Sabtu, 10 Okt 2026
dark_mode

Wawako Batam Disorot Soal Kritik Media, IPJI: Pers Harus Jadi Mitra Kritis dan Konstruktif Pemerintah

  • account_circle AYS Prayogie
  • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
  • print Cetak

Pernyataan Wakil Wali Kota Batam sekaligus Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, terkait permintaan mempertimbangkan penghentian kerja sama dengan media yang memberitakan negatif menuai sorotan jurnalis.

BATAM, HITV — Ketua DPW Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) Kepulauan Riau, Ismail Ratusimbangan, menilai hubungan pemerintah dengan pers seharusnya tidak dibangun atas dasar keseragaman pemberitaan. Menurut dia, media bukan perangkat kehumasan pemerintah yang hanya bertugas menyampaikan keberhasilan dan citra positif pemerintahan.

Sebaliknya, pers harus ditempatkan sebagai mitra kritis sekaligus konstruktif yang membantu pemerintah melihat persoalan dari perspektif masyarakat.

“Jangan berpikir karena media bekerja sama dengan pemerintah, lalu media harus tunduk menjadi corong untuk memberitakan pencitraan baik pemerintah. Media tetap memiliki fungsi kontrol sosial dan kepentingan utamanya adalah publik,” tegas Ismail saat ditemui awak media HITV di salah satu kedai kopi di kawasan Nagoya, Batam, Kamis (27/8/2026).

Ismail mengatakan, kritik media terhadap kebijakan maupun kinerja pemerintah tidak semestinya dipandang sebagai bentuk permusuhan. Dalam sistem demokrasi, kritik justru merupakan bagian dari mekanisme kontrol agar penyelenggaraan pemerintahan tetap berjalan transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Menurutnya, media yang menjalankan fungsi kontrol bukan berarti anti-pemerintah. Justru melalui pemberitaan kritis, media dapat menjadi ruang evaluasi bagi pemerintah daerah untuk mengetahui persoalan yang mungkin belum terselesaikan di lapangan.

“Media itu bukan musuh pemerintah. Media adalah mitra yang kritis dan konstruktif. Kalau ada persoalan di tengah masyarakat, kemudian diberitakan, seharusnya itu menjadi bahan evaluasi pemerintah, bukan malah dianggap sebagai serangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kerja sama publikasi antara pemerintah dan media juga tidak boleh menghilangkan independensi jurnalistik. Kerja sama secara profesional semestinya ditempatkan sebagai hubungan kelembagaan dalam penyebarluasan informasi publik, bukan sebagai pertukaran kepentingan yang membuat media kehilangan kebebasan editorial.

Ismail menilai pemerintah memiliki mekanisme yang cukup untuk menanggapi pemberitaan yang dianggap tidak tepat. Jika terdapat informasi yang keliru, tidak lengkap, atau tidak berimbang, pemerintah dapat memberikan klarifikasi, data pembanding, maupun menggunakan hak jawab sesuai mekanisme yang berlaku.

“Kalau ada pemberitaan yang dianggap keliru, jawab dengan data dan konfirmasi. Jangan justru membungkam atau mengancam memutus kerja sama. Pemerintah memiliki ruang untuk memberikan hak jawab dan penjelasan,” katanya.

Menurut Ismail, respons pemerintah terhadap kritik juga menjadi cermin kedewasaan dalam menjalankan pemerintahan. Pejabat publik, kata dia, harus siap menerima bukan hanya pujian, tetapi juga kritik dan pertanyaan yang datang dari masyarakat melalui media.

Ia mengingatkan, pejabat publik memiliki tanggung jawab lebih besar dalam setiap pernyataan yang disampaikan karena ucapan maupun kebijakan mereka dapat menjadi konsumsi publik dan berpotensi menimbulkan persepsi luas di tengah masyarakat.

