebuah proyek renovasi di SD Negeri 011 Tanjung Harapan, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, menuai tanda tanya dari masyarakat. Meski dikabarkan menelan anggaran hampir setengah miliar rupiah, pelaksanaannya dinilai janggal karena masih menggunakan bahan-bahan bangunan lama. HITVBERITA.COM |Lingga – […]

  • Barang Sitaan Penyelundupan Haji Sage Dipertanyakan, Bea Cukai Batam Belum Bersuara

    Barang Sitaan Penyelundupan Haji Sage Dipertanyakan, Bea Cukai Batam Belum Bersuara

    • 0Komentar

    BATAM | HITV – Kasus dugaan penyelundupan di Pelabuhan Haji Sage, Batam, yang berhasil diungkap Kodim 0316/Batam bersama Denpom 1/6 dan mendapat atensi langsung Menteri Pertanian Amran Sulaiman, hingga kini belum menunjukkan kejelasan penanganan setelah dilimpahkan ke Bea dan Cukai Batam. Pengungkapan kasus tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0316/Batam Kolonel Arh Yan Eka Putra […]

  • “HARMONI” Cuci Motor Salju Hadir di Kota Pematangsiantar

    “HARMONI” Cuci Motor Salju Hadir di Kota Pematangsiantar

    • 0Komentar

    Cuci Motor Salju Harmoni resmi hadir di Kota Pematangsiantar sebagai solusi perawatan kendaraan roda dua dengan metode snow wash modern, menawarkan layanan kebersihan dan perawatan motor berkualitas bagi masyarakat Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun. PEMATANGSIANTAR | HITV – Cuci Motor Salju Harmoni resmi hadir di Kota Pematangsiantar sebagai solusi perawatan kendaraan roda dua bagi masyarakat Pematangsiantar […]

  • Deklarasi Menjaga Batam Madani, Momen Penting di Perayaan HUT LAM

    Deklarasi Menjaga Batam Madani, Momen Penting di Perayaan HUT LAM

    • 0Komentar

    Penulis: Zukifli Ritonga Minggu, 14 September 2025, menjadi hari bersejarah bagi Lembaga Adat Melayu (LAM) di Batam. Pasalnya,  perayaan Ulang Tahun LAM ke-25 diadakan di Dataran Engku Putri, Kantor Wali Kota Batam Center, dihadiri Walikota Batam,  H. Amsakar Achmad.  Sekain itu, HUT LAM juga dihadiri oleh berbagai tokoh penting, selain Wali Kota Batam, Kapolda Kepri, […]

  • Kapolres Lingga Didesak Tindak Tegas Tersangka Kasus Pemukulan!

    Kapolres Lingga Didesak Tindak Tegas Tersangka Kasus Pemukulan!

    • 0Komentar

    Penulis Ruslan LGA Kepolisian Resor Lingga didesak segera mengambil langkah tegas terhadap tersangka AC, yang dilaporkan terlibat dalam kasus dugaan pemukulan di kawasan Jeti XTBJ, lokasi pengapalan bauksit milik PT Hemina Jaya. HITVBERITA.COM | Lingga — Kasus ini mencuat setelah dua warga, BY dan HN, melaporkan AC atas dugaan tindak kekerasan ke Markas Polres Lingga. […]

  • Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Belitung: Silahturahmi dan Bantuan untuk Masyarakat Desa Dukong

    Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Belitung: Silahturahmi dan Bantuan untuk Masyarakat Desa Dukong

    • 0Komentar

    Dalam Rangka Melaksanakan Ibadah di Bulan Suci Ramadhan, Pemerintah Kabupaten Belitung Menggelar Kegiatan Safari Ramadhan Tahun 1446 Hijriah /2025 Masehi, Pada Hari Selasa, 18 Maret 2025, di Masjid AT Taqwa, Pelataran Pilang, Desa Dukong, Kecamatan Tanjungpandan. HITVBERITA.COM | Belitung – Kegiatan yang berlangsung pada Selasa sore tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Bupati Belitung […]

expand_less