Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

PAMDI Mewakili Seniman Kota Pekalongan Tuntut Pemkot Bubarkan Dewan Kesenian dan Audit Anggaran Kesenian di Parbudpora

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
  • print Cetak
Peesatuan Artis Musik Dangdut Indonesia

Perwakilan Komunitas Seni dan Persatuan Artis Musik Dandut Indonesia, Kota Pekalongan Gelar Protes Kepada Dinas Parbudpora Bubarkan Dewan Kesenian ( Foto : Saeri )

Penulis : Risma

Menatap rembulan
Diujung telunjuk jari
Diantara mega-mega membiru
Bintang gemintang sembunyi
di balik kabut membeku
Nyanyian rindu, samar terdengar
Terlarung oleh angin dingin
semakin kuat menusuk jiwa

Dunia seni dan budaya Kota Pekalongan bertahun tahun terbelenggu, hingga kini mengalami tidak baek-baek saja. Semua ini karena di kalahkan oleh sistem yang lekat dengan politik kekuasaan.
Eksistensi para pelaku seni dan budaya semakin jauh ditinggalkan.

HITVBERITA.COM | KOTA PEKALONGAN – Sejumlah perwakilan komunitas seni Kota Pekalongan, yang tergabung dalam Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia ( PAMDI ). Menyoroti Pemerintah Kota Pekalongan, bertahun – tahun sepertinya “ABAI” terhadap kearifan lokal terkait dengan perkembangan dan pembinaan seni budaya.

Kamis, 22 Nopember 2025, sejumlah pelaku seni yang tergabung dalam Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia ( PAMDI ) berkesempatan melakukan aksi protes, bertepatan dengan penyelenggaran Jambore Seni. Kegiatan yang dipandegani oleh kelompok dengan mengtasnamakan Dewan Kesenian Kota Pekalongan ( DKKP ).

Ketua PAMDI Kota Pekalongan, Amat Saeri berserta perwakilan seniman Kota Pekalongan, menyuarakan protesnya melalui Dinas Parbudpora untuk mengkaji ulang keberadaan Dewan Kesenian dan menghentikan kegiatan lomba seni Vocal yang sedang dijalankan Dewan Kesenian saat ini. Karena kegiatan tersebut tidak menyentuh marwah pada pelaku seni sesungguhnya.

” Kami para pelaku seni asli di kota pekalongan, selama ini diam, namun diam kami justru menjadikan orang – orang yang mengaku sebagaj pelaku seni dengan berkedok Dewan Kesenian semakin seenaknya mengebiri para pelaku seni asli daerah Kota Pekalongan. Dewan kesenian Kota Pekalongan adalah kelompok bukan produk seniman, melainkan mereka ada karena melalui sistem yang dibuat oleh pemerintahan, tidak melalui azas budaya seni. Maka keberadaan mereka bukan terbentuk dari kami para seniman/pelaku seni, saatnya di bubarkan.” ungkap Saeri.

Saeri menambahkan ” Selama ini kami dari kantong-kantong kesenian asli daerah Kota Pekalongan tidak pernah terlibat dalam setiap peristiwa kesenian bahkan tidak ada pengakuan baik itu Pemerintah Daerah melalui Dinas Parbudpora terlebih mereka yang berkedok Dewan Kesenian. Untuk memperbaikki eksistensi kesenian lokal. maka kami harapkan Pemerintah Kota Pekalongan membubarkan Dewan Kesenian yang kini sudah melampaui batas waktu juga kesewenanganya. Segera lakukan audit terkait penggunaan anggaran kesenian, begitu sebaliknya terhadap Dinas Parbudpora dalam.menyerap anggaran pembinaan seni budaya.
Kami pelaku seni diam namun mengamati bahwa penyerapan untuk penggunaan anggaran pembinan kesenian daerah sangat tidak tepat dan transparan.” tegas Saeri

Lebih lanjut ditambahkan oleh Ketua pengelola Warung Apresiasi Seni (Wapress) Rida Sounda mengungkapkan. Setiap kali menyelenggarakan ivent kesenian selalu di monopoli oleh Dewan Kesenian. Padahal menurut aturan dalam organisasi/anggaran dasar, anggaran rumah tangga ( AD/ART ) Fungsi dan kewenangan dewan kesenian adalah sebagai Fasilitator pengembangan kesenian. Dewan Kesenian tidak boleh menjadi penyelenggara kegiatan. Penyelenggara semua di kembalikan kepada kelompok atau komunitas pelaku seni.”