“Jujur, dengan apa yang disampaikan Li Claudia Chandra, saya sangat kecewa. Sebagai pejabat publik harus berhati-hati dalam berbicara. Jangan sampai pernyataan seorang pejabat justru menjadi konsumsi publik yang kemudian berkembang menjadi polemik,” ujarnya.

Meski demikian, Ismail menegaskan bahwa kritik yang disampaikan media juga harus tetap berada dalam koridor jurnalistik. Pers harus bekerja berdasarkan fakta, melakukan verifikasi, memberikan ruang konfirmasi, serta membedakan antara kritik berbasis data dan opini yang tidak memiliki dasar.

“Pers juga harus profesional. Kritik harus berdasarkan fakta dan kepentingan publik. Kalau ada data, sampaikan data. Kalau ada persoalan, konfirmasi pihak-pihak terkait. Dengan begitu, pemberitaan menjadi alat kontrol sekaligus solusi,” katanya.

Ia menilai pola hubungan seperti inilah yang semestinya dibangun antara pemerintah daerah dan media. Pemerintah membutuhkan pers untuk menyampaikan program dan kebijakannya kepada masyarakat, sementara pers membutuhkan keterbukaan pemerintah untuk memperoleh informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Pemerintah membutuhkan media, media juga membutuhkan keterbukaan pemerintah. Jadi hubungan ini jangan dibangun dengan pola ‘kalau beritanya bagus kita kerja sama, kalau kritis kita putus’. Itu cara pandang yang harus kita tinggalkan,” tegasnya.

Ismail juga menyampaikan pesan kepada kader Partai Gerindra, khususnya yang saat ini mendapat amanah di pemerintahan maupun lembaga legislatif. Ia meminta seluruh kader menjaga komunikasi publik serta mempertimbangkan secara matang setiap kebijakan dan pernyataan yang disampaikan kepada masyarakat.

“Saya berpesan kepada seluruh adik-adik saya di Partai Gerindra, baik di provinsi maupun kabupaten/kota. Ingat, perjuangan kita sangat pedih. Karena itu, seluruh kader, baik yang duduk di eksekutif maupun legislatif, jangan sampai kebijakan dan ucapan ke depannya justru menyulitkan perjuangan partai,” tuturnya.

Ismail menekankan, kader partai yang telah mendapatkan kepercayaan masyarakat harus mampu menunjukkan keteladanan dalam menjalankan amanah publik. Kepentingan masyarakat, menurutnya, harus ditempatkan di atas kepentingan politik maupun kepentingan kelompok.

“Jangan lari dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” tutup Ismail.

Sorotan tersebut pada akhirnya bukan semata soal apakah pemerintah boleh mengkritik balik media atau mengevaluasi bentuk kerja sama dengan perusahaan pers. Persoalan yang lebih mendasar adalah bagaimana pemerintah dan media menempatkan diri dalam hubungan yang sehat: pemerintah tetap terbuka terhadap kritik, sementara pers tetap independen, profesional, faktual, dan bertanggung jawab kepada publik.

“Dalam konteks itu, kritik media tidak seharusnya dipandang sebagai ancaman terhadap pemerintah.

KRITIK yang disampaikan secara profesional justru dapat menjadi alarm dini, bahan evaluasi, sekaligus masukan konstruktif agar kebijakan publik benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat Batam. (\•/)

Editor: AYS
Sumber: HITV Batam

  • Penulis: AYS Prayogie

Rekomendasi Untuk Anda

  • PDAM Tirta Lingga Jelaskan Penyebab Krisis Air di Kabupaten Lingga

    PDAM Tirta Lingga Jelaskan Penyebab Krisis Air di Kabupaten Lingga

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • 0Komentar

    Penulis Ruslan LGA Permasalahan pasokan air yang melanda Kabupaten Lingga beberapa waktu terakhir ternyata disebabkan oleh kondisi waduk sumber air baku utama yang mengalami defisit. Hal ini diungkapkan oleh PDAM Tirta Lingga, yang menyatakan bahwa rendahnya curah hujan di wilayah sekitar waduk dalam beberapa bulan terakhir menjadi faktor utama terjadinya krisis air ini. HITVBERITA.COM | […]

