Minggu, 1 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ragam Peristiwa » Warga Geruduk Pabrik Semen di Karawang, Desak Pemprov Jabar Cabut Izin Tambang di Kawasan Karst!

Warga Geruduk Pabrik Semen di Karawang, Desak Pemprov Jabar Cabut Izin Tambang di Kawasan Karst!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
  • visibility 37
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Aksi demonstrasi yang semula berlangsung tertib, akhirnya menjadi ricuh setelah pihak perusahaan menolak memberi tanggapan. (Dok/Foto/Raffa)

HITVBERITA.COM | Karawang— Ribuan Warga Dari Sejumlah Desa di Karawang Selatan Menggelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Pabrik Semen PT Jui Shin Indonesia, Pada Kamis, 17 April 2025.

Aksi tersebut merupakan bentuk penolakan terhadap aktivitas pertambangan batu kapur di kawasan Bentang Alam Karst Kecamatan Pangkalan dan Tegalwaru.

Sejak pagi, massa bergerak menuju lokasi pabrik yang disebut sebagai pengguna utama batu kapur hasil tambang. Aksi semula berlangsung tertib. Namun, suasana memanas ketika perwakilan perusahaan menolak memberikan tanggapan atas tuntutan warga. Massa kemudian membakar pos keamanan dan merusak sejumlah fasilitas di gerbang pabrik.

Pemicu utama aksi ini adalah terbitnya Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada PT Mas Putih Bangka Belitung pada Januari 2024. Warga menilai, aktivitas tambang di wilayah karst tersebut mengancam kelestarian lingkungan, khususnya sumber daya air yang menopang kehidupan mereka.

Aksi demonstrasi berujung ricuh setelah massa aksi membakar pos keamanan dan beberapa fasilitas di depan pabrik semen PT JSI. (Dok/Foto/Raffa)

“Kami tidak pernah dilibatkan. Tiba-tiba izin keluar, dan aktivitas tambang dimulai di wilayah yang menjadi sumber air kami,” ujar Ujang Nurali, koordinator aksi, di tengah unjuk rasa.

Menurut Ujang, penerbitan izin tersebut ditandatangani oleh Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin. Ia menduga, rekomendasi izin berasal dari mantan Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana.

Warga kini berharap pada Gubernur Jawa Barat yang baru, Dedi Mulyadi, untuk segera mencabut izin tambang tersebut. Dukungan juga datang dari Bupati Karawang Aep Saepulloh, yang telah mengirimkan surat resmi permohonan pembatalan izin ke Pemprov Jabar.

“Ini soal masa depan lingkungan kami. Kami akan terus berjuang,” tegas Ujang.

Kericuhan akhirnya berhasil dikendalikan oleh aparat kepolisian hingga sore hari. Namun, warga menyatakan bahwa aksi akan terus berlanjut hingga izin tambang di kawasan karst benar-benar dicabut. (**)

Reporter: Raffa Christ Manalu
Editor: AYS Prayogie

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RS Polri Kramat Jati Identifikasi Tiga Korban Kebakaran Glodok Plaza

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Tim Forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati berhasil mengidentifikasi tiga korban kebakaran Glodok Plaza Jakarta Barat. Petugas forensik di rumah sakit tersebut menegaskan, bahwa metode Identifikasi yang telah dilakukan pihaknya itu, melalui pencocokan postmortem dan antemortem. HITVBERITA.COM | JAKARTA – Penjelasan tersebut disampaikan oleh Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati Brigjen Pol Prima Heru Yulihartono […]

  • Pengguna Jasa Tuntut Kejelasan Operasional Kapal Roro ASDP di Lingga

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Ruslan
    • visibility 160
    • 0Komentar

    LINGGA | HITV – Pengguna jasa, pedagang, dan masyarakat Kabupaten Lingga menuntut kejelasan operasional kapal Roro milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero). Hingga kini, belum ada kepastian terkait keberangkatan KM Senangin yang melayani rute Dabo Singkep–Kuala Tungkal, sehingga menimbulkan keresahan dan potensi kerugian ekonomi. Keluhan tersebut disampaikan dalam pertemuan antara sebagian pengguna jasa dan pedagang […]

  • Ratusan Pelamar PPPK Geruduk Mapolres Purwakarta

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Raffa Christ Manalu Ratusan pelamar Pegawai Pemerintah Perjanjian Kontrak (PPPK) paruh waktu mendatangi Mapolres Purwakarta untuk mendapatkan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) setelah sebelumnya pemerintah mengumumkan hasil seleksi. HITVBERITA.COM | Purwakarta – Dari pantauan hitvberita.com dilapangan, Jum’at (12/9/2025), ratusan tenaga honorer di Kabupaten Purwakarta datang ke Mapolres untuk memenuhi persyaratan pemberkasan pengangkatan PPPK paruh waktu. […]

  • KDM Menyakini Pasangan ZeinJo akan Memenangi Pilkada Purwakarta 2024

    • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2024
    • account_circle
    • visibility 44
    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Purwakarta – Calon Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang kerap disapa KDM, mengatakan keyakinannya pasangan calon bupati dan wakil bupati Purwakarta, nomor urut 1, Saepul Bahri Binzein-Abang Ijo Hapidin akan memenangi Pilkada Purwakarta yang akan berlangsung pada 27 November 2024 mendatang. Hal tersebut diungkapkan oleh Kang Dedi Mulyadi (KDM) saat menyampaikan sambutan […]

  • Kampanye Hari Ke- 10 Djoni Alamsyah Hidayat Dan Syamsir Di Desa Cerucuk Di Sambut Positif Oleh Warga Cerucuk

    • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Dibaca: 28

  • Polisi Bongkar Kematian Sekeluarga di Warakas, Motif Anak Sendiri Dendam

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Sunang
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Motif pelaku diduga kuat karena dendam, akibat merasa sering diperlakukan berbeda dan dimarahi oleh ibunya. Dalam peristiwa ini, ibu dan dua saudara kandungnya tewas setelah dicekoki racun tikus yang telah disiapkan pelaku secara berencana. JAKARTA | HITV – Misteri kematian satu keluarga di Warakas 8, Tanjung Priok, Jakarta Utara, akhirnya terungkap. Polisi memastikan ketiga korban […]

expand_less
Exit mobile version