Galeri Bung Karno Gelar Dialog Kebangsaan, Hidupkan Kembali Semangat Nasionalisme
- account_circle Redaksi
- calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
- visibility 31
- comment 0 komentar
- print Cetak

KRA Fransisca Sunarti, SP, yang juga dikenal sebagai Putri Proklamator RI dan pemimpin Galeri Bung Karno, serikan ajakan untuk menghidupkan kembali ajaran Bung Karno dalam praktik kebangsaan sehari-hari. (Foto/Zion/Hitv)
Penulis: Zion Magdalena
Semangat kebangsaan dan nilai-nilai perjuangan Bung Karno kembali digelorakan melalui kegiatan Dialog Kebangsaan yang akan digelar di Gedung Garuda Gelora Bung Karno, Bumi Jaya, Kecamatan Batanghari Nuban, Kabupaten Lampung Timur, pada Sabtu (11/10/2025).
HITVBERITA.COM | Lampung Timur – Acara ini diinisiasi oleh Aliansi Rakyat Indonesia Emas (ARIES) bekerja sama dengan Galeri Bung Karno, dengan mengusung tema “Implementasi Program Portal XIII Bung Karno”.
Kegiatan tersebut menjadi wadah refleksi dan penguatan komitmen nasional terhadap visi-misi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya di bidang pencegahan korupsi dan pengelolaan sumber daya nasional sebagaimana diamanatkan Pasal 33 UUD 1945.
Ketua Umum ARIES, Fahri Lubis, menyebut kegiatan ini akan dibuka oleh Bupati Lampung Timur serta dihadiri oleh pejabat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan sejumlah tokoh nasional.
“Dialog Kebangsaan ini kami gagas sebagai sarana memperkuat semangat nasionalisme dan integritas bangsa dalam membangun Indonesia yang bersih, mandiri, dan berdaulat,” ujar Fahri di Jakarta.
Sebagai tuan rumah kegiatan, KRA Fransisca Sunarti, SP, yang juga dikenal sebagai Putri Proklamator RI dan pemimpin Galeri Bung Karno, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar peringatan simbolik, melainkan ajakan untuk menghidupkan kembali ajaran Bung Karno dalam praktik kebangsaan sehari-hari.
“Kami ingin generasi penerus bangsa tidak hanya mengenang, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai perjuangan Bung Karno dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.
Sejumlah tokoh akan tampil sebagai narasumber, di antaranya Dr. Thony Saut Situmorang (mantan Pimpinan KPK RI), Johnson Ridwan Ginting (Plh. Direktur Peran Serta Masyarakat KPK RI), Prof. Dr. Eggi Sudjana (pakar hukum), dan Taufik Rahman, SH, S.Sos (praktisi media dan Pembina Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia/IPJI).
Pakar hukum Eggi Sudjana menilai dialog ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kesadaran moral dan hukum di masyarakat.
“Perlawanan terhadap korupsi tidak cukup dilakukan dari atas, tetapi harus dimulai dari kesadaran rakyat. Itulah semangat yang dihidupkan melalui kegiatan ini,” ujarnya.

Prof. Dr. Eggi Sudjana
SELAIN menghadirkan tokoh nasional, kegiatan ini juga akan diikuti oleh tokoh masyarakat dan alim ulama dari berbagai daerah, termasuk rombongan Komunitas Emak-Emak Aspirasi Indonesia dari DKI Jakarta dalam rangkaian tour wisata kebangsaan di Lampung Timur.
Fahri menambahkan, kegiatan tersebut merupakan simbol kebersamaan dan kepedulian masyarakat terhadap masa depan bangsa.
“Kami ingin membangkitkan kembali semangat gotong royong dan cinta tanah air untuk mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045 — Indonesia yang menjadi mercusuar dunia,” tuturnya. (///)
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar