Bulog Perkuat Rantai Pasok, Gandeng Swasta untuk Serap dan Salurkan Beras
- account_circle Tata Rusmanto
- calendar_month 8 jam yang lalu
- print Cetak

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani. Dok,foto: Bakom RI
Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mengantisipasi dinamika global, Perum Bulog menggandeng pihak swasta di sektor logistik untuk mengoptimalkan penyerapan hingga distribusi beras.
JAKARTA | HITV – Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyampaikan bahwa pihaknya terus bersinergi dengan pelaku usaha logistik yang memiliki kapasitas mendukung operasional Bulog.
“Kami bersinergi dengan pihak swasta yang berkecimpung di bidang logistik dan memiliki kemampuan untuk mendukung proses operasional, khususnya dalam penyerapan hingga pendistribusian,” ujarnya dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR di Gedung DPR, Selasa (7/4/2026).
Selama ini, Perum Bulog secara konsisten melibatkan sektor swasta dalam mendukung program strategis, termasuk memaksimalkan penyerapan gabah petani serta memperlancar distribusi beras ke berbagai wilayah.
Optimalisasi tersebut didukung sejumlah faktor kunci, mulai dari pencapaian target volume pengadaan, kualitas gabah yang diserap, hingga kesiapan infrastruktur seperti gudang dan sarana penggilingan untuk menjamin kelancaran penyimpanan dan distribusi.
Selain menggandeng pihak swasta, Perum Bulog juga meningkatkan sinergi komunikasi dan kerja sama dengan kementerian dan lembaga terkait, di antaranya Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, serta Polri.
Bulog juga terus memperkuat sinergi dengan Komisi IV, Komisi VI, dan Komisi XI DPR RI terkait dukungan kebijakan serta masukan dalam menghadapi dinamika global.
“Kami juga telah membentuk Posko Command Center untuk menghadapi perkembangan dinamika global maupun situasi El Niño. Upaya lainnya antara lain melakukan monitoring harga pangan di pasar tradisional dan melalui SP2KP sebanyak tiga kali dalam seminggu,” tambahnya.
Di tengah gejolak geopolitik dan ancaman kekeringan akibat fenomena El Nino, pemerintah mengonfirmasi bahwa cadangan beras nasional masih dalam kondisi aman, yakni sebesar 4,59 juta ton.
“Kesimpulannya, buffer stock Bulog berada dalam kondisi aman dan berlimpah. Selain itu, Bulog siap menghadapi dinamika global dan potensi perubahan iklim dengan menerapkan berbagai strategi dan langkah antisipatif,” tutup Ahmad Rizal Ramdhani. (tr)
- Penulis: Tata Rusmanto
- Sumber: Bakom RI






Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.