  • Listrik Padam Berulang di Singkep Barat, Warga Keluhkan Kerusakan Peralatan Elektronik

    Listrik Padam Berulang di Singkep Barat, Warga Keluhkan Kerusakan Peralatan Elektronik

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • 0Komentar

    Warga di Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, mengeluhkan pemadaman listrik yang terjadi berulang kali tanpa pemberitahuan dari pihak PT PLN (Persero). LINGGA, HITV – Dalam rentang sekitar tujuh jam, aliran listrik disebut padam hingga lima kali sehingga mengganggu aktivitas masyarakat dan memicu kerusakan sejumlah peralatan elektronik. Sejumlah warga menilai pemadaman yang berlangsung berulang […]

  • SMKN 1 Plered Klarifikasi Penggunaan Dana BOS 2024, Tegaskan Sesuai RKAS

    SMKN 1 Plered Klarifikasi Penggunaan Dana BOS 2024, Tegaskan Sesuai RKAS

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • 0Komentar

    Penulis: Raffa Christ Manalu SMKN 1 Plered memberikan klarifikasi terkait pemberitaan HiTvBerita edisi Jumat, 8 Agustus 2025, yang menyoroti penggunaan Dana BOS Tahun Anggaran 2024. Pihak sekolah menegaskan seluruh kegiatan telah sesuai Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) yang disetujui Dinas Pendidikan, sekaligus membantah adanya dugaan penggunaan dana untuk honorarium di luar ketentuan. HITVBERITA.COM | […]

  • Satgas Gakkum Operasi Tertib Tambang Polda Babel Sasar Lokasi Penambangan Ilegal Di Babar, 6 Orang Diamankan

    Satgas Gakkum Operasi Tertib Tambang Polda Babel Sasar Lokasi Penambangan Ilegal Di Babar, 6 Orang Diamankan

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | BABEL – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bangka Belitung melakukan penindakan terhadap penambangan tanpa izin dikawasan Dusun III Desa Sinar Surya Kecamatan Tempilang Kabupaten Bangka Barat. Kabid Humas Polda Bangka Belitung Kombes Pol Fauzan Sukmawansyah mengatakan penindakan itu dilakukan dalam rangka Operasi Tertib Tambang Menumbing 2025. “Ya, Selasa malam (16/12/25), Tim kita […]

  • SMAN 1 Barru Rayakan HUT ke-61, Ajang Kebersamaan Lintas Generasi

    SMAN 1 Barru Rayakan HUT ke-61, Ajang Kebersamaan Lintas Generasi

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • 0Komentar

    Penulis: Syamsu Marlin Menyongsong puncak peringatan hari ulang tahun ke-61, SMA Negeri 1 Barru (SMABAR) menggelar Run SMABAR dan Senam Sehat di lapangan sekolah, Minggu (7/9/2025). Kegiatan ini diikuti 1.136 peserta yang terdiri dari masyarakat umum, pelajar, guru, hingga alumni. HITVBERITA.COM | Barru– Suasana acara peringatan tampak penuh semangat sejak pagi. Derap langkah peserta lari […]

  • KPUD Papua Barat Daya Berpotensi Melanggar Aturan

    KPUD Papua Barat Daya Berpotensi Melanggar Aturan

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • 0Komentar

    (Kiri): Ahmad Maulana, SH, (Tengah): Caesario David Kaligis, B.Sc, SH, MH, (Kanan): Aria Wicaksana, SH. HITvBerita.COM | JAKARTA – Penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024 sudah memasuki tahapan pendaftaran pasangan calon (Paslon) di berbagai KPU daerah. Dan pada tanggal 22 September 2024 nanti, KPU seluruh Indonesia pun akan menetapkan seluruh Paslon yang mendaftar untuk mengikuti kontestasi demokrasi […]

expand_less