Rabu, 14 Okt 2026
dark_mode

Transparansi Anggaran BOS di SMKN 1 Depok Dipertanyakan!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
  • print Cetak

Penulis: Erwin Lubis

Pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMKN 1 Kota Depok, Jawa Barat, menuai sorotan. Sejumlah pos anggaran dalam dua tahun terakhir menyisakan tanda tanya besar, terutama pada komponen administrasi dan pemeliharaan yang nilainya terbilang signifikan.

HITVBERITA.COM | Depok — Berdasarkan data yang dihimpun hitvberita.com, total dana BOS yang diterima SMKN 1 Depok pada 2022 mencapai Rp2,1 miliar, disalurkan dalam tiga tahap. Tahap pertama sebesar Rp630 juta, tahap kedua Rp841 juta, dan tahap ketiga kembali Rp630 juta.

Namun, dalam rincian penggunaannya memunculkan kejanggalan. Pada tahap pertama, misalnya, alokasi untuk Administrasi Kegiatan Sekolah mencapai Rp157 juta, lalu untuk Pemeliharaan Sarana dan Prasarana sebesar Rp144 juta, dan kegiatan uji kompetensi keahlian serta sertifikasi bahasa asing menghabiskan Rp128 juta.

Pada tahap kedua, anggaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tercatat Rp94,5 juta, sementara Pengembangan Perpustakaan** mencapai Rp246 juta —angka yang jauh di atas rata-rata pos serupa di sekolah lain dengan skala yang sama. Pos pemeliharaan kembali menyerap Rp164 juta.

Tahap ketiga memperlihatkan lonjakan pada anggaran administrasi sebesar Rp258 juta, dan pemeliharaan sarana prasarana sebesar Rp199 juta.

Masuk ke tahun 2023, dana BOS yang diterima sekolah ini tercatat Rp1,23 miliar. Namun, penggunaan anggaran justru memperlihatkan ketidakwajaran.

Pada tahap pertama, dana yang dibelanjakan untuk berbagai kegiatan tercatat Rp564 juta, sedangkan tahap kedua melonjak menjadi Rp1,89 miliar, melebihi total anggaran tahun tersebut.

Pos anggaran seperti Administrasi Kegiatan Sekolah kembali menjadi sorotan, dengan alokasi sebesar Rp281 juta pada tahap pertama dan melonjak ke Rp456 juta di tahap kedua. Untuk pos Pemeliharaan Sarana Prasarana pun membengkak drastis dari Rp30 juta menjadi Rp549 juta.

Tak hanya itu, anggaran untuk Pengembangan Perpustakaan** juga naik drastis—dari Rp180 juta menjadi Rp203 juta, sementara kegiatan ekstrakurikuler yang justru menyentuh langsung proses belajar siswa, hanya mendapat alokasi Rp8,9 juta pada tahap pertama.

Selisih antara total dana yang diterima dengan realisasi belanja menimbulkan pertanyaan serius. Tanpa penjelasan rinci mengenai program, sasaran, dan capaian kegiatan, publik berhak curiga terhadap transparansi pengelolaan anggaran di sekolah SMKN 1 Depok tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala SMKN 1 Depok, Lusi Triana, S.Pd, MM, belum memberikan klarifikasi. Pihak sekolah juga hingga saat ini belum menyampaikan penjabaran resmi terkait rincian program yang dijalankan dari pos-pos yang menyerap dana ratusan juta rupiah tersebut.

Dalam konteks penggunaan dana publik seperti BOS, transparansi dan juga  akuntabilitas merupakan sebuah keharusan, bukan pilihan.

Ketidakterbukaan dipastikan hanya akan memperlebar jurang kepercayaan antara pengelola pendidikan dan masyarakat. (/*/*)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MIO Jakarta Timur Gelar Bukber dan Santunan 146 Anak Yatim di Panti Asuhan Klender

    MIO Jakarta Timur Gelar Bukber dan Santunan 146 Anak Yatim di Panti Asuhan Klender

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • 0Komentar

    Penulis: Bainana Bahthy Organisasi Media Independen Online Indonesia (MIO Indonesia) Pengurus Daerah Jakarta Timur menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus santunan bagi anak yatim piatu pada Ramadan ke-23 tahun 1447 Hijriah, Kamis (12/3/2026). JAKARTA TIMUR, HITV— Kegiatan buka puasa bersama dan santunan tersebut, berlangsung di Panti Asuhan Anak Putra Utama 1, Kelurahan Klender, Kecamatan Duren […]

  • ALEX SAPUTRA KEPALA DESA SUNGAI SAMAK  MENGUCAPKAN SELAMAT HUT RI KE-79

    ALEX SAPUTRA KEPALA DESA SUNGAI SAMAK MENGUCAPKAN SELAMAT HUT RI KE-79

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
    • 0Komentar

    Dibaca: 192

  • Advokat Horas Sianturi Ajukan RDP ke DPR, Soroti Dugaan Kriminalisasi dan Perdamaian sebagai Fakta Kunci

    Advokat Horas Sianturi Ajukan RDP ke DPR, Soroti Dugaan Kriminalisasi dan Perdamaian sebagai Fakta Kunci

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • 0Komentar

    Advokat yang juga pendeta, Horas Sianturi, SH, MTh mengajukan permohonan Rapat Dengar Pendapat (RDP) kepada Komisi III DPR RI, Kamis (2/4/2026). JAKARTA, HITV— Langkah ini ditempuh Horas Sianturi sebagai upaya mencari keadilan atas putusan pidana yang menjerat dirinya, yang dinilainya sarat dugaan kriminalisasi dan penyimpangan proses hukum. Berdasarkan dokumentasi yang diterima, Horas mendatangi Gedung Sekretariat […]

  • PANEN MELON PENGHUJUNG PUASA, TARGET YANG MEMUASKAN

    PANEN MELON PENGHUJUNG PUASA, TARGET YANG MEMUASKAN

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • 2Komentar

    Komoditas palawija semakin diperhitungkan oleh para petani. Jenis seperti cabai rawit, mentimun, ubi, buah naga, cabai hijau, semangka, melon, dan tomat menjadi primadona di pasaran. Hal ini dikarenakan meningkatnya permintaan menjelang Lebaran. (dok*RA) HITVBerita.com | Banyumas – Menjelang hari raya, sejumlah komoditas palawija semakin diperhitungkan oleh para petani. Jenis-jenis tanaman seperti cabai rawit, mentimun, ubi, […]

  • Tanggul Sungai Padang Rampung, Ancaman Banjir Tebing Tinggi Belum Berhenti di Beton

    Tanggul Sungai Padang Rampung, Ancaman Banjir Tebing Tinggi Belum Berhenti di Beton

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
    • 0Komentar

    Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih mendampingi Anggota Komisi V DPR RI Musa Rajekshah dan Kepala BBWS Sumatera II Medan Feriyanto Pawenrusi meninjau tanggul Sungai Padang di Jalan Anturmangan, Jumat (2/10/2026). (Dok/Foto/Jhon) Proyek pengendalian banjir sepanjang 500 meter memasuki tahap akhir. DPR RI dorong kebutuhan lanjutan dikawal melalui APBN, sementara Pemkot diminta memastikan […]

  • Polisi Tangkap Pelaku Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah 15

    Polisi Tangkap Pelaku Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah 15

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • 0Komentar

    Polisi menangkap seorang pria berinisial MY (34) yang diduga menjadi pelaku ancaman teror bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jakarta Selatan, pada Senin (13/7/2026). Saat ini, pelaku telah diamankan di Polres Metro Jakarta Selatan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. JAKARTA | HITV – Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, mengatakan […]

expand_less