Kirab Merah Putih dan Dzikir Kebangsaan Warnai Peringatan HUT ke-80 RI di Rusunawa Nagrak
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
- visibility 29
- print Cetak

Kegiatan Kirab Merah Putih dan Dzikir Kebangsaan dalam rangka peringatan HUT ke-80 RI ini, dihadiri Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Camat Cilincing, Lurah Cilincing jajaran TNI-Polri, hingga perwakilan dari Kementerian Ketenagakerjaan. (Foto/Sun/Hitv)
Penulis: Sunang Sainudin
Suasana khidmat sekaligus meriah menyelimuti Rusunawa Nagrak, Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (16/8/2025). Ratusan warga tumpah ruah mengikuti kirab Merah Putih dan dzikir kebangsaan yang digelar Ikatan Muballigh Seluruh Indonesia (IMSI) bersama Generasi Muda Sosial (GPS) untuk menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia.
HITVBERITA.COM | Jakarta Utara – Kirab Sang Saka Merah Putih menjadi pembuka acara. Drum band SMK Pelayaran Jalasena mengiringi peserta kirab yang terdiri dari warga, tokoh agama, dan berbagai unsur masyarakat berkeliling kawasan rusun. Merah putih berkibar, mengikat suasana kebersamaan dan nasionalisme.
Hadir dalam kegiatan ini Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Juaini Yusuf, Camat Cilincing Depika Rohmadi, Lurah Cilincing Sutarto, jajaran TNI-Polri, hingga perwakilan Kementerian Ketenagakerjaan. Kehadiran para pejabat daerah menegaskan pentingnya semangat persatuan di tengah masyarakat.
“Perayaan ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga momentum memperkuat ukhuwah dan kecintaan kepada tanah air,” ujar Ketua Panitia, Habib Muhammad Zaidzul Fikri Asseggaf. Pesan senada disampaikan Wakil Wali Kota Juaini Yusuf yang menekankan bahwa persatuan masyarakat adalah modal utama menjaga Indonesia tetap kokoh menghadapi berbagai tantangan zaman.
Selain kirab, acara diisi pembacaan puisi kebangsaan, pemutaran video dukungan terhadap Palestina dari International Networking Humanitarian (INH), serta ceramah kebangsaan oleh KH Ahmad Mubaroq, Lc.
Sebagai penutup, panitia membagikan doorprize dan paket sembako, yang dibawakan dengan jenaka oleh Yadi Sembako. Sorak-sorai warga pun menutup kegiatan dengan keceriaan.
Lebih dari sekadar peringatan HUT RI, gelaran ini menjadi simbol hidupnya nilai kebangsaan, persatuan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Jakarta Utara. (///)
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar