DPRD Tebing Tinggi Minta Pembentukan Panitia Natal Oikumene Libatkan Semua Lembaga Gereja
- account_circle Redaksi
- calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
- visibility 41
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ketua Komisi III DPRD Tebing Tinggi, Andar Hutagalung, bersama Sekretaris Komisi, Ogamota Hulu, saat pimpin RDP di Gedung DPRD Jalan Sutomo. (Dok/Foto/Jhon/Hitv)
Penulis: Jhon P Tobing
Komisi III DPRD Kota Tebing Tinggi meminta Pemerintah Kota memastikan pembentukan panitia Natal Oikumene 2025 dilakukan secara terbuka dan melibatkan seluruh lembaga gereja serta organisasi umat Kristiani di kota itu. Langkah ini dinilai penting agar perayaan Natal menjadi momentum kebersamaan, bukan sumber perpecahan di tengah masyarakat
HITVBERITA.COM | Tebing Tinggi —Ketua Komisi III DPRD Tebing Tinggi, Andar Hutagalung, bersama Sekretaris Komisi, Ogamota Hulu, menyampaikan hal itu seusai rapat dengar pendapat (RDP) dengan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Pemkot Tebing Tinggi, Azanul Akbar Lubis, Senin (3/11/2025), di Gedung DPRD Jalan Sutomo.
Menurut Ogamota, pembentukan panitia Natal seharusnya dilakukan dengan melibatkan seluruh unsur umat Kristiani agar mencerminkan semangat kebersamaan lintas gereja.
“Lembaga seperti BKAGA, BAMAGNAS, PWKI, GAMKI, dan LPPD sebaiknya duduk bersama membentuk kepanitiaan Natal Oikumene. Jangan hanya dari satu kelompok saja,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterbukaan menjadi kunci agar Pemerintah Kota, dalam hal ini Wali Kota Iman Irdian Saragih, tidak terkesan mendukung satu kelompok tertentu.
“Seharusnya diundang semua lembaga agar tidak muncul kesan pengkotak-kotakan di antara umat Kristiani,” kata Ogamota.
Senada dengan itu, Ketua Komisi III Andar Hutagalung berharap Wali Kota segera mengundang seluruh perwakilan lembaga gereja dan organisasi Kristen di Tebing Tinggi untuk bersama-sama menyusun kepanitiaan.
“Kami berharap Pemerintah Kota menjalin komunikasi dengan semua pihak agar pelaksanaan Natal Oikumene berjalan baik dan tidak menimbulkan perasaan tersisih di kalangan umat,” ujarnya, didampingi anggota Komisi III Abdul Rahman.
Soroti Serapan Anggaran Kesra
Dalam rapat tersebut, DPRD juga menyoroti serapan anggaran pada Bagian Kesra yang telah mencapai 68,31 persen atau sekitar Rp 5 miliar dari total Rp 8 miliar yang dialokasikan tahun ini. Anggaran tersebut digunakan untuk kegiatan sosial, keagamaan, pengadaan barang dan jasa, serta pembayaran honor kegiatan.
Kabag Kesra Azanul Akbar Lubis menjelaskan, sebagian anggaran masih dalam proses pelaksanaan, termasuk untuk kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), perayaan Natal Oikumene, serta kegiatan ASN.
“Serapan sudah mencapai 68,31 persen, dan sisanya masih berjalan. Termasuk anggaran untuk MTQ dan Natal Oikumene,” kata Azanul.
Terkait pembentukan panitia Natal, Azanul mengaku pihaknya hanya menerima hasil rapat yang digelar Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang), Ir Iboy Hutapea.
“Kami tidak tahu siapa saja yang diundang dalam rapat itu karena pelaksanaannya dipimpin Kadis Ketahanan Pangan,” ujarnya.
DPRD Akan Mengawal Pelaksanaan
Menutup pertemuan itu, Andar Hutagalung menegaskan DPRD akan mengawal pelaksanaan perayaan Natal Oikumene 2025 agar berjalan sesuai prinsip kebersamaan dan transparansi penggunaan anggaran.
“Kami akan memastikan pelaksanaannya sesuai dengan dana yang tercantum dalam DPA Kesra serta menjunjung nilai persatuan umat,” tuturnya.
Dengan sikap ini, DPRD berharap perayaan Natal Oikumene di Tebing Tinggi menjadi momentum memperkuat solidaritas antar umat Kristiani sekaligus mempererat hubungan pemerintah dan masyarakat dalam semangat kebhinekaan. (/*/*/)
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar