Jumat, 7 Agu 2026
light_mode

Diduga Jual Material Tanpa Izin, Aktivitas Galian C di Lingga Jadi Sorotan

  • account_circle Ruslan
  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • print Cetak

Aktivitas penambangan galian C yang diduga berlangsung tanpa izin kembali menjadi sorotan di Kabupaten Lingga. Seorang pria berinisial Aseng Yamaha disebut-sebut mengendalikan kegiatan penggalian batu dan tanah menggunakan alat berat, sekaligus menjual hasil material dari lokasi tersebut.

LINGGA, HITV Temuan itu diperoleh tim HITV saat melakukan peninjauan dan wawancara dengan sejumlah pekerja di lokasi pada Kamis (6/8/2026).

Sejumlah pekerja yang ditemui mengaku seluruh aktivitas penambangan dilakukan atas arahan Aseng. Mereka juga menyebut hasil galian berupa batu dan tanah dipasarkan langsung oleh yang bersangkutan.

«”Ini punya Bang Aseng. Batu dijual Rp650 ribu per truk. Bang Aseng juga yang bawa ekskavatornya,” ujar salah seorang pekerja kepada tim HITV.»

Keterangan tersebut berbeda dengan pernyataan Aseng saat sebelumnya dikonfirmasi oleh HITV. Ketika itu, ia menyatakan tanah dari lokasi tersebut tidak diperjualbelikan.

Namun, berdasarkan hasil penelusuran terbaru, pekerja di lapangan justru mengungkapkan bahwa material tanah juga telah dipasarkan kepada pembeli.

“Dulu katanya tidak dijual. Tapi sekarang tanah hampir Rp200 ribu per truk,” kata pekerja lainnya.

Perbedaan keterangan tersebut memunculkan dugaan adanya aktivitas penjualan material hasil galian yang berlangsung secara terbuka.

Selain itu, penggunaan ekskavator dalam proses penggalian semakin menguatkan indikasi bahwa kegiatan tersebut dilakukan dalam skala usaha, bukan sekadar pekerjaan pematangan lahan biasa.

Merujuk pada ketentuan perundang-undangan di sektor pertambangan, pengambilan material batuan dan tanah yang tergolong mineral bukan logam maupun batuan (galian C) wajib memiliki perizinan sesuai ketentuan yang berlaku. Kegiatan tanpa izin berpotensi melanggar aturan pertambangan serta mengakibatkan kerugian negara karena tidak adanya penerimaan negara maupun daerah dari sektor tersebut.

Di sisi lain, aktivitas penambangan yang tidak diawasi juga berisiko menimbulkan dampak lingkungan, mulai dari perubahan bentang alam, kerusakan ekosistem, hingga tidak adanya kewajiban reklamasi pascatambang.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Aseng Yamaha terkait pengakuan para pekerja tersebut.

Penggunaan ekskavator dalam proses penggalian semakin menguatkan indikasi bahwa kegiatan penggalian tanah tersebut dilakukan dalam skala usaha, bukan sekadar pekerjaan pematangan lahan biasa. (Dok/Foto/Ruslan)

Demikian pula instansi berwenang, termasuk Dinas yang membidangi energi dan sumber daya mineral serta aparat penegak hukum, belum memberikan pernyataan resmi mengenai legalitas aktivitas tersebut.

Data Temuan Lapangan:

>Terduga pengelola: Aseng Yamaha.

> Dugaan kegiatan: Penambangan galian C tanpa izin dan penjualan material batu serta tanah.

> Harga material menurut keterangan pekerja: Batu sekitar Rp650.000 per truk, tanah sekitar Rp200.000 per truk.

> Peran yang disebut pekerja: Pengelola sekaligus operator alat berat.

> Lokasi: Kabupaten Lingga.

> Peninjauan lapangan: Kamis, 6 Agustus 2026.

HITV masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak-pihak terkait guna memenuhi prinsip keberimbangan pemberitaan. (\•/)

Editor: AYS
Sumber: HITV Lingga

  • Penulis: Ruslan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sanksi Tegas Harus Diberlakukan, Jangan Biarkan Kepala Sekolah Kebal Aturan!

    Sanksi Tegas Harus Diberlakukan, Jangan Biarkan Kepala Sekolah Kebal Aturan!

