Olahraga Jadi Motor Pembangunan, Bupati Garut Dorong Strategi Development Through Sport
- account_circle Abdul Hapid
- calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
- visibility 72
- print Cetak

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menegaskan bahwa olahraga memiliki peran strategis dalam mempercepat pembangunan daerah, tidak hanya sebagai aktivitas fisik semata. (foto/ar/hitv)
GARUT | HITV – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menegaskan bahwa olahraga memiliki peran strategis dalam mempercepat pembangunan daerah, tidak hanya sebagai aktivitas fisik semata. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Garut Tahun Kerja 2026 di Gedung Pendopo Garut, Kecamatan Garut Kota, Selasa (13/1/2026).
Syakur yang juga menjabat Ketua PBVSI Garut menekankan pentingnya konsep Development Through Sport atau pembangunan melalui olahraga. Menurutnya, Rakerkab menjadi momentum strategis untuk menyusun program kerja yang terarah, terlebih Kabupaten Garut telah ditetapkan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat Tahun 2030.
“Ketika saya punya kesempatan, saya akan gunakan sebaik mungkin untuk memajukan olahraga voli. Ini adalah bagian dari development through sport, pembangunan melalui olahraga,” ujar Syakur.
Ia menjelaskan, olahraga mampu mendorong pertumbuhan sektor lain seperti pariwisata dan industri lokal. Syakur mencontohkan sejumlah negara maju, termasuk China, yang menjadikan olahraga sebagai akselerator pembangunan nasional. Ia juga mengingatkan pengalaman Olimpiade London yang berdampak signifikan terhadap pergerakan ekonomi.
“Ketika ada event olahraga besar, semua sektor bergerak. Pariwisata naik, industri lokal naik, semuanya ikut tumbuh,” katanya.
Syakur optimistis Porprov 2030 akan memberikan dampak positif serupa bagi Garut, terlebih dengan rencana rampungnya pembangunan jalan tol pada 2029 yang akan mempermudah akses ke wilayah tersebut. Ia pun mendorong pengurus cabang olahraga, klub, hingga sekolah untuk mulai melakukan pembinaan dan penjaringan atlet sejak usia dini.
Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Garut, Subhan Rohmansyah, menyatakan dukungannya terhadap gagasan tersebut. Menurutnya, penyelenggaraan event olahraga di tingkat desa dan kecamatan dapat meningkatkan harkat dan martabat masyarakat sekaligus menggerakkan roda ekonomi lokal.
“Dengan adanya event olahraga, harkat martabat desa terangkat dan perputaran ekonomi masyarakat ikut bergerak,” ujarnya.
Ketua Harian PBVSI Garut, Nahdi Hadiyanto, menambahkan bahwa Rakerkab 2026 difokuskan pada sinkronisasi program kerja organisasi. Salah satu inovasi yang tengah disiapkan adalah pengembangan aplikasi basis data atlet untuk mendukung pembinaan yang lebih terarah dan akuntabel.
“Kami mengembangkan aplikasi database agar pembinaan bola voli di Garut lebih terstruktur dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelas Nahdi.
Dengan dukungan infrastruktur, sinergi organisasi olahraga, serta komitmen pemerintah daerah, Kabupaten Garut menatap Porprov Jawa Barat 2030 sebagai momentum penting. Pemerintah daerah berharap olahraga dapat menjadi motor penggerak pembangunan, baik dari sisi prestasi atlet maupun penguatan sektor ekonomi dan pariwisata daerah. (tr)
- Penulis: Abdul Hapid

Saat ini belum ada komentar