Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Menjaga Jalan, Menjaga Harapan: Suara Driver Ojol dari Pangkalan Bun

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
  • print Cetak

Menjaga Jalan, Menjaga Harapan: Suara Driver Ojol dari Pangkalan Bun

Penulis: Kistolani Mangun Jaya

Pagi baru saja beranjak. Udara di Pangkalan Bun masih bercampur antara embun dan debu jalanan ketika puluhan pengemudi ojek online (ojol) bergegas menuju lapangan praktik uji SIM Satlantas Polres Kotawaringin Barat, Senin (1/9/2025). Jaket hijau dan hitam yang mereka kenakan tampak lusuh, sebagian basah oleh keringat karena menuntaskan beberapa order sebelum mengikuti pelatihan.

HITVBERITA.COM | Pangkalan Bun – Hari itu, Polres Kobar menggelar pelatihan safety riding. Bagi sebagian besar pengemudi, acara ini bukan sekadar belajar teknik pengereman mendadak atau menjaga jarak aman, melainkan kesempatan langka untuk didengar.

“Kalau di jalan, kami lebih sering dianggap mengganggu lalu lintas ketimbang pekerja yang mencari nafkah. Padahal, kami punya keluarga yang harus makan,” ujar Asep, salah seorang pengemudi ojol, sambil merapikan helm yang sudah mulai terkelupas catnya.

SEHARI-hari, para pengemudi ojol di Pangkalan Bun memulai aktivitas sejak fajar. Pesanan pertama biasanya datang dari pelanggan yang membutuhkan tumpangan ke pasar atau kantor. Di siang hari, sebagian besar mereka beralih mengantar makanan atau belanja daring.

“Kadang seharian bisa dapat sepuluh order, kadang hanya tiga. Tidak ada yang pasti. Kalau hujan deras, ya bisa kosong sama sekali,” kata Junaidi, pengemudi lain yang sudah tiga tahun bergabung dengan aplikasi transportasi daring.

Pendapatan yang tak menentu membuat banyak pengemudi bekerja lebih dari 12 jam sehari.

“Kalau tidak kejar target, dapur bisa tidak ngebul. Tapi semakin lama di jalan, risiko juga makin besar. Pernah jatuh, masuk rumah sakit, tapi biaya tanggung sendiri,” ujar Junaidi lirih.

KEKHAWATIRAN terbesar para pengemudi adalah soal keselamatan kerja. Tidak semua terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan. Ketika kecelakaan terjadi, beban biaya medis menjadi tanggung jawab pribadi.

“Kami ini rentan sekali. Setiap hari di jalan, tapi perlindungan sosial belum jelas. Kami berharap ada regulasi yang bisa melindungi,” kata Asep, yang hari itu dipercaya mewakili suara rekan-rekannya.

Selain perlindungan, ruang komunikasi juga menjadi sorotan. Menurut mereka, pemerintah daerah maupun kepolisian jarang membuka kanal resmi untuk berdialog.

“Kami butuh wadah. Jangan hanya mengundang kalau ada acara formal. Harus ada pertemuan rutin, komunikasi terbuka,” tegas Asep.

MESKI menghadapi berbagai keterbatasan, komunitas driver ojol di Pangkalan Bun tetap memilih jalan damai. Mereka sepakat menolak aksi turun ke jalan yang berpotensi menimbulkan kericuhan.

“Kami sudah sepakat, tidak ada demo, tidak ada aksi provokatif. Kami ingin Pangkalan Bun tetap aman. Tapi jangan hanya minta kami menjaga kondusifitas, kami pun ingin diajak bicara,” ujar ketua komunitas.

Ia menambahkan, format acara seperti safety riding belum cukup untuk menampung semua suara.

“Kalau hanya sebatas latihan berkendara, waktunya terlalu sempit untuk berdiskusi. Padahal, unek-unek kami banyak. Kalau begini terus, mungkin ke depan kami pikir-pikir untuk ikut,” katanya blak-blakan.

KAPOLRES Kobar AKBP Theodorus Priyo Santosa yang hadir dalam kegiatan itu mendengar langsung keluhan para pengemudi. Ia mengaku terbuka untuk menindaklanjuti aspirasi tersebut.

“Masukan ini sangat penting. Bukan hanya soal keselamatan berkendara, tetapi juga komunikasi dua arah. Kami siap memfasilitasi pertemuan yang lebih terbuka dan intensif,” kata Theodorus.