“Namun apa yang di lakukan oleh dewan kesenian kota pekalongan sekarang ini berbalik menabrak aturan. Setiap ada kegiatan selalu di monopoli sendiri tanpa melibatkan komunitas seni yang ada. Contoh kegiatan Jambore seni/lomba seni vokal peserta pelajar, semua itu dilaksanakan tidak sehat didalamnya banyak permainan sehingga mengebiri karya dan talenta anak-anak. Kembali itu semua dimainkan oleh Ketua Dewan Kesenian (R). Ungkap Rida.

Bentuk protes Seniman Kota Pekalongan bergerak untuk membangun seni budaya bermartabat dan beradab, menyepakati di bubarkanya Dewan Kesenian dan pembenahan didalam Dinas Parbudpora. Kikis sistem kroni untuk keuntungan sepihak. Segeta lakukan audit penggunaan anggaran seni budaya di Parbudpora dan Dewan Kesenian. (*)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Kalteng Gratiskan Seragam dan Sepatu Sekolah bagi Puluhan Ribu Siswa

    Gubernur Kalteng Gratiskan Seragam dan Sepatu Sekolah bagi Puluhan Ribu Siswa

    • 0Komentar

    Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah meluncurkan program bantuan perlengkapan sekolah gratis bagi lebih dari 60.000 siswa tingkat SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKH) di seluruh wilayah provinsi tersebut. PALANGKA RAYA, HITV— Program bantuan perlengkapan sekolah tersebut, menjadi langkah konkret Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk memperluas akses pendidikan sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga. Peluncuran program itu digelar […]

  • Kapolda Babel Lantik 123 Bintara Polri SPN Polda Babel, Beri Pesan Jadi Polisi Baik Yang Melayani Masyarakat

    Kapolda Babel Lantik 123 Bintara Polri SPN Polda Babel, Beri Pesan Jadi Polisi Baik Yang Melayani Masyarakat

    • 0Komentar

    HiTvberita.com | Babel – Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Hendro Pandowo memimpin upacara penutupan pendidikan serta pelantikan dan pengambilan sumpah Bintara Polri gelombang II tahun anggaran 2024, Rabu (18/12/24) pagi. Upacara yang digelar di Halaman SPN Polda Bangka Belitung ini dihadiri oleh Forkopimda Babel, Wakapolda, Pejabat Utama serta seluruh Kapolres jajaran dan pimpinan instansi vertikal. […]

  • BBM Subsidi Dibatasi 50 Liter per Hari, Pemerintah Rem Pasokan di Tengah Gejolak Global

    BBM Subsidi Dibatasi 50 Liter per Hari, Pemerintah Rem Pasokan di Tengah Gejolak Global

    • 0Komentar

    Pemerintah mulai membatasi pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi bagi kendaraan pribadi maksimal 50 liter per hari. JAKARTA, HITV— Kebijakan pemerintah tersebut diambil sebagai langkah pengendalian konsumsi di tengah ketidakpastian pasokan dan lonjakan harga minyak dunia. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, pembatasan dilakukan melalui sistem barcode MyPertamina guna memastikan distribusi lebih tepat sasaran. […]

  • Kantor Balai Desa Terunik di Kabupaten Pemalang

    Kantor Balai Desa Terunik di Kabupaten Pemalang

    • 1Komentar

    HiTVBERITA.com – Kantor Balai Desa Terunik di Kabupaten Pemalang Dibaca: 101

  • Kapolri Tinjau Rest Area KM 57, Pastikan Kelancaran Arus Mudik Lebaran 2025

    Kapolri Tinjau Rest Area KM 57, Pastikan Kelancaran Arus Mudik Lebaran 2025

    • 2Komentar

    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan kunjungan ke Rest Area KM 57 pada Rabu, 26 Maret 2025, untuk memantau persiapan arus mudik Lebaran 2025. HITVBERITA.COM | Karawang– Kunjungan Kapolri tersebut dilakukan bersama dengan Menteri Koordinator PMK Pratikno, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Panglima TNI Jenderal Agus Subianto, dan Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi. Dalam […]

  • Polsek Buru Intensifkan Patroli Pelabuhan, Antisipasi Gangguan Kamtibmas Jelang Lebaran

    Polsek Buru Intensifkan Patroli Pelabuhan, Antisipasi Gangguan Kamtibmas Jelang Lebaran

    • 0Komentar

    Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, jajaran Polsek Buru, Polres Karimun, meningkatkan pengawasan di wilayah pelabuhan guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap terjaga. KARIMUN, HITV— Patroli pengamanan dan monitoring tersebut dilaksanakan di Pelabuhan Busung, Kecamatan Buru, Kabupaten Karimun. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Buru IPTU Rizky Yudianto bersama personel Polsek Buru, dengan […]

expand_less