Minggu, 19 Apr 2026
light_mode

Menjaga Jalan, Menjaga Harapan: Suara Driver Ojol dari Pangkalan Bun

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
  • print Cetak

Menjaga Jalan, Menjaga Harapan: Suara Driver Ojol dari Pangkalan Bun

Penulis: Kistolani Mangun Jaya

Pagi baru saja beranjak. Udara di Pangkalan Bun masih bercampur antara embun dan debu jalanan ketika puluhan pengemudi ojek online (ojol) bergegas menuju lapangan praktik uji SIM Satlantas Polres Kotawaringin Barat, Senin (1/9/2025). Jaket hijau dan hitam yang mereka kenakan tampak lusuh, sebagian basah oleh keringat karena menuntaskan beberapa order sebelum mengikuti pelatihan.

HITVBERITA.COM | Pangkalan Bun – Hari itu, Polres Kobar menggelar pelatihan safety riding. Bagi sebagian besar pengemudi, acara ini bukan sekadar belajar teknik pengereman mendadak atau menjaga jarak aman, melainkan kesempatan langka untuk didengar.

“Kalau di jalan, kami lebih sering dianggap mengganggu lalu lintas ketimbang pekerja yang mencari nafkah. Padahal, kami punya keluarga yang harus makan,” ujar Asep, salah seorang pengemudi ojol, sambil merapikan helm yang sudah mulai terkelupas catnya.

SEHARI-hari, para pengemudi ojol di Pangkalan Bun memulai aktivitas sejak fajar. Pesanan pertama biasanya datang dari pelanggan yang membutuhkan tumpangan ke pasar atau kantor. Di siang hari, sebagian besar mereka beralih mengantar makanan atau belanja daring.

“Kadang seharian bisa dapat sepuluh order, kadang hanya tiga. Tidak ada yang pasti. Kalau hujan deras, ya bisa kosong sama sekali,” kata Junaidi, pengemudi lain yang sudah tiga tahun bergabung dengan aplikasi transportasi daring.

Pendapatan yang tak menentu membuat banyak pengemudi bekerja lebih dari 12 jam sehari.

“Kalau tidak kejar target, dapur bisa tidak ngebul. Tapi semakin lama di jalan, risiko juga makin besar. Pernah jatuh, masuk rumah sakit, tapi biaya tanggung sendiri,” ujar Junaidi lirih.

KEKHAWATIRAN terbesar para pengemudi adalah soal keselamatan kerja. Tidak semua terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan. Ketika kecelakaan terjadi, beban biaya medis menjadi tanggung jawab pribadi.

“Kami ini rentan sekali. Setiap hari di jalan, tapi perlindungan sosial belum jelas. Kami berharap ada regulasi yang bisa melindungi,” kata Asep, yang hari itu dipercaya mewakili suara rekan-rekannya.

Selain perlindungan, ruang komunikasi juga menjadi sorotan. Menurut mereka, pemerintah daerah maupun kepolisian jarang membuka kanal resmi untuk berdialog.

“Kami butuh wadah. Jangan hanya mengundang kalau ada acara formal. Harus ada pertemuan rutin, komunikasi terbuka,” tegas Asep.

MESKI menghadapi berbagai keterbatasan, komunitas driver ojol di Pangkalan Bun tetap memilih jalan damai. Mereka sepakat menolak aksi turun ke jalan yang berpotensi menimbulkan kericuhan.

“Kami sudah sepakat, tidak ada demo, tidak ada aksi provokatif. Kami ingin Pangkalan Bun tetap aman. Tapi jangan hanya minta kami menjaga kondusifitas, kami pun ingin diajak bicara,” ujar ketua komunitas.

Ia menambahkan, format acara seperti safety riding belum cukup untuk menampung semua suara.

“Kalau hanya sebatas latihan berkendara, waktunya terlalu sempit untuk berdiskusi. Padahal, unek-unek kami banyak. Kalau begini terus, mungkin ke depan kami pikir-pikir untuk ikut,” katanya blak-blakan.

KAPOLRES Kobar AKBP Theodorus Priyo Santosa yang hadir dalam kegiatan itu mendengar langsung keluhan para pengemudi. Ia mengaku terbuka untuk menindaklanjuti aspirasi tersebut.

“Masukan ini sangat penting. Bukan hanya soal keselamatan berkendara, tetapi juga komunikasi dua arah. Kami siap memfasilitasi pertemuan yang lebih terbuka dan intensif,” kata Theodorus.

Beberapa pengemudi tampak tersenyum menerima perlengkapan sederhana itu. Namun di balik senyum, tersimpan harapan yang jauh lebih besar. (Foto/Kisto/HITV)

KEGIATAN pagi itu ditutup dengan pembagian helm dan rompi reflektif. Beberapa pengemudi tampak tersenyum menerima perlengkapan sederhana itu.

