Wahyuning Darwati Bawa Gagasan Etika Birokrasi Era AI ke Forum Internasional Malaysia
- account_circle Mas TR
- calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
- print Cetak

Wahyuning Darwati Bawa Gagasan Etika Birokrasi Era AI ke Forum Internasional Malaysia. (Dok/Foto/TR)
Transformasi birokrasi di era kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) tidak hanya menuntut peningkatan teknologi, tetapi juga penguatan etika dan integritas aparatur negara.
JAKARTA, HITV — Gagasan tersebut menjadi fokus kajian yang dipresentasikan Wahyuning Darwati, mahasiswa Program Doktor Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Jakarta (UNJ), dalam forum akademik internasional di Universiti Utara Malaysia (UUM), yang berlangsung pada 19–25 Juni 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Wahyuning memaparkan hasil riset berjudul “Pengaruh Kepatuhan Internal terhadap Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI-WBK) pada Kanwil Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) DKI Jakarta serta Kaitannya dengan AI dan Etika.”
Kajian tersebut mengangkat isu yang dinilai semakin relevan di tengah percepatan digitalisasi layanan publik dan pemanfaatan teknologi AI dalam tata kelola pemerintahan.
Menurut Wahyuning, keberhasilan reformasi birokrasi tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan sistem yang digunakan, melainkan juga oleh tingkat kepatuhan internal, budaya integritas, dan kemampuan aparatur dalam menjaga etika di ruang digital.
Partisipasinya dalam forum internasional tersebut merupakan bagian dari program kerja sama akademik antara Universitas Negeri Jakarta dan Universiti Utara Malaysia. Selain menjadi salah satu syarat akademik dalam proses pendidikan doktoralnya, kegiatan ini juga menjadi ruang pertukaran gagasan mengenai tantangan birokrasi modern di kawasan Asia Tenggara.
- Penulis: Mas TR





Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.