    • 0Komentar

    Penulis: Erwin Lubis  Di balik wajah segar tahun ajaran baru, terselip praktik lama yang terus berulang di sekolah-sekolah negeri Kota Depok. Penjualan seragam sekolah yang jelas-jelas dilarang pemerintah, masih saja terjadi. Harga yang dipatok pun tak main-main, mencapai Rp 1,75 juta per paket. Ironisnya, praktik tersebut berlangsung di hampir seluruh SMA negeri di Depok, tanpa […]

  • Didesak Evaluasi Pimpinan Bea Cukai Batam, Dugaan Penyelundupan di Pelabuhan Haji Sage Masih Berlangsung

    Didesak Evaluasi Pimpinan Bea Cukai Batam, Dugaan Penyelundupan di Pelabuhan Haji Sage Masih Berlangsung

    • 0Komentar

    Aktivitas bongkar muat barang ilegal diduga di Pelabuhan Haji Sage, Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Batam, kembali menjadi sorotan. BATAM, HITV — Meski lokasi tersebut pernah digerebek aparat gabungan pada November 2025, namun kegiatan pengiriman barang diduga ilegal itu, terpantau masih terus berlangsung hingga kini. Situasi itu memunculkan pertanyaan publik mengenai efektivitas pengawasan aparat di […]

  • Polres Belitung Gelar Apel Operasi Patuh Menumbing 2025: Wujud Nyata Disiplin Berlalu Lintas Menuju Indonesia Emas

    Polres Belitung Gelar Apel Operasi Patuh Menumbing 2025: Wujud Nyata Disiplin Berlalu Lintas Menuju Indonesia Emas

    • 0Komentar

    HITVBERITA COM | Belitung – Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas, Polres Belitung melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Menumbing 2025 di Lapangan Mapolres Belitung, Senin (14/07/2025). Apel ini dipimpin langsung oleh Kapolres Belitung, AKBP Sarwo Edi Wibowo, S.I.K., yang menyampaikan bahwa pelaksanaan operasi ini merupakan langkah strategis guna menciptakan […]

  • Bak DPO, Foto Wakil Ketua PWI Kepri Dipajang di Pintu Klub Malam Batam

    Bak DPO, Foto Wakil Ketua PWI Kepri Dipajang di Pintu Klub Malam Batam

    • 0Komentar

    Pemajangan foto Wakil Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepulauan Riau berinisial LCM dengan label “Black List” di sejumlah tempat hiburan malam di Batam menuai polemik. BATAM | HITV – Kuasa hukum LCM menilai tindakan tersebut telah mempermalukan kliennya di ruang publik dan berpotensi melanggar ketentuan hukum terkait kehormatan dan nama baik seseorang. Kuasa hukum LCM, […]

  • Nama “ROB” Kembali Disorot Usai Unggahan Ayu Aulia, Rekaman Percakapan Picu Spekulasi Publik

    Nama “ROB” Kembali Disorot Usai Unggahan Ayu Aulia, Rekaman Percakapan Picu Spekulasi Publik

    • 0Komentar

    Nama berinisial “ROB” kembali menjadi sorotan publik setelah selebgram Ayu Aulia mengunggah sebuah video berisi rekaman percakapan melalui akun media sosial pribadinya, Kamis (28/6/2026). BINTAN, HITV– Unggahan tersebut memantik beragam reaksi dan spekulasi warganet, terutama karena di dalamnya Ayu menyebut sosok yang disebut sebagai “orang nomor satu di Bintan“. Dalam rekaman yang diunggah, Ayu Aulia […]

  • Polres Karimun Panen Ikan Lele, Nila, dan Sawi Pakcoy Dukung Ketahanan Pangan Nasional

    Polres Karimun Panen Ikan Lele, Nila, dan Sawi Pakcoy Dukung Ketahanan Pangan Nasional

    • 0Komentar

    Polres Karimun kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dengan melaksanakan panen rutin ikan lele, ikan nila, dan sawi pakcoy di lingkungan Polres Karimun. KARIMUN | HITV – Polres Karimun terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan panen rutin dan budidaya pangan. Pada Jumat, 30 Januari 2026, bertempat di […]

expand_less