Beberapa pengemudi tampak tersenyum menerima perlengkapan sederhana itu. Namun di balik senyum, tersimpan harapan yang jauh lebih besar. (Foto/Kisto/HITV)

KEGIATAN pagi itu ditutup dengan pembagian helm dan rompi reflektif. Beberapa pengemudi tampak tersenyum menerima perlengkapan sederhana itu.

Namun di balik senyum, tersimpan harapan yang jauh lebih besar: agar suara mereka tak lagi sekadar bisikan di jalanan, melainkan benar-benar terdengar di ruang pengambilan kebijakan. (///)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Penyerobotan Lahan, Kades Tinjul Lingga Diseret ke Ranah Hukum

    Dugaan Penyerobotan Lahan, Kades Tinjul Lingga Diseret ke Ranah Hukum

    • 0Komentar

    Seorang warga Desa Kuala Raya, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Sudirman, melaporkan dugaan penyerobotan lahan ke Polres Lingga, pada Sabtu, 11 April 2026. Laporan itu ditujukan kepada Kepala Desa Tinjul, Amren. LINGGA | HITV – Sudirman datang didampingi tim kuasa hukumnya dari DZ Hutagalung & Partner. Mereka melaporkan dugaan tindak pidana penguasaan lahan tanpa hak yang […]

  • Menkeu Minta Bea Cukai Percepat Penguraian Antrean 3.000 Kontainer di Tanjung Priok

    Menkeu Minta Bea Cukai Percepat Penguraian Antrean 3.000 Kontainer di Tanjung Priok

    • 0Komentar

    Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meninjau Tempat Pemeriksaan Fisik Terpadu (TPFT) Graha Segara di KPU Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok, Jakarta, Sabtu (6/6/2026), menyusul penumpukan proses kepabeanan yang berdampak pada kelancaran arus logistik nasional. JAKARTA | HITV – Penumpukan kontainer di pelabuhan tersebut dilaporkan sempat mencapai sekitar 3.000 unit, memicu peningkatan dwelling time […]

  • Kerjasama Barru-BGN Wujudkan Generasi Sehat Berkualitas

    Kerjasama Barru-BGN Wujudkan Generasi Sehat Berkualitas

    • 0Komentar

    Penulis: Syamsu marlin Pemerintah Kabupaten Barru bersama Badan Gizi Nasional (BGN) Republik Indonesia memperkuat komitmennya mewujudkan generasi sehat dan berkualitas melalui pertemuan strategis di Hotel Claro, Makassar, Sabtu (13/9/2025). HITVBERITA.COM | Barru – Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, SH. M. Si dan Direktur Kerjasama dan Kemitraan Deputi Promosi dan Kerjasama BGN, Kolonel Cba. Muhammad […]

  • Bantuan Mengalir, Warga Pasirmunjul Diminta Segera Tinggalkan Pengungsian

    Bantuan Mengalir, Warga Pasirmunjul Diminta Segera Tinggalkan Pengungsian

    • 0Komentar

    Gubernur Jabar Dedi Mulyadi saat penyerahan bantuan ke warga terdampak bencana di Pendopo Pemkab Purwakarta. (Dok/Foto/Raffa) Reporter: Raffa Christ Manalu   Pemerintah Provinsi Jawa Barat meminta para penyintas bencana pergerakan tanah di Kampung Cigintung, Desa Pasirmunjul, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, untuk segera meninggalkan lokasi pengungsian dan menempati hunian sementara. Langkah ini menyusul penyaluran bantuan dana […]

  • Polda Kepri Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak, Korban Dapat Pendampingan Intensif

    Polda Kepri Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak, Korban Dapat Pendampingan Intensif

    • 0Komentar

    Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepulauan Riau melalui Subdit IV Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) mengungkap dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap seorang anak. Seorang pria berinisial TR (49) telah diamankan dan kini menjalani proses hukum. BATAM, HITV— Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan keluarga korban yang mencurigai adanya perlakuan tidak wajar terhadap anak tersebut. […]

  • Ady Hermawan Buka Pendidikan Politik DPC Hanura Karimun

    Ady Hermawan Buka Pendidikan Politik DPC Hanura Karimun

    • 0Komentar

    KARIMUN | HITV – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Kepulauan Riau, Drs. H. Ady Hermawan, membuka secara resmi kegiatan Pendidikan Politik Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kabupaten Karimun, di Gedung Nasional, Karimun, Selasa (23/12/2025). Pendidikan politik ini diikuti perwakilan dari 14 kecamatan se-Kabupaten Karimun. Setiap DPC kecamatan mengirimkan […]

expand_less