Air Bersih Tersendat, Warga Tanjung Lipat Bergantung pada Sumur Keruh
- account_circle Ruslan
- calendar_month 5 jam yang lalu
- print Cetak

Warga di Desa Tanjung Lipat mengeluhkan akses air bersih di wilayahnya, karena hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai langkah penanganan atas mangkraknya fasilitas Pamsimas tersebut. (dok/foto/ruslan)
Akses air bersih di Desa Tanjung Lipat, Kecamatan Bakong Serumpun, masih menjadi persoalan mendasar yang belum terselesaikan.
LINGGA, HITV — Warga setempat pun mengeluhkan tidak berfungsinya fasilitas Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) yang dibangun pada 2021 melalui Dana Alokasi Khusus (DAK).
Alih-alih menjadi solusi, infrastruktur tersebut justru terbengkalai. Sejumlah warga menyebut, fasilitas PAMSIMAS hanya beroperasi dalam waktu singkat setelah diresmikan, sebelum akhirnya berhenti total tanpa kejelasan perbaikan.
“Sekarang kami hanya mengandalkan sumur-sumur kecil. Airnya mulai berkurang dan kualitasnya tidak bersih,” ujar seorang warga saat ditemui awak media HITV, Kamis (1/4/2026) sore.
Keluhan serupa disampaikan warga lain. Menurut mereka, kondisi ini telah berlangsung selama bertahun-tahun tanpa penanganan serius. “Hampir lima tahun Pamsimas ini tidak berfungsi. Kami berharap ada langkah nyata dari pemerintah desa,” kata dia.
Keterbatasan akses air bersih memaksa warga bertahan dengan sumber air seadanya, yang tidak hanya terbatas jumlahnya tetapi juga diragukan kualitasnya.
- Penulis: Ruslan





Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.