Dua Warga Sungai Raya Keluhkankan Gaji Belum Dibayar
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
- visibility 31
- print Cetak

Mustofa dan Jang Tenaga Kerja Outsurcing DLH, diputus kerja, Gaji 4 Bulan belum dibayarkan. (Foto/MZR/hitv)
Penulis : Ruslan LGA
Empat bulan sudah penantian itu belum ada kepastian. Dua pekerja Outsourcing pada Pemerintahan Dinas Lingkungan Hidup yang sudah mengabdikan dirinya selama 16 tahun, akhirnya berkeluh. Oleh sebab , hingga empat bulan kini gajinya belum di bayarkan.
HITVBERITA.COM | LINGGA – Miris, keluhan Dua warga Sungai Raya, Mustafa alias Mus dan Jang, merupakan pekerja pada lembaga pemerintahan. Naifnya mereka harus menahan beban ketidak pastian. Mereka menanti harapan selama empat bulan terkait gaji yang belum terbayarkan.
Mustafa di pekerjakan pada Dinas Lingkungan Hidup, 16 tahun sudah menjalankan pengabdianya. Dan Jang sebagai Sopir Bus transportasi antar jemput siswa jemput siswa /siswi khusus Singkep Barat, juga cukup lama mengabdi.
Terhitung selama empat bulan dari bulan Febuari hingga Mei 2025, mereka belum menerima pembayaran gaji. Sementara kebutuhan hidupnya tidak bisa ditundakan. Pada akhirnya semua ini menjadi keluhan memperihatinkan.
Lebih nasib lagi, mereka berdua belum menerima gaji selama empat bulan, meteka berakhir di rumahkan ( Diputus Pekerjaan )
Senin ( 6/10/2025 ) lalu, kepada Media HI. TV. Berita. Com secara terpisah Mustofa dan Jang, warga Sungai Raya, menturkan terkait keluhan gaji belum dibayar dan pemutusan pekerjaan serta harapanya mendapat perhatian dari pihak pemerintah setempat.
“Saya sangat membutuhkan gaji. selama empat bulan yang belum di bayarkan untuk kelangsungan hidup. Dimana sejak saya di putus pekerjaan, saya kesulitan mendapat sumber penghasilan untuk kebutuhan hidup “ Paparnya Mustofa.
Hal sama juga di keluhlan oleh Jang, saat ini kondisinya benar – benar dalam kesulitan. Pekerjaanpun belun di dapatkan.
“Saya berharap pemerintah daerah bisa menyelesaikan, segera membayar gaji saya yang tertunda terhitung selama empat bulan tersebut, syukur ada kebijakan pemerintah, kami bisa di tarik kembali untuk bekerja” Tukas Jang. (/*/*/)
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar