Tindak Lanjut Arahan Mendagri, Bupati Garut Instruksikan Inventarisasi Jembatan
- account_circle Abdul Hapid
- calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
- visibility 54
- comment 0 komentar
- print Cetak

HITVBERITA.COM | Garut – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menginstruksikan seluruh camat hingga kepala desa di Kabupaten Garut untuk mempercepat pendataan dan inventarisasi jembatan, khususnya yang berfungsi vital sebagai akses menuju sekolah, fasilitas kesehatan, dan sarana publik. Arahan tersebut disampaikan secara virtual dari Command Center Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Garut, Jumat (28/11/2025).
Instruksi ini merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam rapat koordinasi virtual bersama pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota terkait agenda inventarisasi jembatan penyeberangan.
Syakur menekankan urgensi pendataan menyusul sejumlah kasus kerusakan infrastruktur di daerah lain yang berdampak pada stabilitas wilayah. “Tadi di Aceh itu, sampai jalan penghubung antarprovinsi jebol, jembatannya jebol dan lain-lain. Ini kan akan berdampak langsung terhadap kondusivitas wilayah, kegiatan pembangunan, dan lain-lain,” ujarnya.
Menurutnya, jembatan memiliki peran strategis dalam tiga sektor utama: pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Kerusakan jembatan dapat menghambat anak-anak menuju sekolah, menyulitkan warga yang hendak berobat, serta melumpuhkan aktivitas ekonomi masyarakat.
Syakur menegaskan batas waktu pengiriman data ke pemerintah pusat adalah 3 Desember 2025. Karena itu, ia meminta seluruh jajaran bekerja cepat. “Sudah aja sekalian saya minta tolong ke bapak ibu semua, semua kepala desa dibantu camatnya tolong inventarisasi semua jembatan yang ada,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Garut akan menyiapkan formulir pendataan yang mudah diisi, mencakup lokasi, foto, dimensi, jenis, panjang jembatan, hingga nama sungai yang dilintasi. Data tersebut diharapkan menjadi dasar bagi pemerintah pusat dalam merencanakan rehabilitasi maupun pembangunan jembatan baru yang vital bagi masyarakat Garut. (tr)
- Penulis: Abdul Hapid