Namun di balik senyum, tersimpan harapan yang jauh lebih besar: agar suara mereka tak lagi sekadar bisikan di jalanan, melainkan benar-benar terdengar di ruang pengambilan kebijakan. (///)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Silaturahmi Sinergitas TNI-Polri-Kejaksaan di Babel Jelang Hari Bhayangkara Ke 79, Bagi-bagi Tanda Mata Ke Masyarakat

    Silaturahmi Sinergitas TNI-Polri-Kejaksaan di Babel Jelang Hari Bhayangkara Ke 79, Bagi-bagi Tanda Mata Ke Masyarakat

    • 0Komentar

    Hitvberita.com | Babel – Polda Bangka Belitung menggelar silaturahmi sinergitas bersama Korem 045/Garuda Jaya dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bangka Belitung. Silaturahmi ini langsung diinisiasi oleh Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Hendro Pandowo yang digelar di Gedung Tribrata pada Rabu (25/6/25). Dari pantauan dilokasi, sejumlah Pejabat utama baik dari Korem dan Kejati hadir berbaur dan berkumpul […]

  • Kasus LPK Azumy Masuk Tahap Penuntutan, Tersangka Ditahan

    Kasus LPK Azumy Masuk Tahap Penuntutan, Tersangka Ditahan

    • 0Komentar

    Penantian panjang puluhan korban dugaan penipuan oleh Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Azumy Gakuin Center akhirnya memasuki babak baru. PURWAKARTA, HITV — Setelah lebih dari satu tahun bergulir, perkara tersebut resmi dilimpahkan ke tahap penuntutan oleh penyidik kepada Kejaksaan Negeri Purwakarta. Kepastian ini disambut lega oleh para korban yang sejak pagi mendatangi kantor kejaksaan di Jalan […]

  • Dugaan “Siswa Titipan” di SMAN 4 Depok!

    Dugaan “Siswa Titipan” di SMAN 4 Depok!

    • 0Komentar

    Penulis: Erwin Lubis Kisruh Data Dapodik dan Transparansi Penerimaan Siswa Baru, Menimbulkan Dugaan Adanya Jalur “Titipan” yang Lolos Tanpa Prosedur Resmi! HITVBERITA.COM | Depok – Ketidakselarasan data penerimaan peserta didik baru (SPMB) 2025 di SMAN 4 Depok memantik tanda tanya besar. Perbedaan angka antara data sekolah dengan catatan resmi Dapodik (Data Pokok Pendidikan) Dinas Pendidikan […]

  • Lapas Tanjungpandan Berbagi Makanan Bergizi Gratis untuk Siswa SD Negeri 11 Badau

    Lapas Tanjungpandan Berbagi Makanan Bergizi Gratis untuk Siswa SD Negeri 11 Badau

    • 0Komentar

    Lapas Kelas II B Tanjungpandan menggelar program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk 60 siswa SDN 11 Badau, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung. Kegiatan ini merupakan sinergi dengan Polsek Badau dan Koramil 414-01 Tanjungpandan. HITVBERITA.COM | BELITUNG – Kegiatan program MBG yang dihelat oleh Lapas Kelas II B Tanjungpandan, dengan mengusung tema “Pemasyarakatan Berdampak dan Sinergi Membangun […]

  • Sinergi Polres dan Pemkab Purwakarta Atasi Pengangguran Melalui Job Fair

    Sinergi Polres dan Pemkab Purwakarta Atasi Pengangguran Melalui Job Fair

    • 0Komentar

    Penulis: Yosefa Putri A. Manalu Di tengah semangat membangun Purwakarta yang lebih sejahtera, Polres Purwakarta dan Pemerintah Kabupaten Purwakarta mengambil langkah inovatif dengan menggelar Job Fair 2025. Acara yang berlangsung pada Rabu, 27 Agustus 2025, di Mapolres Purwakarta ini menjadi oase bagi ratusan pencari kerja dari berbagai penjuru Kabupaten Purwakarta, membuka lembaran baru penuh harapan. […]

  • Tahanan Rumah Yaqut Picu Kritik, Desakan Evaluasi Komisi Pemberantasan Korupsi Menguat

    Tahanan Rumah Yaqut Picu Kritik, Desakan Evaluasi Komisi Pemberantasan Korupsi Menguat

    • 0Komentar

    >Keputusan Komisi Pemberantasan Korupsi mengalihkan penahanan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjadi tahanan rumah dalam perkara dugaan korupsi kuota haji menuai sorotan. Kebijakan tersebut dinilai berpotensi mencederai prinsip kesetaraan di hadapan hukum.   JAKARTA, HITV — Presiden Petisi Ahli, Dr. (c) Pitra Romadoni Nasution, SH, MH menegaskan bahwa setiap keputusan hukum harus dilandasi asas objektivitas dan […]

expand_less